Mengintip Efektivitas Diet Ayurveda untuk Bikin Badan Langsing

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 08 Sep 2019, 09:00 WIB
Diet Ayurveda yang tengah jadi bahan perbincangan di kalangan pelaku diet ini dipercaya dapat membuat tubuh langsing. Benarkah?
Mengintip Efektivitas Diet Ayurveda untuk Bikin Badan Langsing (EpicStockMedia/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Apa itu diet Ayurveda? Sebagian dari Anda pasti terbesit pertanyaan tersebut ketika membaca judul tulisan ini. Ya, seiring dengan perkembangan media sosial, memang banyak sekali jenis diet yang terekspos dari berbagai negara atau suku bangsa tertentu. Karena memang pola makan sangat melekat dengan kebudayaan dan kondisi lingkungan penduduk tertentu, termasuk diet Ayurveda.

Diet Ayurveda merupakan jenis diet yang berasa dari India. Ayurveda sendiri sebenarnya merupakan pengobatan tradisional India. Dalam diet Ayurveda, tubuh manusia dibagi menjadi tiga tipe sesuai dengan jenis metabolismenya, yaitu Vata (katabolik), Kapha (anabolik), dan Pitta (metabolik).

Diet ini menganut paham bahwa sebenarnya seseorang terlahir dengan jenis tubuh tertentu dan pola diet seseorang harus didasarkan pada jenis tubuh tersebut.

Seiring dengan perjalanan hidup, jenis tubuh seseorang dapat berubah akibat ketidakseimbangan yang disebabkan oleh stres, pola makan yang salah, dan gaya hidup yang salah.

Kenali diet Ayurveda

Tujuan diet Ayurveda adalah mengembalikan atau menjaga tipe tubuh sesuai dengan bawaan sejak awal, agar tubuh tetap sehat. Nah, untuk itu, sebelum Anda memulai diet ini, sebaiknya cari tahu dulu tipe tubuh Anda dengan berkonsultasi dengan ahli diet Ayurveda.

Pola diet yang diterapkan pada diet Ayurveda ini antara lain:

1. Makan sesuai jenis tubuh

Setelah Anda mengetahui jenis tubuh, maka Anda perlu memilih jenis makanan yang sesuai dengan elemen tubuh Anda untuk menjaga keseimbangannya.

2. Makan dalam keadaan santai

Makan harus dilakukan dalam keadaan santai tanpa distraksi seperti komputer, hp, dan hal-hal yang dapat mendistraksi Anda. Dengan demikian, tubuh akan lebih fokus untuk mengalirkan darah ke perut agar proses pencernaan pun lebih lancar.

3. Mengatur jarak makan dengan baik

Jarak antara satu waktu makan dengan waktu makan berikutnya harus diatur dengan baik agar tubuh memiliki kesempatan untuk mencerna makanan dengan baik dan menghindari gejala saluran cerna seperti gas, mual, nyeri dada, atau nyeri perut.

4. Menghindari konsumsi makanan kecil di antara waktu makan

Menurut kepercayaan para penganut diet Ayurveda, camilan di antara waktu makan dapat mengganggu proses pencernaan, serta menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

5. Lebih sering memasak sendiri daripada makan di luar

Dengan memasak sendiri, Anda tahu persis apa yang Anda makan, serta Anda dapat mengatur jumlah gula, garam, dan lemak yang Anda makan.

6. Menghindari makanan pabrikan dan makanan yang sudah diproses

Penganut diet Ayurveda lebih sering memakan jenis makanan alami dibandingkan makanan olahan pabrik atau makanan yang sudah diproses.

7. Mengurangi makanan berbasis hewan

Makanan yang berasal dari tumbuhan lebih dipilih daripada makanan yang berasal dari hewan. Namun demikian, bukan berarti makanan yang berasal dari hewan tidak boleh dikonsumsi, misalnya pada kondisi penyembuhan penyakit, sumber makanan hewani lebih banyak dikonsumsi dari biasanya.

8. Memilih makanan yang tumbuh di sekitar sesuai musim

Menurut paham diet ini, alam menyediakan jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh pada musim tersebut, sehingga sebaiknya pola makan diet ini mengikuti makanan yang tumbuh di musim tersebut.

9. Menghindari konsumsi air dingin

Air hangat lebih dipilih daripada air dingin agar lebih mudah diserap dan lebih baik dalam membersihkan sistem limfatik dibandingkan air dingin.

Efektivitas diet Ayurveda

Belum banyak studi yang meneliti efektivitas diet Ayurveda terhadap penurunan berat badan. Ada sebuah penelitian dengan jumlah sampel yang sedikit membuktikan bahwa diet Ayurveda ditambah dengan yoga dapat menurunkan berat badan.

Walaupun belum cukup bukti kuat yang menunjukkan efektivitasnya, beberapa poin dari pola diet ini secara general baik untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal-hal seperti menghindari camilan, mengatur jarak makan, menghindari makanan yang sudah diproses, lebih sering mengonsumsi makanan yang dimasak sendiri, serta makan dalam keadaan santai merupakan beberapa poin yang amat baik bagi tubuh.

Kekurangan diet Ayurveda adalah pola diet yang cukup kompleks berdasarkan tipe tubuh sehingga terkadang sulit diaplikasikan.

Nah, kini Anda telah mengenal diet Ayurveda dan efektivitasnya. Bagaimana, tertarik untuk mencobanya? Jangan lupa untuk berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menjalani jenis diet ini, ya!

[NP/ RVS]