Mudah Lelah Meski Cukup Istirahat? Waspada Gagal Jantung!

Oleh Tamara Anastasia pada 29 Aug 2019, 16:20 WIB
Sudah cukup istirahat tapi masih mudah lelah? Hati-hati, bisa jadi Anda mengalami gejala gagal jantung!
Mudah Lelah Meski Cukup Istirahat? Waspada Gagal Jantung! (Aaron-Amat/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Mudah lelah adalah kondisi umum yang bisa terjadi pada siapa saja. Hal yang kerap diduga menjadi penyebabnya adalah kurang istirahat. Tetapi, jika Anda masih sering merasa lelah meski sudah istirahat yang cukup, bisa jadi Anda sedang mengalami gejala gagal jantung.

Dikatakan oleh dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, mudah lelah memang bisa menjadi salah satu gejala dari adanya risiko gagal jantung.

“Sebenarnya banyak faktor yang bisa menyebabkan mudah lelah. Tapi, jika dikaitkan dengan penyakit jantung, mudah lelah itu merupakan indikasi dari gagal jantung,” ujar dr. Alvin. 

Perlu dicatat – lanjut dr. Alvin – gagal jantung bukan berarti bahwa jantung tidak mampu bekerja lagi. Tetapi, untuk berfungsi sebagaimana mestinya, jantung membutuhkan “dukungan”.  

“Gagal jantung adalah keadaan saat jantung tidak dapat melakukan fungsi pemompaan darah dengan baik. Akibat ada gangguan ini, penumpukan darah pada ekstremitas misalnya lengan, tungkai dan paru-paru bisa terjadi,” tutur dr. Alvin.

Penyebab gagal jantung

Berdasarkan penjelasan dr. Alvin, salah satu faktor yang bisa menyebabkan terjadinya gagal jantung adalah penyakit jantung koroner. Di mana, kondisi ini membuat pembuluh darah yang memberi pasokan darah ke jantung terhambat oleh lemak yang menumpuk pada pembuluh darah.

Selain itu, gagal jantung juga bisa disebabkan oleh adanya hantaman atau benturan keras yang mengenai dada. Misalnya, ketika Anda sedang bermain sepak bola atau terjatuh akibat kecelakaan kendaraan. 

Hal lain yang juga bisa menyebabkan gagal jantung adalah, tekanan darah tinggi, kerusakan pada katup jantung, penyakit jantung bawaan, kerusakan pada otot jantung (kardiomiopati), dan gangguan irama jantung. 

Gejala gagal jantung lainnya

Untuk mencegah hal-hal buruk, Anda perlu mewaspadai tanda dan gejala yang berkaitan dengan gagal jantung. Adapun tanda dan gejala yang dimaksud:

1. Mudah lelah 

Telah diungkit sebelumnya, mudah lelah meski telah beristirahat dengan cukup biasanya berkaitan dengan gagal jantung. Pada kasus ini, rasa lelah yang dirasakan sangat ekstrem meski hanya melakukan sedikit aktivitas.

Ketika sudah memasuki kasus gagal jantung yang parah, penderita akan lebih sulit melakukan aktivitas karena tidak memiliki banyak tenaga. 

2. Bengkak di area tubuh tertentu

Karena jantung tidak bisa bekerja secara maksimal untuk memompa darah, beberapa area tubuh akan lebih mungkin mengalami pembengkakkan. Salah satu bagian tubuh yang rentan mengalami kondisi ini adalah kaki.

3. Sesak napas 

Selain merasa lelah, para penderita gagal jantung juga bisa merasakan sesak napas.

“Karena tidak bisa memompa dengan baik, cairan darah juga akan menumpuk pada paru dan menyebabkan sesak napas bagi penderitanya,” ujar dr. Alvin. 

Sesak napas akibat gagal jantung berbeda dari yang dialami oleh penderita infeksi paru. Pada sesak napas akibat gagal jantung, penderita biasanya tidak mengalami demam.

Tak terbatas pada tanda dan gejala tersebut, sebagian orang dengan gagal jantung juga bisa mengalami keluhan-keluhan lain seperti batuk yang menetap, peningkatan denyut jantung, dan pusing berulang. Keluhan-keluhan ini dapat timbul dalam jangka waktu cepat (gagal jantung akut), maupun secara perlahan dalam jangka waktu yang lama (gagal jantung kronik).

Jika Anda mendapati adanya tanda dan gejala yang berkaitan dengan gagal jantung – misalnya mudah lelah – jangan sungkan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter. Semakin dini penyakit jantung dideteksi dan diobati, semakin besar pula peluang untuk sembuh.

(NB/ RVS)