Cara Mengatasi Selangkangan Menghitam Akibat Pembalut Bersayap

Oleh Ayu Maharani pada 21 Aug 2019, 17:15 WIB
Walau tersembunyi, kulit selangkangan menghitam akibat pemakaian pembalut bersayap bisa bikin minder. Begini cara mengatasi masalah ini.
Cara Mengatasi Selangkangan Menghitam Akibat Pembalut Bersayap (Africa-Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Wanita yang gemar memakai pembalut bersayap saat menstruasi tampaknya perlu berhati-hati. Sering memakai produk pembalut semacam ini rentan menyebabkan selangkangan menghitam. Jika kondisi ini sudah telanjur terjadi, bagaimana ya cara mengatasinya.

Pengaruh hormon dan gesekan konstan

Pertama-tama, ketahuilah bahwa saat wanita sedang menstruasi, hormon mengalami fluktuasi. Naik turunnya hormon tersebut dapat menyebabkan warna kulit menjadi lebih gelap daripada biasanya, termasuk kulit area selangkangan.

Jika ditambah dengan gesekan terus-menerus dari lipatan pembalut bersayap, terutama saat Anda beraktivitas seperti jalan atau lari, perubahan warna kulit bisa makin parah. Kondisi ini disebut sebagai chafing.

Efek chafing lebih nyata selama menstruasi karena area vagina dalam keadaan lembap dalam waktu lama. Kombinasi dari gesekan antara kulit, sayap pembalut, serta kain celana dalam, dan juga dipengaruhi kondisi area vagina yang terus lembap dapat membuat selangkangan Anda menghitam.

Sebelum kulit akhirnya menghitam, gesekan antara kulit dan tepi pembalut bersayap tersebut akan menciptakan sensasi terbakar. Setelah itu, kulit akan mengalami iritasi dan lecet. Akhirnya, kulit menjadi lebih tipis, gatal, lalu berubah warna menjadi lebih gelap atau kehitaman.

Cara mencegah dan mengatasi selangkangan menghitam

Untuk mencegah dan membantu mengatasi kulit selangkangan yang menghitam, lakukan langkah-langkah ini:

  • Hindari memakai pakaian yang terlalu ketat

Chafing paling sering terjadi akibat gesekan antara kulit dengan pakaian ketat, celana ketat, celana dalam ketat, apalagi jika ditambah dengan pembalut bersayap!

Pakaian ketat akan memerangkap keringat, sehingga area di sekitar vagina jadi lembap. Seperti yang sempat disinggung di atas, semakin lembap kondisi vagina, maka makin tinggi risikonya untuk punya selangkangan yang hitam akibat infeksi jamur.

  • Ganti dengan pembalut tidak bersayap saat darah haid sudah sedikit

Setelah hari ketiga menstruasi, biasanya darah haid yang keluar sudah mulai sedikit. Pada saat ini, seharusnya Anda tak perlu khawatir lagi darah haid akan “bocor”, sehingga Anda bisa beralih ke pembalut tanpa sayap.

Jika dirasa nyaman, Anda juga bisa mencoba mempertimbangkan untuk beralih ke penggunaan tampon atau menstrual cup.

  • Jaga vagina tetap kering dan ganti pakaian dalam secara rutin

Setelah buang air kecil, jangan lupa untuk mengeringkan area selangkangan dengan tisu atau lap bersih. Bersihkan vagina dengan membasuhnya pakai air hangat mengalir setiap kali habis buang air keci. Setelah dibilas, keringkan dengan baik agar tidak lembap.

Meski permukaan celana dalam tidak langsung berkontak dengan bibir vagina karena terhalang pembalut, Anda tetap harus mengganti celana dalam lebih sering saat haid. Apalagi jika aktivitas sedang padat sehingga mengakibatkan n produksi keringat lebih banyak.

  • Pakai lulur di area selangkangan saat mandi

Menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, luluran dapat berfungsi untuk mencerahkan dan melembutkan kulit. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk mengaplikasikan lulur di bagian selangkangan secara perlahan, terutama jika sudah telanjur menghitam. Pasalnya, kulit selangkangan yang menghitam ini biasanya akan lebih tipis.

Karena lulur ada dua jenis, yakni lulur scrub halus dan scrub kasar, lebih baik pilih yang halus. Tak perlu luluran tiap hari, cukup 1-2 kali seminggu saja agar untuk mengelupas sel-sel kulit mati.

Selain cara-cara di atas, mengatasi selangkangan yang menghitam juga bisa dilakukan dengan mengaplikasikan tabir surya, khususnya jika sering mengenakan celana atau rok pendek. Singkatnya, agar hasilnya optimal, lakukan cara-cara di atas dengan konsisten. Jika selangkangan yang menghitam diakibatkan gesekan kulit dan pembalut bersayap, lebih baik beralih ke pembalut tak bersayap, atau jika nyaman gunakan tampon atau menstrual cup agar gesekan bisa diminimalkan.

(RN/ RVS)