Penyebab Susah BAB Saat Berada di Luar Rumah

Oleh Ayu Maharani pada 29 Aug 2019, 16:40 WIB
Tiap berada di luar rumah, apakah Anda malah merasa susah BAB? Jika ya, bisa jadi penyebabnya adalah hal berikut.
Penyebab Susah BAB Saat Berada di Luar Rumah (Halfbottle/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Beruntunglah jika Anda termasuk orang yang lancar BAB meski sedang berada di luar rumah. Pasalnya, sebagian orang sering mengalami susah BAB saat mereka sedang di luar rumah, terutama saat liburan. Dan percayalah, keadaan itu sungguh tak mengenakkan karena bikin perut terasa penuh!

Selama melancong, Anda juga sudah mencoba untuk tetap memenuhi kebutuhan serat dengan makan sayur dan buah. Sayangnya, meski sudah melakukan hal itu, susah BAB masih saja dialami. Usut punya usut, itu semua bukan cuma disebabkan oleh kurangnya asupan serat, melainkan lebih kepada masalah adaptasi tubuh dan kondisi psikologis.

Dilansir dari Reader’s Digest, seorang pakar pencernaan bernama Edwin Levine, MD mengatakan bahwa susah BAB saat liburan sebenarnya termasuk kondisi yang sering terjadi tetapi sering diabaikan. Menurutnya, hal tersebut dipicu oleh perubahan jadwal BAB.

Contoh, saat di rumah, waktu BAB Anda adalah pagi hari. Namun, karena jadwal liburan terlalu padat hingga mengharuskan Anda pergi pagi-pagi buta, alhasil terlewatlah sesi BAB yang biasanya Anda luangkan di rumah. Karena jadwalnya berubah selama beberapa hari, alhasil tubuh menjadi “bingung” dan berakhir pada susah BAB alias sembelit. 

Tak hanya itu, saat berada di luar rumah, Anda juga cenderung mengabaikan sinyal yang dikeluarkan tubuh. Ketika sedang seru menyusuri jalan baru atau sedang terjebak di dalam situasi yang hectic, sinyal tubuh yang memberikan tanda bahwa ada feses yang sebenarnya harus dikeluarkan justru diabaikan dan Anda malah mencoba untuk menahannya. Karena kelamaan diabaikan dan ditahan, feses pun menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

Tak berhenti di situ, faktor pemicu susah BAB juga bisa berasal dari luar tubuh. Toilet umum yang kotor, misalnya, sering membuat sebagian orang enggan untuk buang air di situ. Sehingga, Anda terpaksa menahan diri untuk BAB.

Tempat yang kotor juga biasanya memiliki air yang tidak layak untuk digunakan cebok. Anda berpikir, ketimbang terkena kuman dari air saat cebok, lebih baik tahan saja. Padahal, Anda sendiri sudah tahu apa konsekuensi akhir dari menahan BAB.

Hal yang sama rupanya juga berlaku untuk kondisi toilet yang bersih. Itu karena, sekalipun toilet bersih tetapi tempat tersebut ramai dikunjungi banyak orang, Anda yang hendak BAB menjadi tidak tenang karena merasa ditunggu orang lain. Padahal, antara kelancaran BAB dan kondisi relaks sangatlah berkaitan. Apabila Anda tegang karena ditunggu bahkan didengar oleh orang lain, feses jadi ikutan susah keluar.

Solusi susah BAB saat di luar rumah

Jika Anda perhatikan, susah BAB saat berada di luar rumah disebabkan oleh banyaknya perubahan yang terjadi. Sehingga, tubuh dan pikiran yang tak mampu beradaptasi turut memengaruhi proses mengeluarkan feses.

Untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut, ada baiknya segala perubahan itu diminimalkan dengan cara:

  • Jangan pernah menahan, apalagi melawan, keinginan untuk BAB.
  • Mengatur jadwal liburan yang tidak terlalu “ekstrem”. Maksudnya, jam beraktivitas saat berlibur lebih baik jangan terlalu berbeda dengan jam beraktivitas saat berada di rumah. 
  • Tetap perbanyak asupan buah, sayuran, dan air putih. Meski tidak berada di rumah, bukan berarti Anda boleh sebebasnya mengonsumsi makanan yang tidak sehat, bukan?
  • Coba konsumsi kopi dalam batas yang wajar. Fakta menyebut bahwa kopi dapat menstimulasi usus untuk mengeluarkan feses dengan lebih mudah.
  • Usahakan untuk banyak bergerak. Meski bertujuan untuk relaksasi, bukan berarti Anda bisa melewatkan sesi olahraga. Pasalnya, menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, olahraga dapat membantu meningkatkan pergerakan usus sekaligus memperbaiki metabolisme. 
  • Selalu sediakan tisu basah dan tisu kering di dalam tas. Jika kebetulan yang Anda temukan adalah lingkungan toilet dan air yang kurang bersih, Anda bisa mengurangi risiko paparan kuman dengan cbeok menggunakan tisu tersebut. Intinya, jangan ditahan!
  • Tenangkan pikiran Anda. Ada kalanya Anda perlu sedikit cuek demi menyelamatkan kondisi kesehatan diri sendiri. Jika proses BAB belum selesai, jangan berhenti di tengah-tengah hanya karena ditunggu banyak orang. 

Tanpa disadari, susah BAB dapat menurunkan kualitas hidup Anda saat berada di luar rumah. Oleh sebab itu, kenali penyebabnya dan atasi dengan cara yang bijak. Jika semua cara sudah dilakukan tetapi sembelit tetap melanda, jangan sungkan untuk berkonsultasi pada dokter. 

(NB/ RVS)