Tenggorokan Kering? Waspadai 3 Penyakit Ini!

Oleh Tamara Anastasia pada 23 Aug 2019, 14:20 WIB
Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, tenggorokan kering juga bisa menjadi gejala beberapa penyakit. Apa saja?
Tenggorokan Kering? Waspadai 3 Penyakit Ini! (9nong/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tenggorokan kering mungkin menjadi keluhan yang umum terjadi beberapa waktu belakangan. Polusi udara Jakarta yang tinggi serta musim kemarau membuat tenggorokan kering sangat mudah terjadi. Jika Anda mengalaminya, jangan anggap sepele. Tenggorokan kering tak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tapi juga bisa menjadi gejala adanya penyakit.

Kondisi tenggorokan kering juga dikenal dengan istilah xerostomia. Ini merupakan sebuah keluhan di mana kelenjar ludah di mulut tidak dapat menghasilkan air liur yang cukup untuk menjaga kelembapan di daerah sekitarnya.

Air liur itu sendiri berfungsi untuk membantu mencegah kerusakan gigi dengan cara menteralkan asam yang dihasilkan oleh bakteri dalam mulut. Jika produksi air liur menurun, tenggorokan akan terasa nyeri dan kerusakan gigi juga mungkin terjadi.

Penyakit dengan gejala tenggorokan kering

Tenggorokan kering memang kerap kali terjadi ketika kelenjar ludah di mulut tidak memproduksi air liur yang cukup. Namun pada kenyataannya, tenggorokan kering juga bisa menjadi gejala dari penyakit yang menyerang Anda. Beberapa penyakit tersebut adalah:

1. Dehidrasi

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, dehidrasi tidak hanya membuat tubuh kekurangan cairan, tapi juga menyebabkan terjadinya tenggorokan kering. 

Dehidrasi merupakan kondisi di mana jumlah cairan yang keluar dari tubuh lebih banyak daripada yang masuk. Keadaan ini dapat terjadi akibat asupan cairan yang berkurang atau pengeluaran cairan yang berlebih.

Dehidrasi juga bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, termasuk diare, demam, muntah-muntah, luka bakar, kelainan ginjal, atau penyakit lainnya. Selain itu, kondisi ini juga dapat timbul sebagai akibat dari hal lain, misalnya produksi keringat yang meningkat setelah berolahraga, konsumsi alkohol berlebih, dan lainnya. 

“Agar terhindar dari dehidrasi, Anda wajib minum air putih minimal delapan gelas atau sekitar 2.000–2.500 mililiter setiap hari. Jumlah ini bisa berubah, tergantung dari usia, jenis kelamin, asupan lain, serta ada atau tidaknya penyakit tertentu,” ujar dr. Dyah Novita.

2. Langritis

Laringitis adalah peradangan (iritasi) pada organ laring (kotak suara). Pada kondisi ini, pita suara tidak mampu membuka dan menutup dengan sempurna, sehingga suara penderita juga akan terdengar tidak jelas (parau).

 “Secara umum, langritis itu dibagi menjadi dua. Ada yang kronik, ada juga yang akut.  Kalau langritis akut biasanya terjadi secara singkat, sedangkan kronik biasanya terjadi dalam waktu yang lama,” ujar dr. Dyah Novita. 

Jika Anda mendapati tenggorokan kering yang disertai dengan suara serak bahkan hampir tidak terdengar sama sekali, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan paling tepat. 

3. Perubahan hormon

Menurut drg.Wiena Manggala Putri dari KlikDokter, perubahan hormon juga bisa menyebabkan terjadinya tenggorokan kering. Kondisi ini bisa terjadi akibat pertambahan usia, pengaruh obat-obatan, dan adanya penyakit lain yang menyertai.

Tenggorokan kering tak melulu terjadi akibat hal sepele. Karenanya, jika Anda mengalami keluhan ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan penanganan paling tepat sedini mungkin. Di samping itu, jangan lupa untuk senantiasa mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup setiap hari, agar keluhan tenggorokan kering tak terjadi berulang kali.

(NB/ RVS)