Ibu, Ini Cara Mengobati Panu pada Anak

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 29 Aug 2019, 10:00 WIB
Panu bisa menimpa siapa saja, termasuk anak-anak. Meski terkesan mudah, cara mengobati panu pada anak tidak boleh asal-asalan, ya.
Ibu, Ini Cara Mengobati Panu pada Anak (Koltsov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Panu adalah salah satu masalah kulit yang kerap muncul di wajah atau leher. Tidak hanya bisa dialami orang dewasa, anak pun bisa kena panu. Meski bukan masalah kulit yang berbahaya, cara mengobati panu pada anak tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Dalam dunia medis, panu dikenal sebagai Pitiriasis versikolor (Pityriasis versicolor) atau Tinea versikolor. Penyebabnya adalah jamur Malassezia furfur, jenis jamur yang sebenarnya juga ada pada kulit orang normal.

Namun, jamur tersebut bisa menimbulkan infeksi ketika jumlahnya di kulit berlebih atau pada orang dengan imunitas tubuh menurun. Panu paling sering muncul di wajah atau, meski sebenarnya bisa muncul di hampir seluruh bagian tubuh.

Rentan menyerang anak dan remaja

Biasanya, panu paling sering menyerang anak-anak hingga remaja. Hal ini mungkin disebabkan karena mereka masih cenderung lalai dalam menjaga kebersihan tubuh. Misalnya saja, anak-anak kerap berkeringat saat bermain, tapi kemudian mereka menyeka wajah yang penuh keringat dengan baju kotor.

Tumbuhnya jamur secara berlebih juga dapat dipicu cuaca yang lembap dan panas, sehingga kulit jadi semakin mudah berkeringat. Oleh sebab itu, panu paling sering ditemukan di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia.

Selain itu, menurunnya sistem imunitas tubuh seperti yang sudah disebutkan di atas juga dapat menyebabkan panu. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit kulit yang cukup merusak rasa percaya diri, sebab banyak orang menghubungkannya dengan kebersihan tubuh yang buruk. 

Gejala munculnya panu

Kebersihan kulit yang tidak terjaga, kelembapan yang tinggi serta adanya jamur Malassezia furfur memang menjadi kombinasi ideal munculnya panu pada kulit. Orang dewasa, remaja dan anak-anak yang lalai menjaga kebersihan kulit dapat dengan mudah terkena gangguan kulit yang satu ini.

Ada beragam gejala yang ditimbulkan panu, yakni:

  • Bercak yang berwarna lebih muda dari warna kulit di sekitarnya pada orang dengan kulit berwarna. Sementara pada orang berkulit pucat, maka bercak tersebut akan tampak lebih gelap dibanding dengan warna kulit di sekitarnya. 
  • Bentuknya bulat atau tidak beraturan, dapat berbatas tegas atau tidak tegas.
  • Jika diraba, terasa ada sisik halus dan tipis.
  • Bercak sering ditemukan pada kepala, muka, leher, bagian atas dada, ketiak, lengan, perut, lipat paha, dan kaki. Selain itu, panu juga lebih sering muncul pada daerah yang tertutup pakaian dan lembap.
  • Disertai gatal yang dapat bertambah parah ketika berkeringat.
1 of 2

Kiat mengatasi panu pada anak

Pada umumnya ada dua cara pengobatan panu, yakni pengobatan topikal atau oles,  dan obat minum. Pengobatan topikal yang dapat dilakukan, misalnya dengan menggunakan salep, sampo, sabun, losion atau krim antijamur yang mengandung clotrimazole. Sementara untuk obat minum, dikonsumsi ketika panu telah menyebar dan menginfeksi area yang luas.

Lalu, pengobatan apa yang paling cocok dan aman bagi anak-anak yang terserang panu? Menurut dr. Rifka Hanifa Huwaida dari KlikDokter, anak-anak biasanya akan diberi obat topikal.

"Kondisi panu biasanya menimbulkan keluhan adanya bercak putih atau kecoklatan yang gatal bila berkeringat. Untuk mengatasinya bisa dengan pemberian obat antijamur yang dilakukan selama beberapa waktu dan berkelanjutan," ujar dr. Rifka.

"Untuk jenis pengobatan pada anak-anak, paling tepat adalah dengan pemberian obat antijamur yang menggunakan obat oles seperti salep atau sampo," lanjutnya.

Namun, dr. Rifka menyarankan bahwa sebaiknya Anda membawa si Kecil ke dokter kulit dan kelamin untuk memastikan pengobatan yang paling cocok.

Kalau si Kecil sudah sembuh, Anda jangan terlena begitu saja. Pasalnya, panu merupakan masalah kesehatan kulit yang mudah kambuh. Saat kebersihan tubuh tidak terkontrol, kondisi ini dapat muncul kembali. Oleh karena itu, menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, diperlukan pengobatan yang konsisten dan tekun.

Jadi, meski panu sering dilihat sebagai penyakit kulit biasa, tapi cara mengobati panu pada anak tidak boleh sembarangan. Obat oles dianggap sebagai cara paling aman untuk mengobati anak-anak yang terkena panu. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar bisa memastikan jenis pengobatan yang paling tepat. Selain itu, Anda harus selalu memastikan kebersihan tubuh si Kecil.

[MS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓