Cara Membedakan Diet Plant-Based, Vegetarian, dan Vegan

Oleh dr. Astrid Wulan Kusumoastuti pada 08 Sep 2019, 17:00 WIB
Jenis diet makin beragam saat ini. Yuk ketahui lebih jauh tentang diet plant-based, vegetarian, vegan. Apa perbedaannya ya?
Cara Membedakan Diet Plant-Based, Vegetarian, dan Vegan (Zoom-Team/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa tahun berlakangan, pilihan diet tanpa sumber makanan hewani semakin banyak. Nah, tiga diet nabati yang saat ini cukup digandrungi tersebut adalah diet plant-based, vegetarian, dan vegan. Ketiganya diyakini ampuh dalam memangkas berat badan berlebih dan menjadikan pelaku diet hidup lebih sehat.

Anda tertarik mencobanya? Sebelum memutuskan, yuk cari tahu lebih jauh tentang apa itu diet plant-based, vegetarian, dan vegan, serta perbedaan masing-masing istilah ini.

  • Diet plant-based

Ada berbagai pengertian terkait istilah diet plant-based. Ada sebagian yang mengartikannya sebagai pola makan yang berpusat pada asupan yang bersumber dari nabati, tanpa menutup kemungkinan konsumsi makanan dengan sumber hewani.

Namun, ada juga yang menggunakan istilah ini untuk justru menyebut mereka yang secara eksklusif hanya mengonsumsi makanan yang bersumber dari nabati, dengan sama sekali meninggalkan makanan yang bersumber dari hewani. Misalnya, daging dan produk sampingannya seperti susu, keju, dan telur.

Pengartian istilah yang kedua, mungkin akan terdengar sangat serupa dengan pengertian vegan yang umum diketahui. Namun ternyata, vegan lebih dari sekadar pola makan. Banyak orang menganggap vegan sebagai gaya hidup secara keseluruhan.

  • Vegan

Mereka yang mengklaim sebagai seorang vegan benar-benar membatasi diri dari konsumsi semua makanan yang bersumber dari sumber hewani, termasuk produk sampingannya. Seorang vegan tidak mengonsumsi susu, keju, telur, bahkan gelatin yang mengandung komponen yang berasal dari sumber hewani.

Tidak hanya itu, filosofi gaya hidup vegan, tak hanya berlaku pada konsumsi makanan dan minuman, tapi meluas hingga ke hampir seluruh aspek kehidupan. Seorang vegan lazimnya akan menghindari memakai produk yang melibatkan produk yang berasal dari hwan termasuk pakaian dan kosmetika.

Pernah mendengar tentang kosmetik vegan? Ini dapat berarti dua hal, yaitu kosmetik tersebut tidak melakukan tes pada hewan serta tidak mengandung komponen yang berasal dari hewan. Begitupun pakaian, seperti jaket, mantel, atau aksesori lain yang dibuat dari kulit atau bulu asli akan dihindari oleh pelaku diet vegan.

  • Vegetarian

Vegetarian sebenarnya cukup jelas dan mudah dipahami. Kelompok vegetarian mungkin adalah yang paling umum dikenali di antara dua jenis diet lain yang telah dijelaskan. Pelaku diet vegetarian akan menghindari “daging” secara umum. Daging dalam konteks ini termasuk daging merah yang berasal dari mamalia, daging putih seperti unggas, dan ikan.

Namun, vegetarian biasanya tak membatasi diri untuk tetap mengonsumsi produk sampingan dari hewan, seperti telur atau susu. Ada beberapa istilah turunan dari vegetarian yang kerap digunakan, seperti lacto-vegetarian yang mengonsumsi daging dan susu, ovovegetarian yang menambahkan telur selain daripada konsumsi sayuran, atau pescatarian yang masih mengonsumsi daging ikan selain sayur-sayuran.

Setelah mengetahui perbedaan antara diet plant-based, vegetarian, dan vegan, kini Anda dapat memilih mana pola makan dan gaya hidup yang paling sesuai dengan Anda. Apa pun pilihan diet Anda kelak, selalu perhatikan kecukupan nutrisi yang perlu diisi dengan berbagai komponen gizi. Tetap penuhi kebutuhan karbohidrat, protein, serat, dan lemak serta vitamin dan mineral meski Anda membatasi pola makan. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter gizi terkait pemilihan diet yang paling tepat.

[HNS/ RFVS]