5 Kesalahan yang Anda Lakukan Saat Mengonsumsi Smoothie

Oleh dr. Nabila Viera Yovita pada 28 Aug 2019, 16:00 WIB
Anda suka mengonsumsi smoothie? Hati-hati, perhatikan beberapa kesalahan saat mengonsumsi smoothie yang mungkin Anda lakukan.
5 Kesalahan yang Anda Lakukan Saat Mengonsumsi Smoothie (PH888/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Memulai hari dengan segelas smoothie akan membuat Anda lebih prima dalam menjalani hari. Namun sayang, tidak semua orang menaruh perhatian yang cukup saat mengonsumsi smoothie. Beberapa kesalahan saat mengonsumsi smoothie pun dilakukan.

Pada dasarnya, smoothie adalah minuman yang terdiri dari campuran berbagai bahan. Misalnya aneka buah, sayuran, beserta bahan makanan lain seperti susu, yoghurt, dan kacang almond. Minuman yang biasa disajikan dingin ini dapat dikonsumsi untuk melepas dahaga maupun menahan lapar.

Smoothie juga bisa menjadi opsi bagi mereka yang membutuhkan energi dengan cepat. Karena sebagian besar terdiri dari sayuran dan buah-buahan kaya serat, orang yang sedang berdiet juga mengonsumsinya sebagai pengganti makanan besar.

Hindari 5 kesalahan ini

Tentu saja ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum mengonsumsi smoothie. Jangan sampai, karena melakukan beberapa kesalahan, segelas smoothie yang lezat justru minim manfaat bagi tubuh Anda.

Berikut adalah beberapa kesalahan tersebut:

1. Gelas smoothie Anda terlalu besar

Mungkin mengonsumsi smoothie akan membuat Anda merasa sehat. Namun, jika gelasnya terlalu besar, kemungkinan Anda menghabiskan terlalu banyak smoothie. Kalori dan gula ekstra di dalamnya yang justru membuatnya negatif.

Ada pula ada smoothie yang berlebihan menambahkan topping, seperti granola dan buah segar. Konsumsilah smoothie dengan porsi yang cukup. Jika Anda punya smoothie yang terlalu banyak, simpan sebagian di dalam freezer. Tak ada salahnya juga berbagi smoothie dengan rekan kerja Anda.

2. Smoothie Anda mengandung terlalu banyak bahan

Makanan rendah kalori seperti buah dan sayuran jika berlebihan dapat meningkatkan jumlah kalori. Banyak smoothie yang mengandung yoghurt, krim kocok, maupun es krim yang tentunya turut menyumbangkan kalori. Karena itu, pertimbangkan apa saja campuran smoothie Anda. Aturlah dengan bijaksana agar tidak berlebihan.

3. Smoothie Anda mengandung terlalu banyak pemanis

Jika smoothie Anda lebih terasa manis dibandingkan rasa alami buah, kemungkinan besar minuman Anda mengandung terlalu banyak gula. Banyak smoothie yang sudah terkemas dan dijual mengandung gula berlebihan dalam bentuk gula putih, sirup, madu, maupun sirup maple.

Terlalu banyak gula dalam darah dapat memicu rasa lelah dan mudah marah beberapa jam setelahnya. Pilihlah smoothie yang lebih banyak mengandung sayuran dibandingkan buah. Usahakan juga tidak lebih dari dua macam buah dalam smoothie Anda.

4. Anda tidak mengonsumsi smoothie dengan sendok

Meminum sesuatu langsung dari gelas berpotensi membuat Anda menenggak lebih banyak. Untuk mencegah Anda mengonsumsi terlalu banyak, gunakanlah sendok daripada meminumnya langsung atau memakai sedotan.

5. Anda mengonsumsi smoothie di waktu yang tidak tepat

Ada yang menyukai smoothie di pagi hari atau sebagai pengganti makan besar. Namun sebenarnya, smoothie paling baik dikonsumsi setelah berolahraga. Setelah olahraga, Anda membutuhkan penganti karbohidrat, protein, serta gula dengan cepat. Nah, cairan smoothie lebih mudah diserap dibandingkan makanan padat.

Dengan menghindari lima kesalahan saat mengonsumsi smoothie tersebut, manfaat smoothie yang Anda rasakan bisa lebih optimal. Supaya lebih terjamin kualitas smoothie yang Anda konsumsi, jangan ragu membuatnya sendiri di rumah. Campurkan maksimal dua buah bersama aneka sayuran. Campurkan susu rendah lemak, atau buatlah smoothie tanpa pemanis tambahan.

[HNS/ RVS]