Ini Dia 4 Penyebab Melasma

Penggelapan kulit wajah dikenal sebagai melasma. Apa saja penyebabnya? Cari tahu penyebab melasma di sini.
Ini Dia 4 Penyebab Melasma (Ngukiaw/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Melasma merupakan penggelapan kulit wajah yang diakibatkan oleh paparan sinar matahari. Penggelapan ini—khususnya di area wajah—tentu dapat mengganggu penampilan dan kepercayaan diri Anda. Lantas, apakah penyebab melasma ini?

Penyebab melasma

Melasma dapat muncul secara simetris, mengumpul pada satu bagian, atau berbintik-bintik. Area wajah yang terpapar sinar matahari berlebihan termasuk pipi, bibir atas, dagu, serta dahi. Namun begitu, melasma juga dapat terbentuk pada area wajah lainnya. 

Baca Juga

Penyebab melasma hingga kini belum bisa dipahami secara pasti. Namun, melasma sering kali terjadi akibat sel yang berperan dalam memberi warna terhadap kulit (melanosit) memproduksi terlalu banyak warna. Individu dengan kulit berwarna gelap lebih rentan terhadap melasma. Mereka memiliki melanosit yang lebih aktif dibandingkan pemilik kulit terang.

Beberapa penyebab serta pemicu melasma yang hingga saat ini sering ditemukan antara lain:

  1. Pajanan matahari

Sinar ultraviolet dari matahari merangsang melanosit. Bahkan, sedikit saja pajanan matahari dapat membuat melasma yang sudah memudar, kembali lagi. Terpapar sinar matahari adalah alasan mengapa melasma menjadi lebih parah ketika cuaca sedang panas-panasnya, atau musim kemarau. 

Hal ini juga menjadi penyebab banyak individu dengan melasma akan mengalaminya berulang kali. Tabir surya sebenarnya hanya memblokir sinar UVB—tidak termasuk UVA—untuk tidak dapat menangkal terjadinya melasma. Padahal, UVA juga dapat menstimulasi melanosit untuk memproduksi melanin.

  1. Perubahan hormonal

Perubahan hormon, seperti saat hamil, juga dapat menyebabkan melasma. Kondisi ini kerap disebut kloasma atau topeng kehamilan. Selain itu, pil KB dan terapi pengganti hormon juga dapat memicu melasma. 

Dilaporkan bahwa wanita yang sudah menopause dan diberikan pil mengandung progesteron mengalami melasma, sedangkan wanita yang hanya diberikan pil mengandung estrogen saja tidak mengalaminya. Ini menunjukkan bahwa progesteron berperan penting terhadap perkembangan melasma.

  1. Produk perawatan kulit

Produk perawatan kulit yang salah atau tidak cocok ternyata dapat memicu terbentuknya melasma. Jika kulit Anda mengalami iritasi akibat produk perawatan kulit, melasma yang sudah ada sebelumnya dapat memburuk. Segeralah hentikan penggunaan produk tersebut.

  1. Faktor genetik

Genetik merupakan faktor utama perkembangan melasma. Diketahui 48% dari total 324 wanita di seluruh dunia yang mengidap melasma melaporkan adanya riwayat melasma dalam keluarga. Kembar identik juga berpotensi mengalami melasma, sementara saudara sekandung belum tentu sama-sama mengidapnya.

Tips menangani melasma

Para spesialis kulit dan kelamin merekomendasikan beberapa kiat demi mendapatkan warna kulit yang lebih rata, yaitu:

  • Gunakan tabir surya sehari-hari. Tabir surya adalah “senjata” untuk mencegah melasma. Aplikasikan tabir surya meski hari sedang berawan, setelah berenang, serta setelah berkeringat. 

Setiap dua jam, aplikasikan kembali tabir surya yang mengandung SPF 30 atau lebih, juga zink oksida, dan atau titanium oksida untuk membatasi efek sinar UV terhadap kulit. Ingat, gunakan tabir surya 15 menit sebelum keluar rumah, ya.

  • Gunakan topi dengan pinggiran lebar serta kacamata hitam ketika di luar rumah. Tak hanya tabir surya, menggunakan aksesori pelindung diri diperlukan demi menghindari paparan sinar UV.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang ramah dan sesuai tipe kulit Anda. Pilihlah produk yang tidak akan memberi sensasi terbakar atau perih akibat iritasi yang disebabkan dan memperburuk melasma.
  • Hindari waxing pada area tubuh yang terdapat melasma. Tanyakan kepada dokter spesialis kulit cara menghilangkan rambut tubuh yang cocok untuk Anda jika mengidap melasma.

Itulah beberapa penyebab melasma pada kulit yang harus Anda waspadai. Bila Anda memiliki faktor risiko tersebut, sebisa mungkin lindungi diri Anda untuk mencegah timbul dan kekambuhan melasma. Janganlah sungkan juga untuk berkonsultasi pada dokter kulit mengenai melasma yang Anda alami.

[HNS/RVS]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Akropustulosis, Penyakit Apakah Itu?

Info Sehat
29 Jul

Fakta tentang Freckles yang Perlu Anda Ketahui

Info Sehat
27 Mei

Kenali Vitiligo, Kelainan Warna Kulit yang Bikin Kulit Jadi Belang

Info Sehat
04 Apr

4 Gejala Kanker Kulit yang Perlu Anda Tahu

Info Sehat
10 Feb

Wasapada, Alergi Obat Berpotensi Mengancam Nyawa!

Info Sehat
16 Des

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk