Gejala Kanker Ovarium yang Harus Diwaspadai Wanita - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Gejala Kanker Ovarium yang Harus Diwaspadai Wanita

Kanker ovarium mesti diwaspadai wanita, karena bisa menyebabkan kematian. Kenali gejala kanker ovarium sejak dini agar penyakit ini bisa segera dideteksi dan ditangani!
Gejala Kanker Ovarium yang Harus Diwaspadai Wanita

Klikdokter.com, Jakarta Kanker ovarium atau kanker indung telur merupakan salah satu jenis keganasan yang paling banyak menyerang wanita. Jenis keganasan ini sering terlambat dideteksi.

Faktanya, kanker ovarium hanya dapat dideteksi dengan pemeriksaan fisik khusus organ panggul, USG transvaginal, dan pemeriksaan radiologi CT scan atau MRI. 

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan jika tanda dan gejala kanker ovarium dapat Anda rasakan sejak awal. 

Hal ini mesti diperhatikan dengan saksama agar deteksi dan pengobatan sejak dini bisa segera dilakukan sebelum muncul komplikasi.

Artikel Lainnya: Bisakah Tes Kehamilan Diagnosis Kanker Ovarium?

Agar Anda lebih waspada, berikut ini beberapa ciri dan tanda kanker ovarium yang mesti diperhatikan:

1. Perut Membesar

Ukuran perut wanita yang membesar terkadang disalahartikan sebagai bentuk kegemukan. Padahal, bertambahnya lingkar perut juga dapat menjadi tanda awal kanker ovarium.

Ukuran perut yang membesar juga dapat menandakan bahwa kanker sudah menyebar ke dalam rongga perut dan mengalami pembengkakan. 

Pembengkakan tersebut terjadi karena adanya penekanan saluran kelenjar getah bening akibat pertumbuhan tumor yang cepat.

1 dari 3

2. Masalah Pencernaan

Masalah Pencernaan
loading

Mudah merasa begah atau kembung, mual, cepat kenyang saat makan, serta sensasi terbakar di dada sering dianggap sebagai gejala penyakit asam lambung semata. Padahal, keluhan-keluhan tersebut juga bisa terjadi akibat kanker ovarium. 

Perut begah atau kembung, mual, dan lain sebagainya terjadi karena pertumbuhan massa padat di indung telur. Hal tersebut kemudian mendesak organ-organ di saluran pencernaan dan sekitarnya. 

Akibat organ pencernaan yang terdesak, gerakan usus juga ikut terpengaruh. Hal ini pun terkadang dapat mencetuskan kesulitan buang air besar.

3. Nyeri di Sekitar Panggul dan Pinggang

Pada wanita, nyeri yang menetap di sekitar panggul dan pinggang dapat menandakan adanya masalah di organ reproduksi, seperti infeksi radang panggul. 

Selain infeksi, keluhan tersebut juga bisa terjadi karena pertumbuhan massa abnormal yang menekan otot-otot dan persarafan di sekitar organ reproduksi.

Biasanya, nyeri juga dirasakan saat berhubungan seksual. Pada kondisi ekstrem, dapat pula terjadi perputaran massa di ovarium (torsio), sehingga mencetuskan nyeri hebat yang menyebar hingga ke seluruh perut.

Artikel Lainnya: Pengobatan Kanker Ovarium pada Ibu Hamil

2 dari 3

4. Sering Buang Air Kecil

Sering Buang Air Kecil
loading

Bertambahnya frekuensi buang air kecil dan tidak dapat menahan rasa ingin berkemih juga bisa menjadi ciri dari penyakit kanker ovarium. 

Keluhan itu terjadi karena tumor yang tumbuh dapat menekan kandung kemih dan menyebabkan peningkatan tekanan di dalam rongga perut. Keadaan ini mendorong urine untuk keluar secara terus-menerus.

5. Perubahan Siklus Haid

Indung telur merupakan organ reproduksi yang menghasilkan sel telur dan hormon kewanitaan. Apabila terdapat pertumbuhan sel-sel abnormal di bagian tersebut, segala proses yang terjadi sebelum haid juga bisa terganggu. 

Oleh karena itu, wanita yang mengalami kanker ovarium dapat merasakan perubahan pada siklus haid setiap bulan.

Pada wanita yang belum menopause, siklus haid bisa berubah menjadi tidak teratur atau mengalami perdarahan yang lebih banyak daripada biasanya. 

Sedangkan bagi wanita berusia 50 tahun atau lebih dan sudah menopause, mereka biasanya akan mengalami perdarahan atau spotting yang tidak wajar pada vagina.

6. Nyeri saat Berhubungan Intim

Adanya pertumbuhan massa di rongga perut, misalnya akibat kanker ovarium, dapat mengganggu fungsi dan letak organ-organ di bagian tersebut. 

Salah satu gejala yang dapat muncul akibat kondisi itu adalah rasa nyeri saat berhubungan intim, khususnya ketika terjadi penetrasi penis ke dalam liang vagina.

7. Mudah Lelah

Tubuh lemah dan mudah kelelahan juga dapat menjadi tanda kanker ovarium. Pasalnya, sel kanker yang tumbuh cepat bisa mengambil seluruh nutrisi yang ada di dalam tubuh. 

Hal ini membuat tubuh penderita kekurangan nutrisi dan energi, serta tampak lemah bahkan kurus.

Artikel Lainnya: Jenis USG untuk Mendeteksi Kanker Ovarium

8. Gejala Lainnya

Selain yang telah disebutkan, ada juga beberapa keluhan lain yang dapat menandakan kanker ovarium. 

Keluhan yang dimaksud, misalnya berat badan turun drastis dalam waktu singkat dan tanpa sebab yang jelas, kehilangan nafsu makan, nyeri punggung, serta rasa mual dan ingin muntah terus-menerus.

Kanker ovarium sebenarnya dapat ditangani dengan baik apabila gejalanya diketahui sejak dini. 

Baca Juga

Oleh sebab itu, penting bagi seorang wanita untuk mengenali tanda dan ciri penyakit tersebut, serta rutin melakukan pemeriksaan ke dokter guna memantau kondisi kesehatan secara keseluruhan. 

Apabila Anda curiga memiliki satu atau lebih tanda-tanda kanker ovarium seperti yang telah disebutkan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Irwan Junawanto,SpKK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Hari Darmawan, Sp.KK

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Febrina T Kurniasih, M. Ked(DV), Sp. DV

Spesialis Kulit dan Kelamin
wallet
Rp. 30.000

ARTIKEL TERKAIT

Obat Osteoporosis Bisa Mencegah Kanker, Benarkah?

Info Sehat
28 Jan

Amankah Konsumsi Minyak Hati Hiu?

Info Sehat
22 Jan

Daftar Virus yang Meningkatkan Risiko Kanker

Info Sehat
16 Jan

Kurangi Risiko Kanker Prostat dengan Minum Kopi

Info Sehat
13 Jan

Mengenal Manfaat dan Prosedur Skrining Kanker Mulut

Info Sehat
01 Jan

REAKSI ANDA

4 KOMENTAR

Avatar
Sumaryono Sumaryono
2 Tahun Lalu

ll

Avatar
Safitri Fitri
3 Tahun Lalu

apakah ini kanker dok

Avatar
Safitri Fitri
3 Tahun Lalu

sy berusia 48 thn dan belum menopause tapi kenapa dok klw berhubungan intim selalu sakit

Avatar
Mutia Prima
3 Tahun Lalu

jdi takut sendiri y .semoga kita semua d jauh dri pnyakit seperti itu

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat