5 Jenis Obat yang Perlu Dibawa Saat KKN

Oleh Krishna Mahendra Sudarmo pada 03 Sep 2019, 17:00 WIB
Program KKN umumnya dijalankan dalam durasi cukup lama. Oleh sebab itu, membawa obat-obatan saat KKN sangat penting untuk berjaga-jaga.
5 Jenis Obat yang Perlu Dibawa Saat KKN (Manunggal/UNDIP)

Klikdokter.com, Jakarta Apa saja sih yang perlu disiapkan sebelum berangkat KKN? Periksa kembali daftar yang sudah Anda buat. Sudahkah obat-obatan masuk ke dalam daftar yang harus dibawa? Jika belum ada dalam daftar tersebut, segera masukkan. Karena membawa obat saat KKN bisa sangat membantu Anda selama menjalani program kegiatan tersebut.

Kuliah Kerja Nyata atau KKN merupakan salah satu kegiatan mahasiswa yang dimaksudkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan KKN biasanya dilakukan di daerah setingkat desa, dengan durasi satu sampai dua bulan.

Dengan lingkungan lokasi KKN yang baru sekaligus asing bagi Anda dan durasi tinggal yang cukup lama, maka sebelum berangkat, Anda perlu mempersiapkan diri. Hal yang harus dilakukan termasuk menyiapkan perbekalan yang bisa menjaga tubuh Anda tetap sehat dan fit sekaligus membawa obat-obatan yang mungkin diperlukan.

Lakukan pencegahan dan antisipasi sejak awal

Ada banyak hal menarik yang bisa dikerjakan saat mengikuti KKN. Meski demikian, kondisi buruk pun bisa menimpa jika Anda tidak mempersiapkannya dengan baik. Bahkan seperti halnya kisah horror yang sedang viral tentang “KKN di Desa Penari”, Anda juga bisa mengalami kisah horor tersendiri jika kondisi kesehatan Anda sampai memburuk selama di lokasi.

Oleh sebab itu, dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter menyarankan, hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum berangkat adalah mencari tahu apakah lokasi KKN tersebut merupakan daerah yang memiliki wabah penyakit seperti malaria atau filariasis (kaki gajah).

"Jika lokasi KKN Anda ternyata merupakan daerah yang memiliki wabah penyakit tertentu, maka sebagai tindakan pencegahan, sebelum berangkat, Anda bisa meminta obat profilaksis ke Puskesmas di dekat tempat tinggal Anda. Obat jenis ini akan dapat melindungi tubuh Anda dari infeksi virus atau bakteri," jelas dr. Sepriani.

Saran dr. Sepriani ini jelas penting sebagai langkah awal untuk melakukan tindak pencegahan dan antisipasi. Dengan demikian saat menjalani program KKN, kesehatan Anda bisa selalu terlindungi.

1 of 2

Obat yang perlu dibawa saat KKN

Selain itu, dr. Sepriani juga menyarankan Anda untuk membawa obat-obatan yang bisa digunakan sebagai tindakan pertolongan pertama jika ada teman yang sakit - atau  mungkin jika Anda sendiri yang sakit.

Beberapa obat yang perlu Anda bawa antara lain sebagai berikut:

1. Obat alergi

Jika Anda memiliki alergi, maka hal pertama dan paling penting yang tidak boleh sampai terlewat adalah obat alergi. Anda bisa membawa obat alergi golongan steroid atau antihistamin yang bisa mengatasi berbagai macam alergi.

2. Obat demam dan nyeri

Sebagai respons adanya mikroorganisme yang masuk ke tubuh, demam merupakan gejala yang sangat dasar pada tubuh manusia. Selalu ada kemungkinan Anda akan mengalami demam saat KKN.

Oleh sebab itu, obat penurun panas seperti parasetamol sangat penting untuk Anda bawa. Sebab, tingginya suhu tubuh merupakan salah satu gejala demam yang paling umum. Selain itu, parasetamol juga bisa digunakan untuk mengatasi sakit kepala dan nyeri sendi.

3. Obat flu

Selama proses KKN, Anda akan memiliki jadwal yang cukup padat dan menguras fisik. Dalam kondisi seperti ini daya tahan tubuh Anda bisa menurun. Akibatnya flu pun akan lebih mudah menyerang.

Umumnya, obat flu sudah dikombinasikan dengan obat pereda demam. Namun, obat flu biasanya dapat menyebabkan kantuk, sehingga Anda harus memperhatikan kapan waktu yang paling tepat untuk mengonsumsinya.

4. Obat diare

Saat berada di lokasi yang masih asing, maka makanan yang tersedia di sana pun belum tentu cocok untuk Anda, termasuk dari sisi kehigienisannya. Untuk berjaga-jaga jika saluran pencernaan terganggu, Anda harus selalu menyiapkan obat diare.

5. Obat lambung

Jadwal KKN yang cukup padat juga berpotensi membuat jam makan Anda menjadi tidak teratur. Apalagi jika lokasi KKN Anda berada di desa yang cukup sepi, sehingga tidak ada banyak penjual makanan.

Hal tersebut tentu berisiko menimbulkan masalah pada lambung, terutama jika Anda juga memiliki riwayat penyakit mag. Maka dari itu, siapkan selalu obat lambung, baik dalam bentuk cair maupun tablet.

Jangan lupa juga bawa peralatan P3K

Selama proses KKN, hal-hal tak terduga juga bisa terjadi kapan saja. Sebagai langkah antisipasi dan tindakan pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan, dr. Sepriani juga sangat menyarankan Anda untuk membawa peralatan P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan).

Beberapa peralatan P3K yang perlu Anda bawa, antara lain:

  • Plester
  • Povidone iodine untuk desinfektan
  • Alkohol 70 persen
  • Kapas bersih
  • Pembalut segitiga (mitela)
  • Perban gulung
  • Kasa steril
  • Perban elastis
  • Gunting
  • Termometer
  • Sarung tangan steril
  • Cotton bud.

Selain peralatan-peralatan di atas, dr. Sepri juga menyebut normal saline sebagai salah satu benda yang wajib Anda bawa.

"Normal saline umumnya digunakan sebagai cairan infus. Namun, karena normal saline hampir sama persis dengan cairan tubuh, maka sangat bagus untuk mencuci luka sebelum diberikan desinfektan. Dengan begitu, luka tidak akan menyebabkan infeksi dan bekasnya akan lebih mudah hilang," katanya.

Selama semuanya telah dipersiapkan dengan matang, termasuk obat-obatan dan peralatan P3K, maka proses KKN Anda tidak akan menjadi “horor” akibat kesehatan yang menurun. Jika KKN berjalan lancar, maka masyarakat setempat pun akan bisa merasakan manfaat dari kedatangan Anda dan teman-teman.

[RVS]

Lanjutkan Membaca ↓