Bolehkah Memandikan Bayi dengan Sabun Antiseptik?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 31 Aug 2019, 13:30 WIB
Memilih produk sabun untuk bayi tidak boleh sampai salah. Lalu, bolehkah memandikan bayi dengan sabun antiseptik?
Bolehkah Memandikan Bayi dengan Sabun Antiseptik? (DGLimages/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bagi kebanyakan orang tua, aktivitas memandikan bayi adalah hal yang menyenangkan. Tapi, sudahkah Anda memilih sabun yang tepat untuknya? Lalu, apakah boleh memandikan bayi dengan sabun antiseptik? Simak penjelasannya di bawah ini.

Merawat bayi bukanlah perkara mudah. Bahkan, untuk masalah mandi saja, orang tua tidak boleh sampai melakukan kesalahan, termasuk dalam pemilihan sabun. 

Ya, kulit bayi memang membutuhkan perawatan secara khusus. Sebab, kulit bayi masih cepat menyerap atau mengeluarkan air, sangat tipis, dan belum terbentuk dengan sempurna.  Keadaan ini membuat paparan terhadap zat kimia tertentu dapat menimbulkan keluhan kemerahan, gatal, dan lain sebagainya.

Banyak orang tua yang masih salah dalam memilih sabun mandi untuk bayi mereka. Biasanya, mereka masih "silau" dengan kata-kata antiseptik yang tertera pada sabun dan akhirnya memakaikannya ke bayi mereka.

Apakah boleh memandikan bayi dengan sabun antiseptik?

Terkait pemilihan sabun untuk bayi, orang tua memang harus hati-hati. Menurut dr. M. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, memandikan bayi dengan sabun antiseptik memang tidak disarankan sama sekali.

Dokter Dejandra beralasan bahwa kulit bayi masih sangat sensitif. Sementara, jenis sabun antiseptik justru bisa membuat kulit bayi jadi kering dan menyebabkan terjadinya iritasi.

Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk memilih sabun khusus bayi yang hypoallergenic, yaitu sabun yang kandungannya tidak berisiko menimbulkan alergi. Sabun-sabun khusus bayi biasanya memang sudah disesuaikan dengan kulit bayi yang masih sensitif.

"Memandikan bayi dengan sabun antiseptik itu sebenarnya kurang disarankan. Sebab, kulit bayi masih sangat sensitif. Lalu, risiko untuk terjadinya iritasi karena sabun antiseptik juga tinggi karena sabun jenis ini menyebabkan kulit kering," ujar dr. Dejandra.

"Jadi, disarankan untuk memandikan bayi dengan menggunakan produk khusus bayi yang banyak dijual di pasaran. Sebab, produk-produk bayi tersebut sudah disesuaikan dengan kulit bayi. Biasanya, produk bayi itu hypoallergenic atau tidak menyebabkan alergi," sambungnya.

Di sisi lain, ternyata penggunaan sabun antiseptik juga perlu diperhatikan oleh orang dewasa. Masih banyak orang dewasa yang salah kaprah, mengira bahwa sabun antiseptik bagus untuk segala kondisi kulit. 

Padahal, seperti sudah dikatakan dr. Dejandra sebelumnya, sabun antiseptik bisa membuat kulit jadi kering. Hal ini sangat tidak cocok bagi Anda yang sedang mengalami gatal-gatal.

"Sementara, beberapa orang dewasa masih banyak yang salah kaprah. Banyak orang dewasa yang punya penyakit kulit dengan gejala gatal, berpikiran bahwa sabun antiseptik akan bagus atau bisa menyembuhkannya," kata dr. Dejandra.

"Nyatanya, sabun antiseptik membuat kulit jadi kering dan justru membuat kulit semakin gatal. Makanya, orang dewasa sangat disarankan untuk memakai sabun bayi kalau sedang terserang masalah kulit gatal," pungkasnya.

1 of 2

Tips memilih sabun yang tepat untuk bayi

Jika tidak ingin bayi Anda mengalami masalah pada kulitnya, maka Anda juga harus tahu bagaimana cara memilih sabun bayi yang baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dalam memilih sabun bayi yang tepat:

  • Pilih sabun dengan tingkat keasaman seimbang

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, kulit bayi biasanya memiliki kadar pH berkisar antara 5,5–7. Angka pH itu berarti kulit bayi lebih bersifat asam hingga normal. 

"Jadi, sabun yang tepat adalah yang memiliki kadar pH seimbang atau yang paling mendekati kondisi kulit bayi," kata dr. Theresia.

  • Hindari sabun mengandung alkohol

"Sabun yang mengandung kadar alkohol di dalamnya dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Oleh karena itu, hindari memilih sabun yang memiliki label ethanol atau ethyl alcohol," ungkap dr. Theresia.

  • Hindari sabun yang mengandung pewangi

Jangan senang dulu ketika sabun memunculkan banyak busa atau mengeluarkan wangi-wangian tertentu yang menyengat. Sebab, itu berarti sabun tersebut memiliki kandungan detergen di dalamnya. 

"Bila bayi menggunakan sabun yang seperti ini, bukan tidak mungkin kulitnya akan mengalami iritasi," kata dr. Theresia.

  • Pilih sabun dengan kandungan canola oil dan vitamin E

Sabun yang mengandung canola oil baik untuk menjaga kelembapan dan memberikan manfaat alami ke kulit bayi Anda. Sementara, vitamin E bertugas sebagai antioksidan, sehingga kulit bayi tidak mudah terpengaruh oleh kondisi lingkungan di sekitarnya.

Jadi, kini Anda sudah tahu jika sabun antiseptik sama sekali tidak disarankan untuk memandikan bayi. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda pilih sabun bayi yang mengandung hypoallergenic, sehingga bayi pun bisa terhindar dari risiko alergi.

[MS/ RVS] 

Lanjutkan Membaca ↓