Amankah Melakukan Masturbasi Saat Hamil?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 29 Aug 2019, 15:00 WIB
Saat hamil, gairah seks dapat meningkat. Masturbasi saat hamil biasa dilakukan pada kondisi ini. Tapi, apakah hal ini aman?
Amankah Melakukan Masturbasi Saat Hamil? (wavebreakmedia/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Hamil selama sembilan bulan bisa mengakibatkan sejumlah perubahan hormon pada tubuh wanita. Gairah seks mereka dapat saja meningkat. Namun, hubungan intim mungkin agak sulit dilakukan saat perut sudah membesar. Lantas, apakah aman jika melakukan masturbasi saat hamil?

Gairah seks saat kehamilan

Gairah seks saat hamil pada setiap wanita bisa berbeda-beda. Ada yang mengalami kenaikan gairah seks dan orgasme yang lebih intens, namun ada juga yang mengalami hal sebaliknya. Tiap tahapan kehamilan juga dapat mengubah gairah seks seseorang.

Hormon wanita terutama estrogen dan progesteron akan meningkat saat kehamilan. Hal ini menyebabkan meningkatnya peredaran darah tubuh dan juga ke bagian genitalia.

Sehingga, hal ini membuat gairah seks meningkat. Sebaliknya, keluhan mual, muntah, stres dan perubahan fisik ketika hamil juga dapat menurunkan gairah seks.

Pada umumnya, gairah seks ibu hamil pada trimester satu akan menurun akibat keluhan di masa kehamilan. Pada trimester kedua, gairah seks akan meningkat karena peningkatan hormon.

Pada trimester akhir, gairah seks akan menurun kembali akibat kenaikan berat badan secara cepat, lelah, nyeri pada tubuh, rasa tidak nyaman dan nyeri saat berhubungan intim.

Hubungan intim di masa kehamilan

Jika kehamilan Anda normal tanpa komplikasi, hubungan seksual dalam bentuk apa pun baik vaginal, anal maupun oral termasuk aman. Namun, terkadang Anda bahkan suami juga sungkan untuk berhubungan intim karena takut mencederai janin di dalam kandungan.

Padahal, ketika melakukan hubungan intim dari vaginal, Anda tidak akan melukai sang janin. Rahim memiliki otot yang cukup kuat dan cairan ketuban juga melindungi sang janin.

Terkadang, mungkin ada rasa kurang nyaman atau bahkan nyeri ketika berhubungan seksual, terutama di posisi pasangan di atas. Alternatifnya adalah melakukan hubungan dengan posisi menyamping. 

Hubungan intim melalui anal memang kurang disarankan pada kondisi normal sekalipun. Namun, beberapa pasangan mungkin melakukan hal ini. Hati-hati jika ibu hamil mengalami wasir. Hubungan melalui anal dapat mengiritasi dan menyebabkan rasa tidak nyaman, nyeri bahkan perdarahan jika terdapat wasir.

Jangan lupa untuk selalu membersihkan alat genital pasangan Anda sebelum berganti hubungan dari anal ke vagina agar tidak menyebabkan penyebaran bakteri ke vagina.

Untuk hubungan intim melalui oral, wanita hamil sebenarnya boleh melakukan hubungan ini bersama pasangannya. Namun, jangan sampai pasangan Anda meniup udara ke vagina. Sebab, hal ini dapat menimbulkan adanya emboli yang dapat menyebabkan kematian.

Bagaimana dengan masturbasi saat hamil?

Sebenarnya ada cara lain untuk memuaskan diri sang ibu hamil tanpa berhubungan intim, salah satunya dengan masturbasi. Wanita hamil juga pada umumnya aman melakukan masturbasi dan cara ini juga bisa meredakan stres.

Namun, masturbasi sebaiknya dihindari pada kehamilan dengan komplikasi dan risiko kelahiran prematur.

Terdapat beberapa manfaat masturbasi ketika hamil, yaitu menurunkan tingkat stres, memperbaiki kualitas tidur, meredakan rasa tidak nyaman atau nyeri akibat hamil dan menghasilkan endorfin atau hormon bahagia.

Nah, berikut ini adalah kriteria kehamilan yang harus menghindari hubungan intim dan masturbasi:

  • Terdapat risiko keguguran.
  • Terjadi perdaharan dari vagina.
  • Cairan ketuban pecah atau merembes.
  • Terdapat gangguan atau masalah pada plasenta (plasenta previa).
  • Kemungkinan risiko lahir prematur.
  • Infeksi rahim.
  • Riwayat kelahiran prematur.

Pada umumnya, orgasme dari hubungan intim atau masturbasi tidak akan memberikan risiko pada kehamilan. Kontraksi rahim akibat orgasme yang terjadi hanyalah sebentar. Sperma pun juga dapat menstimulasi kontraksi rahim. Itu sebabnya untuk wanita hamil yang sehat dan normal, hubungan seksual dan orgasme tidak masalah.

Pada dasarnya, masturbasi saat hamil aman dilakukan, asalkan tidak ada komplikasi pada kehamilan. Jadi, jangan malu untuk mengajak pasangan Anda bercinta ketika Anda sedang hamil.

[NP/ RVS]