Anak Susah Tidur? Ini 3 Hal yang Mesti Diperbaiki

Oleh dr. Nabila Viera Yovita pada 28 Aug 2019, 12:00 WIB
Apakah anak Anda susah tidur di malam hari? Jangan dibiarkan terus berlanjut, atasi dengan memperbaiki 3 hal ini!
Anak Susah Tidur? Ini 3 Hal yang Mesti Diperbaiki (Sam Wordley/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anak susah tidur di malam hari adalah salah satu kondisi yang bikin orang tua resah. Pasalnya, jika waktu tidur anak kurang dari yang seharusnya, risiko terjadinya gangguan tumbuh kembang bisa sangat tinggi.

Perlu Anda tahu, kebutuhan tidur seorang anak sangat bervariasi. Ini disesuaikan dengan usia masing-masing anak. Pada balita, waktu tidur yang dibutuhkan adalah 11–14 jam per hari. Sedangkan pada usia pra-remaja dan remaja, waktu tidur yang dibutuhkan adalah 8–10 jam dalam sehari.

Tips atasi anak susah tidur

Supaya anak tak sering mengalami susah tidur di malam hari, ada sejumah hal penting yang mesti diperbaiki. Beberapa hal yang dimaksud, meliputi:

  1. Suara

Suara yang berasal dari bagian lain di dalam rumah – seperti televisi di ruang tamu atau suara orang-orang di ruang makan hingga larut malam – bisa membuat anak sulit tidur. Bahkan dalam kondisi seperti itu atau mempertahankan tidur. Begitu pula dengan kebisingan yang disebabkan oleh tetangga yang tinggal di sekitar. 

Tidak hanya itu, suara-suara yang berasal dari jalan seperti bunyi knalpot kendaraan, suara klakson, atau lainnya juga berpotensi menyebabkan gangguan sehingga si Kecil lebih sulit tidur di malam hari.

Sebagai solusinya, Anda mesti membatasi paparan suara yang berasal dari mana pun saat si Kecil hendak tidur. Dalam hal ini, Anda bisa menutup rapat-rapat pintu, jendela atau gorden kamar tidur anak. Jika suara berasal dari anggota keluarga yang ada di ruang sebelah, beritahukan bahwa anak Anda hendak tidur sehingga mereka bisa mengerti untuk menjaga intensitas suara serendah mungkin.

  1. Cahaya

Mirip dengan suara, adanya paparan cahaya berlebih juga dapat menyebabkan anak susah tidur. Oleh karena itu, agar si Kecil lebih mudah tidur di malam hari, Anda mesti membatasi “ruang gerak” cahaya di kamar tidur si Kecil.

Tidak perlu gelap gulita hingga sulit melihat dan membuat si Kecil ketakutan. Anda hanya perlu menggunakan lampu tidur yang redup (nightlight), sehingga si Kecil tetap merasa nyaman dan tidak merasa terlalu takut.

  1. Suhu

Suhu yang terlalu dingin atau panas akan membuat seseorang lebih sulit tidur, tak terkecuali anak. Untuk itu, agar si Kecil lebih mudah tidur di malam hari, atur suhu kamar hingga terasa sejuk dan nyaman. Jika tidak tersedia pendingin udara (AC), Anda bisa menggunakan kipas angin sebagai alternatifnya.

Di samping tiga hal penting di atas, Anda juga perlu memastikan beberapa hal berikut agar si Kecil tidak terus-menerus susah tidur di malam hari:

  • Olahraga teratur.  Aktivitas sehat ini membantu tubuh mengatur suhu dengan lebih optimal. Jadi, saat malam tiba, suhu tubuh anak akan lebih rendah sehingga dirinya menjadi lebih mudah tidur. Olahraga selama 60 menit, sebanyak 2–3 kali dalam seminggu dianggap ideal untuk anak-anak.
  • Perhatikan jam anak mulai tidur. Waktu tidur anak akan bergantung dengan usia dan tingkat aktivitas yang dilakukan. Apa pun alasannya, anak tetap tidak boleh tidur terlalu larut. Anda mesti memastikan waktu tidur anak sama setiap harinya. Pastikan anak disiplin dalam melaksanakannya.
  • Tawarkan camilan ringan sebelum tidur.  Pisang ukuran kecil atau biskuit dengan selai kacang sebelum tidur bisa membuat anak lebih nyaman, karena tidak terganggu dengan rasa lapar yang bisa tiba-tiba muncul di malam hari.
  • Matikan gawai satu jam sebelum tidur. Cahaya biru yang dipancarkan gawai membuat sulit tertidur. Karenanya, matikan gawai, termasuk telepon genggam, komputer, televisi, dan lainnya satu jam sebelum pergi tidur.

Dengan memperbaiki serta memperhatikan hal-hal tersebut, niscaya anak Anda tak akan lagi susah tidur di malam hari. Namun, apabila si Kecil masih susah tidur setelah Anda menerapkan hal-hal di atas, jangan sungkan untuk mengajak anak berobat ke dokter spesialis guna mencari tahu penyebab yang mendasari. Siapa tahu, yang jadi penyebab anak susah tidur di malam hari adalah kondisi medis tertentu.

(NB/ RVS)