Penyebab dan Cara Mengatasi Tangan Kesemutan Saat Hamil

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 26 Aug 2019, 14:40 WIB
Sering mengalami tangan kesemutan saat hamil? Jangan dulu panik! Ini penyebab dan cara mengatasi keluhan yang Anda alami.
Penyebab dan Cara Mengatasi Tangan Kesemutan Saat Hamil (Siam.pukkato/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tangan kesemutan saat hamil adalah salah satu kondisi yang patut diwaspadai. Pasalnya, kondisi ini bisa saja menjadi gejala atau tanda dari adanya suatu gangguan yang membahayakan kehamilan.

Fakta menyebut bahwa tangan kesemutan saat hamil umumnya disebabkan oleh adanya gangguan transmisi sinyal sepanjang saraf atau neuropati perifer. Meski lebih sering terjadi di tangan, keluhan yang satu ini sebenarnya juga bisa terjadi di kaki ibu hamil.

Penyebab dan solusi tangan kesemutan saat hamil

Berikut adalah beberapa kondisi yang sering menjadi penyebab tangan kesemutan beserta cara untuk mengatasinya:

1. Carpal tunnel syndrome (CTS)

Carpal tunnel syndrome (CTS) adalah kelainan pada saraf dan otot tangan yang sering terjadi pada wanita hamil. Keluhan ini dapat terjadi pada kedua tangan, terutama tangan yang paling dominan digunakan. Rasa sakit dan kesemutan akibat Carpal tunnel syndrome biasanya terjadi di pagi hari.

Pada kehamilan, terutama pada trimester akhir, biasanya wanita hamil akan mengalami pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Nah, pembengkakan pada jaringan sekitar lengan dapat menekan saraf yang ada di lengan sehingga menyebabkan terjadinya carpal tunnel syndrome. Setelah melahirkan, gejala sakit dan kesemutan akibat penyakit ini akan berangsur membaik.

Jika ingin gejala akibat carpal tunnel syndrome bisa mereda walau belum melahirkan, ibu hamil mesti membatasi asupan garam selama trimester akhir kehamilan. Selain itu, ibu hamil juga perlu mengistirahatkan tangan dan melakukan gerakan latihan pergelangan tangan secara berkala.

2. Anemia

Ibu hamil adalah golongan orang yang sering mengalami kekurangan hemoglobin darah. Dalam bahasa sehari-hari, kondisi ini dikenal dengan istilah anemia. Kondisi ini bisa terjadi akibat kekurangan zat besi maupun kekurangan vitamin B12.

Pada kehamilan, anemia terjadi karena volume darah meningkat sehingga darah ibu relatif menjadi lebih encer. Selain itu, cadangan zat besi dalam tubuh ibu juga banyak digunakan untuk membentuk darah janin.

Perlu Anda tahu, sel darah merah berfungsi untuk memberikan oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke jaringan saraf. Kekurangan hemoglobin saat kehamilan akan menyebabkan jaringan saraf mengalami kekurangan oksigen, sehingga dapat menyebabkan ternjadinya sakit dan kram, terutama di tangan dan kaki.

Untuk mengatasi anemia pada kehamilan, ibu dianjurkan untuk selalu mencukupi kebutuhan gizi setiap hari. Konsumsi makanan yang kaya akan zat besi dan vitamin B12. Ibu hamil juga bisa mengonsumsi suplemen yang mengandung zat gizi tersebut sesuai dengan anjuran yang diberikan dokter.

1 of 2

Selanjutnya

3. Preeklampsia

Preeklampsia adalah komplikasi kehamilan yang biasanya terjadi pada trimester 2 dan 3 kehamilan. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan keluarnya protein melalui urine.

Preeklampsia merupakan salah satu kondisi yang fatal jika tidak ditangani dengan tepat. Gejala awal yang terjadi pada kondisi ini adalah rasa sakit dan kesemutan di tangan maupun kaki akibat pengumpulan cairan di jaringan, yang menyebabkan penekanan saraf di tangan dan kaki.

Untuk mengatasi preeklampsia, hal yang paling penting yang perlu dilakukan ibu hamil adalah mengonsumsi obat-obatan penurun tekanan darah sesuai dengan resep dokter. Pada keadaan-keadaan tertentu, kondisi ini membutuhkan perawatan di rumah sakit. Untuk deteksi dini adanya preeklampsia, ibu hamil wajib melakukan kontrol kehamilan secara rutin ke dokter atau bidan.

4. Neuropati diabetes

Salah satu komplikasi kehamilan adalah diabetes gestasional. Sebagian wanita yang sebelum hamil memiliki gula darah normal dapat mengalami penyakit diabetes selama kehamilan, karena perubahan hormonal dan metabolisme dalam tubuh. Sedangkan, pada wanita yang sebelumnya sudah mengalami penyakit diabetes, kehamilan dapat memperburuk kontrol gula darahnya.

Salah satu komplikasi dari penyakit diabetes adalah gangguan saraf tepi atau disebut neuropati perifer. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala kram dan kesemutan pada tangan maupun kaki.

Untuk mengelola kondisi ini, pemberian suntikan insulin pada ibu hamil dan penerapan gaya hidup maupun pola makan sehat sangat diperlukan. Berkonsultasilah lebih lanjut agar diabetes gestasional yang dialami dikendalikan sehingga gejala kram dan tangan kesemutan bisa segera teratasi.

Terlepas dari apa yang menjadi penyebab tangan kesemutan saat hamil, Anda yang mengalami kondisi ini sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Tindakan ini perlu dilakukan untuk menentukan diagnosis pasti dan cara terbaik untuk mengatasi keluhan yang Anda alami. Dengan demikian, kesehatan ibu maupun janin menjadi lebih terjamin.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓