Pakai Lensa Kontak Setiap Hari, Amankah?

Oleh dr. Valda Garcia pada 24 Aug 2019, 08:00 WIB
Lensa kontak kini jadi kebutuhan, baik kosmetik maupun membantu fungsi penglihatan. Lalu amankah pakai lensa kontak setiap hari?
Pakai Lensa Kontak Setiap Hari, Amankah? (Pavel Shlykov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Meskipun pakai kacamata relatif lebih aman, tetapi lensa kontak tetap menjadi primadona karena praktis. Bahkan, sebagian orang pakai lensa kontak setiap hari.

Keamanan penggunaan lensa kontak setiap hari harus sangat diperhatikan. Sebelum lebih jauh menjawab aman atau tidaknya pakai lensa kontak setiap hari, mari ketahui dulu beberapa jenis lensa kontak.

Soft lens vs hard lens

Berdasarkan bahan pembuatnya, secara umum lensa kontak dibagi menjadi dua, yaitu soft lens dan hard lens. Kedua jenis lensa kontak ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Soft lens akan terasa lebih nyaman saat digunakan pertama kali. Sedangkan hard lens mampu menjaga peredaran oksigen pada kornea mata, sehingga bisa mencegah mata kering.

Dalam memilih lensa kontak yang tepat, perlu ketelitian. Untuk itu sebaiknya Anda membuat janji konsultasi dengan dokter spesialis mata.

Amankah pakai lensa kontak setiap hari?

Selain dapat membantu fungsi penglihatan, lensa kontak juga punya daya tarik estetik. Warna lensa kontak bisa beragam, sehingga bisa menunjang penampilan, khususnya mata, seseorang.

Saat menggunakan lensa kontak, kebersihannya harus dijaga, begitu juga dengan kondisi mata. Ini penting untuk mencegah mata kering dan berbagai komplikasi yang bisa timbul, misalnya infeksi pada mata.

Jenis lensa kontak yang paling umum digunakan adalah soft lens, baik yang sekali pakai (disposable) atau jangka waktu yang lebih lama (mingguan atau bulanan).

Sejatinya, semakin sering Anda mengganti lensa kontak, maka akan lebih nyaman digunakan dan aman untuk kesehatan mata.

Air mata mengandung begitu banyak mineral, seperti protein, kalsium, dan lemak. Ketika menggunakan lensa kontak, ada kemungkinan terjadinya penumpukan mineral tersebut di permukaan dalam lensa kontak, yang dapat menimbulkan keluhan tak nyaman saat memakainya. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

Meskipun lensa kontak dapat dibersihkan dengan cairan pembersih khusus, tetapi itu tak menjamin lensa kontak tersebut 100 persen bebas dari penumpukan mineral. Seiring berjalannya waktu, proses akan terus berlangsung dan berdampak pada penumpukan mineral yang semakin banyak.

Nah, potensi bahaya di atas bisa diatasi dan dicegah dengan menggunakan lensa kontak sekali pakai. Lensa kontak harian tersebut bisa mencegah penumpukan mineral berlebih, sehingga menjadikannya lebih aman bagi kesehatan mata.

Cara tepat merawat lensa kontak

Setelah memilih lensa kontak yang tepat sesuai dengan kebutuhan, perawatan selama menggunakan lensa kontak harus sesuai. Baik lensa kontak sekali pakai maupun jangka waktu yang lebih lama, jaga kebersihan lensa kontak dan kesehatan mata dengan melakukan tips di bawah ini.

  1. Cuci tangan sebelum menggunakan lensa kontak dan saat akan melepaskannya. Ini dapat mencegah infeksi mata akibat virus dan bakteri yang mungkin menempel di tangan.
  1. Menjaga kelembapan mata sebelum menggunakan dan melepaskan lensa kontak. Kondisi permukaan kornea mata yang kering akan meningkatkan risiko terjadinya iritasi pada mata. Jika melepaskan lensa kontak pada mata yang kering, lapisan kornea mata dapat ikut terangkat dan menimbulkan luka pada kornea, yang dapat menjadi sumber infeksi.
  1. Gunakan air mata buatan yang mengandung vitamin A selama menggunakan lensa kontak. Tetes mata tersebut dapat membantu menjaga kelembapan mata. Kandungan vitamin A di dalamnya dapat membantu menjaga kesehatan lapisan permukaan korea.

Meski pakai kacamata lebih aman, tetapi banyak orang yang lebih memilih lensa kontak karena lebih praktis. Jika Anda pakai lensa kontak setiap hari, lebih baik pilih yang disposable atau sekali pakai agar tak terjadi penumpukan mineral, serta senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan mata. Jika ada keluhan seperti mata merah, berair, sulit membuka mata, atau keluhan lainnya yang mengganggu, hentikan pemakaian lensa kontak dan periksakan diri ke dokter spesialis mata.

(RN/ RVS)