Ini yang Dibutuhkan agar Imunitas Kulit Optimal Melawan Kuman

Oleh dr. Valda Garcia pada 23 Aug 2019, 10:00 WIB
Imunitas kulit yang optimal berhubungan dengan penurunan risiko terjadinya penyakit infeksi.
Ini yang Dibutuhkan agar Imunitas Kulit Optimal Melawan Kuman (PathomP/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kulit merupakan organ yang melindungi tubuh dari paparan dunia luar. Oleh karena itu, menjaga kulit agar tetap sehat dan terawat adalah hal yang sangat penting. Ini karena perawatan yang baik adalah modal awal untuk memiliki imunitas kulit optimal.

Sebagai pelindung antara tubuh dan lingkungan, kulit harus melawan racun, kuman berbahaya (patogen) dan tekanan fisik. Untuk dapat mengatasi berbagai hal tersebut, fungsi kulit lebih besar daripada hanya sekedar pelindung.

Pada dasarnya, kulit adalah suatu organ imun yang aktif. Ini karena kulit memiliki respons imun alias imunitas kulit untuk membantu mencegah penyakit, penyembuhan luka dan pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis).

Salah satu sel yang sangat berperan bagi imunitas kulit adalah langerhans. Sel ini terdapat di lapisan epidermis kulit atau bagian permukaan kulit. Salah satu fungsi sel langerhans adalah ‘mengobati’ kulit yang mengalami kekeringan, peradangan atau goresan.

Agar imunitas kulit tetap optimal

Terdapat beberapa jenis kuman yang tumbuh secara normal pada permukaan kulit manusia dan mayoritas di antaranya tidak berbahaya. Bahkan, kuman-kuman tersebut ada yang membawa manfaat bagi kulit Anda.

Flora normal yang sering dijumpai di permukaan kulit adalah Staphylococcus epidermidis, Streptococcus mitis, dan Corynebacterium spp. Meski tidak berbahaya atau bahkan bermanfaat bagi tubuh, keseimbangan flora normal tersebut tetap harus dijaga. Hal ini bertujuan agar flora normal yang ada di kulit tidak disusupi oleh kuman patogen yang menyebabkan penyakit.

Cara yang dapat diterapkan untuk menjaga keseimbangan flora normal kulit adalah dengan mandi secara teratur dan memilih produk sabun yang tepat. Hal ini juga sekaligus mengoptimalkan fungsi imunitas kulit.

Anda dianjurkan untuk mandi setidaknya dua kali dalam satu hari, dengan durasi tidak lebih dari 10 menit. Mandi menggunakan air dingin adalah yang terbaik. Namun, jika Anda ingin menggunakan air hangat, pastikan suhunya tidak terlalu tinggi alias hanya suam-suam kuku.

Terkait pemilihan sabun, terdapat beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, seperti:

  • Jenis kulit

Kulit sensitif yang sering mengalami merah, gatal, dan iritasi sebaiknya menggunakan jenis sabun yang bersifat ringan, hipoalergenik dan mengandung pelembap. Selain itu, sabun juga sebaiknya terbebas dari pewangi, pewarna, detergen maupun alkohol.

Untuk kulit kering, pilihlah sabun mandi yang bersifat ringan dan mengandung pelembap atau shea butter, coconut butter, alpukat, minyak jojoba atau lidah buaya. Jenis kulit ini ditandai dengan kulit seperti terasa tertarik sehabis mandi.

Sedangkan untuk kulit berminyak yang sangat rentan terhadap jerawat, sabun yang bersifat bebas minyak (oil-free), dan non-komedogenik, atau produk yang mengandung asam salisilat adalah pilihan yang tepat.

  • Komposisi sabun

Hindari sabun yang mengandung banyak busa. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa sabun memiliki kandungan detergen yang tinggi, yang dapat memengaruhi produksi minyak alami pada kulit sehingga meningkatkan risiko kerusakan dan kekeringan.

  • Kemasan sabun

Saat membeli sabun, perhatikan kemasan sabun dengan saksama. Jika kemasan tampak sobek atau rusak, sebaiknya jangan dibeli. Sabun yang dijual dengan kemasan tidak layak atau rusak memiliki kualitas yang kurang baik.

Setelah mandi dengan cara yang benar dan memilih jenis sabun yang tepat, Anda juga sebaiknya mengoleskan pelembap ke kulit setelah mandi. Tindakan ini dilakukan untuk membantu mengembalikan lapisan minyak alami kulit yang hilang pada saat mandi.

Jaga kesehatan kulit dengan saksama, agar fungsinya sebagai garda terdepan perlindungan tubuh bisa terus maksimal. Ingat, kesehatan kulit yang terjaga dengan baik adalah awal mula dari imunitas kulit yang optimal.

(NB/ RH)