Kenali Alergi Anestesi di Wajah Jessica Iskandar

Lewat media sosialnya, Jessica Iskandar berbagi cerita soal alergi anestesi yang dialaminya di wajah. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?
Kenali Alergi Anestesi di Wajah Jessica Iskandar (Foto: @inijedar/Instagram)

Klikdokter.com, Jakarta Artis Jessica Iskandar alias Jedar lewat unggahan media sosialnya merekam momen dirinya mengalami alergi anestesi di wajah. Kondisi itu membuat kulit wajahnya tampak memerah dan mengelupas. Lalu bagaimana alergi semacam itu bisa terjadi, ya?

Anestesi adalah obat bius yang diberikan kepada pasien sebelum menjalankan operasi atau tindakan medis tertentu. Anestesi dapat menghentikan sinyal saraf sakit yang dirasakan oleh pasien selama operasi atau tindakan medis. Biasanya, anestesi diberikan melalui suntikan, uap, atau salep.

Baca Juga

Pada dasarnya, anestesi tidak berbahaya untuk tubuh, tetapi reaksi alergi tetap bisa terjadi. Menurut sebuah studi dalam jurnal “British Journal of Anaesthesia” tahun 2018, diperkirakan 1 dari 10.000 orang yang menerima anestesia mengalami reaksi alergi dalam periode tindakan operasi yang dilakukan. Diduga penyebabnya adalah berbagai obat yang dikonsumsi, bukan hanya obat yang berkaitan dengan prosedur anestesi.

Selain reaksi alergi, reaksi non alergi dan efek samping obat-obatan juga dapat menyebabkan efek samping yang mudah disalahartikan sebagai reaksi alergi.

Meski seseorang mengalami reaksi alergi terhadap anestesi, masalah jangka panjang sangat jarang terjadi. Biasanya anestesiolog terlatih dengan cepat mengenali tanda-tanda segala jenis reaksi.

Menurut dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter, kemungkinan seseorang mengalami alergi anestesi itu sangat kecil, mungkin hanya segelintir orang yang bisa merasakannya, misalnya pada kasus yang dialami Jessica Iskandar alias Jedar.

Penyebab alergi anestesi seperti yang dialami Jessica Iskandar

“Salah satu faktor yang bisa menyebabkan seseorang jadi alergi pasca anestesi adalah karena sistem imun tubuhnya tidak merespons dengan baik kandungan yang ada di dalam anestesi. Jika hal ini terjadi, maka bukan tidak mungkin wajah atau bagian tubuh lainnya jadi mengalami alergi,” kata dr. Devia mencoba menjelaskan.

Selain itu, dr. Devia juga mengatakan bahwa risiko alergi anestesi juga akan semakin tinggi ketika seseorang memiliki pola hidup yang kurang sehat seperti merokok, minum alkohol, memiliki berat badan yang berlebih (obesitas), dan pengaruh usia.

Jika melihat dari reaksi alergi anestesi yang dialami Jedar, dr. Devia mengatakan kemungkinan besar jenis anestesi yang dilakukan adalah jenis lokal.

“Kalau dalam kasus Jessica Iskandar, kemungkinan besar anestesi yang diberikan adalah anestesi lokal, karena reaksinya hanya tampak di wajah. Biasanya, ketika seseorang menjalani prosedur kecantikan, misalnya filler, bikin pipi tirus, perawatan gigi, atau pengangkatan tahi lalat, anestesi yang digunakan adalah jenis yang lokal,” ungkap dr. Devia.

Anestesi lokal merupakan metode pembiusan yang hanya diberikan pada bagian yang akan dibedah atau dioperasi. Jenis anestesi ini tidak akan memengaruhi kesadaran, sehingga Anda akan tetap terbangun dan dapat melihat proses prosedur kesehatan yang dijalani. 

Gejala reaksi alergi anestesi

Kondisi ruam pada kulit wajah Jessica Iskandar – yang diduga akibat alergi anestesi – tentu mengejutkan para penggemar artis ini. Jedar yang biasanya tampil dengan wajah mulus, dalam unggahan di media sosialnya menunjukkan kondisi alergi yang terjadi pada kulit wajahnya. 

Dilansir dari Healthline, gejala reaksi terhadap anestesi pada dasarnya mirip dengan reaksi alergi lainnya, meliputi:

  • Gatal-gatal
  • Bengkak, biasanya di sekitar mata, bibir, atau seluruh wajah (angiodema)
  • Penurunan ringan tekanan darah
  • Sesak napas ringan
  • Batuk 
  • Ruam kulit disertai gatal akibat alergen, disebut juga sebagai biduran atau urtikaria.

Pada kasus yang jarang, reaksi yang mengancam nyawa – anafilaksis – juga bisa terjadi. Beberapa gejalanya antara lain:

  • Sesak napas parah karena tertutupnya saluran udara
  • Tekanan darah sangat rendah
  • Detak jantung sangat cepat atau sangat lambat, atau irama jantung abnormal (aritmia)
  • Pusing
  • Syok
  • Gagal napas
  • Gagal jantung

“Gejala alergi yang dialami Jessica Iskandar tergolong ringan dan masih bisa diatasi dengan metode pengobatan medis,” ujar dr. Devia.

Efek pemberian anestesi

Kadang, apa yang dikira alergi ternyata hanya merupakan efek samping dari obat-obatan yang diberikan. Beberapa efek samping akibat anestesi bisa beragam, dari ringan hingga berat.

Pada anestesi lokal, efek sampingnya meliputi: kesemutan saat efek anestesi memudar, gatal-gatal, nyeri ringan di area suntikan.

Efek samping jarang terjadi. Namun jika sampai terjadi, umumnya dirasakan orang-orang dengan penyakit jantung, penyakit paru, pernah mengalami stroke, dan punya penyakit saraf seperti Alzheimer atau Parkinson.

Apabila Anda sampai mengalami gejala reaksi alergi anestesi di wajah seperti yang dialami oleh Jessica Iskandar, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila dalam waktu dekat Anda akan melakukan perawatan yang mengharuskan pemberian anestesi, konsultasikan kepada dokter yang menangani Anda, seputar anestesi yang akan digunakan.

(RN/ RVS)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Memberi Anak Mainan Slime

Info Sehat
23 Agt

Suntik Vitamin C Ampuh Mencegah Flu?

Info Sehat
22 Agt

Obat Sakit Mata Bolehkah Dipakai Bergantian?

Info Sehat
19 Agt

Ketombe pada Anak, Mungkinkah karena Alergi?

Info Sehat
18 Agt

Minyak Zaitun untuk Pelumas Seks, Apakah Aman?

Info Sehat
16 Agt

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk