Apakah Tekanan Darah Tinggi Selalu Berakibat Buruk pada Kesehatan?
searchtext customer service

Tekanan Darah Tinggi Selalu Berakibat Buruk pada Kesehatan?

Tekanan darah tinggi identik dengan berbagai kemungkinan komplikasi yang dapat ditimbulkan. Apakah benar selalu demikian?
Tekanan Darah Tinggi Selalu Berakibat Buruk pada Kesehatan?

Klikdokter.com, Jakarta Tekanan darah tinggi tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan. Pernyataan ini pasti dapat menimbulkan perdebatan di dalam masyarakat. Tekanan darah yang tidak terkontrol memang dapat memicu berbagai komplikasi berupa kerusakan organ.

Namun, berdasarkan artikel yang diterbitkan oleh Medical News Today, dikatakan bahwa lansia yang memiliki tekanan darah normal atau tidak hipertensi memiliki risiko kematian 40 persen lebih tinggi.

Apa yang dimaksud dengan tekanan darah tinggi?

Tekanan darah tinggi atau yang sering disebut dengan hipertensi berdasarkan American Heart Association (AHA) merupakan suatu kondisi di mana tekanan darah sistolik lebih dari 130 mmHg.

Ketika ditemukan hasil pengukuran tekanan darah di atas normal, dokter akan menyarankan untuk memperbaiki pola hidup dengan menjaga asupan makanan rendah garam dan berolahraga secara rutin.

Jika dengan perbaikan pola hidup tekanan darah tetap tidak dapat terkontrol, akan diberi obat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Ketika seseorang mengonsumsi obat antihipertensi dan tekanan darah dapat terkontrol, harus diteruskan sesuai dengan anjuran dokter.

Karena harus konsumsi obat dalam jangka panjang, banyak penderita hipertensi terkadang tidak ingin minum obat akibat takut akan efek samping obat yang dapat ditimbulkan, termasuk menimbulkan gangguan pada organ, khususnya ginjal.

Namun berdasarkan penelitian medis, lebih besar risiko kerusakan organ yang disebabkan oleh tekanan darah yang tidak terkontrol dibandingkan dengan risiko kerusakan organ. Hal ini bisa terjadi akibat konsumsi obat antihipertensi jangka panjang.

Artikel Lainnya: Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Pendengaran, Ada Hubungannya?

1 dari 3

Benarkah tekanan darah tinggi tidak selalu buruk?

Tekanan Darah Tinggi
loading

Salah satu artikel yang diterbitkan oleh Healthday mengatakan bahwa tekanan darah yang tergolong tinggi dapat memberikan berbagai keuntungan bagi kesehatan lansia.

Pernyataan ini berdasarkan penelitian medis yang dilakukan pada lansia dengan usia di atas 80 tahun dan terbukti dapat menurunkan risiko terkena demensia. 

Di usia produktif, memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai kerusakan organ seperti jantung, ginjal, mata dan pembuluh darah otak.

Ketika mengalami gangguan organ dan tekanan darah yang tidak terkontrol, komplikasi seperti serangan jantung dan stroke dapat terjadi. Selain itu, hipertensi di usia muda juga dapat meningkatkan risiko terkena demensia ketika lanjut usia.

Namun, penelitian yang dilakukan oleh Maria Corrada yang merupakan profesor di bidang neurologi dan epidemiologi Universitas of California, menunjukkan bahwa kondisi hipertensi di usia 80 hingga 90 tahun dapat menurunkan risiko terjadinya demensia.

Artikel Lainnya: Tekanan Darah Normal Dewasa

2 dari 3

Dampak positif tekanan darah tinggi di usia lanjut

Penderita Tekanan Darah Tinggi di Usia Lanjut
loading

Tekanan darah memiliki peranan yang sangat penting untuk menjaga aliran darah yang membawa oksigen sampai ke otak agar tetap bekerja dengan baik.

Di usia tua, salah satu penyebab terjadinya demensia adalah tidak cukupnya asupan oksigen untuk memenuhi kebutuhan otak, sehingga mengakibatkan gangguan sel otak.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa orang di usia lanjut yang tidak mengalami demensia adalah yang memiliki tekanan darah tinggi. 

Meskipun terdapat asumsi bahwa tekanan darah tinggi tidak selalu berdampak buruk bagi kesehatan, khususnya pada lansia di usia 80-90 tahun, hal ini masih memerlukan penelitian medis lebih lanjut.

Baca Juga

Namun yang harus tetap dipertahankan adalah menjaga tekanan darah di usia produktif agar tetap normal. Ketika mengalami peningkatan tekanan darah tinggi pada pemeriksaan, sebaiknya mulailah menjaga pola hidup sehat dan bila perlu konsumsi obat antihipertensi sesuai dengan anjuran dokter. 

[NP/ RVS]

ARTIKEL TERKAIT

Benarkah Makan Daging Kambing Bikin Hipertensi?

Info Sehat
30 Okt

Cara Terbaik Turunkan Tekanan Darah Tinggi Tanpa Obat

Info Sehat
30 Okt

Panduan Pola Makan Sehat untuk Penderita Hipertensi

Info Sehat
29 Okt

Memilih Keju yang Tepat untuk Menghindari Tekanan Darah Tinggi

Info Sehat
28 Okt

Inilah 9 Kebiasaan yang Bikin Risiko Hipertensi Meningkat

Info Sehat
27 Okt

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat