Efektifkah Pengaturan Waktu Makan untuk Menurunkan Berat Badan?

Oleh Ayu Maharani pada 08 Sep 2019, 13:00 WIB
Benarkah pengaturan waktu makan – seperti memisahkan konsumsi karbohidrat, protein, dan lemak – bisa menurunkan berat badan?
Efektifkah Pengaturan Waktu Makan untuk Menurunkan Berat Badan? (Baronb/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Para pelaku diet mungkin dapat mempertimbangkan soal pengaturan waktu makan. Pasalnya, pengaturan waktu makan dipercaya dapat menurunkan berat badan secara maksimal.

Memang tidak semua ahli gizi sepakat tentang hal tersebut. Hasil penelitiannya juga memberikan hasil yang beragam. Meski demikian tidak ada salahnya Anda mengenali metode tersebut.

Waktu makan karbohidrat dan protein, olahraga, pembakaran lemak

Dilansir dari Verywell Fit, orang-orang yang mempraktikkan pengaturan waktu makan percaya bahwa mengonsumsi nutrisi spesifik di waktu tertentu, bisa membantu mempromosikan regulasi insulin untuk pembakaran lemak dan pembentukan otot.

Misalnya saja, Anda dapat mengonsumsi makanan ringan yang kaya karbohidrat dan protein tepat sebelum atau setelah berolahraga untuk meningkatkan produksi insulin. Secara teori, dengan meningkatkan kadar insulin, Anda juga meningkatkan pengambilan glukosa untuk membangun atau memelihara jaringan otot. Selain itu, hal ini juga lebih efektif untuk membakar lemak.

Beberapa penelitian memang telah menyarankan soal pengaturan makan, khususnya untuk makronutrien, seperti karbohidrat, protein, dan lemak.

Sayangnya, ada pula penelitian yang tidak menemukan manfaat dari pengaturan waktu makan terhadap penurunan berat badan. Bahkan, protein berkualitas tinggi yang dikonsumsi sebelum dan sesudah latihan justru dianggap tidak aman.

Seperti yang sudah disinggung di atas, pengaturan waktu makan, khususnya bila dikaitkan dengan waktu olahraga, memang masih mengundang pro dan kontra. Sehingga, jika Anda termasuk pelaku diet yang tidak ingin repot dan mudah lupa, sepertinya akan lebih mudah melakukan pengaturan porsi makan ketimbang pengaturan waktu makan.

1 of 2

Pengaturan waktu makan yang dianjurkan dokter

Hingga saat ini, pengaturan gizi seimbang dengan porsi dan jumlah kalori yang pas masih dianggap menjadi metode yang paling tepat untuk menurunkan berat badan.

Akan tetapi, jika Anda ingin tetap mencoba melakukan pengaturan waktu makan agar tubuh menjadi sehat dan berat badan terjaga, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter punya beberapa aturan yang lebih mudah, yaitu:

  • Anda perlu mengetahui frekuensi makan yang sehat dan tentunya sesuai dengan kondisi tubuh terlebih dahulu. Sebab, tiap individu memiliki kondisi kesehatan dan penyesuaian frekuensi serta waktu makan yang berbeda-beda.
  • Waktu yang tepat untuk sarapan adalah setidaknya 1-2 jam sebelum mulai beraktivitas. Sebagai patokan, makan untuk sarapan juga bisa dilakukan dalam kurun waktu 1 jam setelah bangun tidur. Dengan catatan, kisaran waktu bangun tidur sekitar pukul 5-7 pagi.
  • Jika Anda menyelipkan camilan di antara jam makan, baik antara sarapan dan makan siang atau makan siang dan makan malam, maka waktu terbaik untuk makan siang adalah 2-3 jam setelah mengonsumsi camilan tersebut.

Contohnya, jika Anda sarapan jam 7 pagi, maka sebaiknya waktu makan camilan pertama sekitar jam 9-10 pagi atau antara 2-3 jam setelah sarapan. Anda dapat mengonsumsi makan siang sektar 2-3 jam setelah makan camilan tersebut, yang berarti sekitar jam 12-1 siang.

  • Ada yang mengatakan bahwa makan terlalu malam atau di atas pukul 7 malam akan membuat berat badan mudah naik. Namun, prinsip sederhana menentukan kapan sebaiknya makan malam dan apa yang sebaiknya dimakan sebenarnya berhubungan dengan aktivitas dan waktu tidur Anda.

Jadi, waktu terbaik untuk makan malam yang dianjurkan adalah 2-3 jam sebelum waktu tidur dan setidaknya 2-3 jam setelah camilan antara makan siang dan makan malam, jika Anda memang menyisipkan jadwal camilan di antara jam makan utama.

Jika Anda tidur jam 10 malam, sebaiknya makan malam di antara jam 7-8 malam. Tujuannya, agar makanan dapat dicerna dengan baik sebelum tubuh berbaring untuk tidur, sehingga tidak ada sisa makanan yang kembali naik ke kerongkongan.

Menurunkan berat badan dengan melakukan pengaturan waktu makan yang disesuaikan dengan waktu olahraga masih menuai pro dan kontra. Jadi, akan lebih baik bila Anda tetap menerapkan pola makan seimbang dengan jumlah kalori yang pas. Untuk waktunya, Anda bisa menggunakan petunjuk yang telah dipaparkan sesuai anjuran dokter seperti di atas.

[MS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓