4 Nutrisi Paling Penting untuk Anak Generasi Platinum

Oleh Tamara Anastasia pada 04 Sep 2019, 14:40 WIB
Penuhi empat nutrisi ini agar si Kecil tumbuh menjadi anak generasi platinum!
4 Nutrisi Paling Penting untuk Anak Generasi Platinum (MOKRIETSOV-ARTEM/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang tua pasti berlomba-lomba untuk senantiasa memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Selain sebagai syarat tumbuh kembang yang optimal, tindakan tersebut juga dilakukan untuk membuat si Kecil siap menjadi anak generasi platinum.

Generasi platinum adalah sebutan bagi anak yang lahir pada awal abad ke-21, tepatnya sejak tahun 2000. Generasi ini hadir di saat teknologi sudah cukup maju, sehingga mereka mampu mengakses dan memanfaatkan ragam informasi. Ini memungkinkan anak untuk bisa lebih mengembangkan diri dan menjadi individu dengan kualitas dan produktivitas yang lebih baik.

Salah satu faktor penunjang yang wajib dipenuhi untuk membentuk pribadi anak generasi platinum adalah nutrisi. Praktisi kesehatan, dr. Muliaman Mansyur menjelaskan bahwa ada empat nutrisi penting yang mesti dipenuhi. Nutrisi-nutrisi ini dipercaya mampu menjadi bekal bagi anak generasi platinum untuk meningkatkan kesehatan, serta kecerdasan intelektual, emosi dan spiritual di masa depan. 

Nutrisi untuk anak generasi platinum

Untuk mencapai kesehatan dan kecerdasan maksimal, banyak hal yang perlu disiapkan. Termasuk, stimulasi, pola asuh, dan perawatan kesehatan yang baik, serta nutrisi. Nah, untuk nutrisi, ada empat komponen utama yang harus diperhatikan.

1. Nutrisi untuk otak (brain care)

Dikatakan dr. Muliaman, yang pertama wajib dipenuhi adalah nutrisi untuk perkembangan otak (brain care).

“Ini adalah nutrisi yang memegang peranan penting untuk pembentukan dan koneksi sel saraf otak. Ada dua jenis nutrisi yang diperlukan oleh otak yakni, makro dan mikro,” ujar dr. Muliaman. 

Sesuai namanya, nutrisi makro dibutuhkan dalam jumlah yang lebih besar. Beberapa yang termasuk dalam nutrisi makro, misalnya karbohidrat, lemak dan protein. Sedangkan, nutrisi mikro dibutuhkan lebih kecil. Beberapa yang termasuk nutrisi mikro, yaitu laktosa, asam lemak esensial AA/DHA, omega-3, omega-6 dan whey protein alfa laktalbumin.

“Nutrisi mikro lain yang dibutuhkan adalah flat, kolin dan zat besi,” jelas dr. Muliaman.

2. Nutrisi untuk daya tahan tubuh (body defense)

“Nutrisi body defense berfungsi untuk mencegah agar anak tidak mudah sakit. Nutrisi yang dibutuhkan adalah semua komponen yang ada di ASI, seperti protein immunoglobulin, laktoferin, nukleotida dan bifidus factor,” ujar dr Muliaman.

Apa yang dikatakan dr. Muliaman menjadi landasan mengapa setiap ibu dianjurkan untuk memberikan ASI pada si Kecil sejak dilahirkan ke dunia. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga mewajibkan agar bayi disusui dengan ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama dan dilanjutkan dengan memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) setelah bayi berusia di atas enam bulan. 

3. Nutrisi untuk pertumbuhan tubuh (body growth)

Nutrisi yang satu ini berperan untuk pertumbuhan semua organ penting pada tubuh, termasuk untuk tinggi badan dan berat badan. Nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan meliputi karbohidrat, lemak esensial, protein yang berkualitas seperti alfa laktalbumin, kalsium, fosfat, dan vitamin D. 

4. Nutrisi untuk saluran cerna

“Nutrisi ini penting untuk menjaga semua makanan dan minuman yang dikonsumsi dapat diserap dengan baik. Nutrisi ini juga turut melindungi anak dari bakteri jahat supaya tidak berkembang di saluran cerna dan menyebabkan penyakit,” tambah dr. Muliaman.

Untuk memenuhi nutrisi yang satu ini, anak perlu diberi asupan prebiotik (FOS-GGOS-insulin-laktulosa) dan probiotik bifidobakterium yang memang lebih dominan untuk menjaga kesehatan usus. 

Agar tumbuh kembang anak generasi platinum berjalan dengan optimal, pastikan keempat nutrisi saling mendukung satu sama lain. Tentunya, peran nutrisi-nutrisi tersebut akan lebih optimal jika dibarengi dengan penerapan gaya hidup sehat, stimulasi yang baik dari orang tua, dan menjaga lingkungan keluarga atau sekolah tetap sehat. 

(NB/ RVS)