Waspadai 5 Penyakit yang Sering Menyerang Mahasiswa KKN

Oleh Ayu Maharani pada 04 Sep 2019, 12:30 WIB
Jangan cuma heboh soal KKN di Desa Penari! Pahami juga penyakit yang sering menyerang mahasiswa KKN bila tinggal dan mengabdi di pelosok.
Waspadai 5 Penyakit yang Sering Menyerang Mahasiswa KKN (Foto: UNDIP)

Klikdokter.com, Jakarta Sudah beberapa minggu ini warganet dihebohkan cerita horor tentang mahasiswa KKN di Desa Penari. Ada yang bilang bahwa itu fiktif belaka, tapi tak sedikit juga yang percaya dan merasa terbenam di dalam cerita. Di luar nyata atau fiktif cerita itu, ara mahasiswa lain yang akan KKN (Kuliah Kerja Nyata) seharusnya perlu waspada terhadap penyakit yang sering menyerang di lokasi.

Menjalankan program pengabdian masyarakat seperti KKN, khususnya di pedalaman, tentu bukan perkara mudah. Tak cuma masalah adaptasi dengan lingkungan yang sangat berbeda, kelelahan saat bertugas pun bisa bikin daya tahan tubuh menurun. Alhasil, risiko terserang penyakit juga tinggi.

Hal itu dibenarkan oleh dr. Devia Irine Putri dari KlikDokter. Ia berkata bahwa setidaknya ada lima penyakit yang rentan menyerang mahasiswa KKN, yaitu: 

  1. Infeksi saluran pencernaan

Penyakit pertama yang mengintai mahasiswa KKN adalah infeksi saluran pencernaan. Beberapa gejala yang terjadi akibat penyakit ini, antara lain: diare, mual muntah, hingga demam tifoid atau tipes. 

Infeksi saluran pencernaan umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri yang ditularkan melalui makanan tidak higienis, sumber air tidak bersih, proses masak yang kurang tepat, dan jarang mencuci tangan. 

Sangat dipahami pada mahasiswa KKN bahwa aspek kebersihan menjadi hal yang dikesampingkan karena sibuk atau menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar. Ditambah lagi, suguhan makanan dari warga setempat yang belum tentu sesuai dengan kondisi perut tetapi tak enak bila ditolak. 

Untuk berjaga-jaga dan menurunkan risiko terjadinya penyakit ini, mahasiswa KKN dianjurkan untuk selalu membawa tisu basah, tisu kering, serta hand sanitizer ke mana pun pergi. Lalu, bawa juga obat sakit perut dan minuman probiotik agar keseimbangan bakteri baik di dalam perut tetap terjaga dengan baik. 

1 of 2

Selanjutnya

  1. Asma

Hati-hati bila Anda adalah seorang mahasiswa KKN yang juga mengidap asma. Sebab, lokasi KKN biasanya berada di daerah dingin, sehingga gejala asma bisa terpicu untuk kambuh. Oleh sebab itu, dr. Devia mengingatkan mahasiswa yang menderita asma untuk selalu mengenakan pakaian hangat dan membawa obat-obatan yang diperlukan. 

Hati-hati juga dengan risiko kelelahan. Kombinasi antara kelelahan dan suhu udara yang dingin bisa membuat gejala asma lebih mudah kambuh dan bikin kondisi tubuh sangat drop. Karena itu, semisal sedang tidak ada agenda yang terlalu penting saat bertugas di sana, lebih baik istirahatkan tubuh agar energi tidak terbuang sia-sia. 

  1. Penyakit kulit

Penyakit kulit tak cuma terjadi karena sumber air yang tidak bersih. Kondisi ini juga bisa ditularkan melalui alas tidur yang digunakan secara bergantian atau tidak terjaga kebersihannya. Kutu skabies sering ditularkan lewat cara itu,” jelas dr. Devia. 

Untuk menurunkan risiko terjadinya kondisi tersebut, Anda bisa membawa seprai atau sarung bantal sendiri. Lalu, rajin-rajinlah membersihkannya, menepuk-nepuk, dan menjemur kasur di bawah sinar matahari. 

Bawalah juga cairan atau sabun antiseptik agar kulit senantiasa terlindungi. Setelah mandi dengan sabun antiseptik, jangan lupa gunakan losion pelembap agar kulit tidak terlalu kering.

  1. Infeksi virus

Untuk infeksi virus, yang paling terjadi adalah influenza, terutama jika tubuh kelelahan dan daya tahan tubuh menurun. 

“Cara mengakalinya mudah. Pakai masker, cukupi waktu istirahat, dan konsumsi makanan atau suplemen vitamin C sesuai dosis. Jangan lupa juga untuk sering mencuci tangan sebelum makan dan sesudah beraktivitas,” tutur dr. Devia. 

  1. Keseleo dan patah tulang

Jika tugas KKN yang dilakukan cukup sulit dan ditambah dengan medan yang “menantang”, maka risiko untuk mengalami cedera seperti keseleo juga akan tinggi. Jika terpeleset atau terjatuh dari tempat yang tinggi, patah tulang juga sangat mungkin terjadi.

Oleh sebab itu, pakailah alas kaki yang sesuai dengan medan yang hendak digeluti dan tetap waspada dengan segala kemungkinan yang ada. Bawa serta gel pereda nyeri untuk meredakan nyeri akibat keseleo. Hindari mengurut bagian yang patah dan lebih baik segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis yang lebih tepat. 

Pada dasarnya, semua penyakit yang rentan menyerang mahasiswa KKN bisa dicegah bila sedari awal Anda menjaga daya tahan tubuh, menjaga kebersihan diri, serta berhati-hati saat melakukan tugas. Akan lebih baik juga jika sebelum datang ke lokasi KKN Anda punya pengetahuan tentang rumah sakit atau pusat kesehatan yang paling dekat dengan lokasi bertugas. Jadi, jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diharapkan terkait kesehatan, penanganan paling baik bisa segera didapatkan.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓