Tingkatkan Kesehatan dengan Mengurangi Sejumlah Kalori Ini

Oleh dr. Astrid Wulan Kusumoastuti pada 09 Sep 2019, 15:20 WIB
Mengurangi sejumlah kalori dari menu makan sehari-hari bisa meningkatkan kesehatan secara signifikan. Bagaimana caranya?
Tingkatkan Kesehatan dengan Mengurangi Sejumlah Kalori Ini (Elnur/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Jika ingin meningkatkan kesehatan tubuh, maka tidak cukup hanya dengan aktivitas fisik secara rutin saja. Anda juga perlu menerapkan pola makan sehat, salah satunya dengan mengurangi asupan kalori dari menu sehari-hari. Akan tetapi, bagaimana caranya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Faktanya, peneliti dari Duke University di North Carolina menyebut bahwa mengurangi asupan kalori dari makanan yang Anda konsumsi dengan kadar tertentu dapat membantu menurunkan risiko gangguan metabolis, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol dan trigliserida tinggi, serta berat badan berlebih.

Dalam studi yang dilakukan selama 2 tahun dan telah diterbitkan di jurnal The Lancet Diabetes and Endocrinology itu, peneliti mendapatkan hasil bahwa kelompok yang memangkas 12 persen total kalori harian, atau sekitar 300 kalori, mengalami penurunan lemak tubuh sekitar 7 kg.

Temuan ini membuat para peneliti yang terlibat berpendapat bahwa memangkas kalori dalam jumlah moderat berpotensi meningkatkan kesehatan tubuh dan kualitas hidup, termasuk membuat umur lebih panjang.

Memilih makanan dengan lebih bijak

Jumlah asupan kalori yang ideal dalam sehari berbeda-beda pada setiap individu. Hal itu bergantung dari usia, jenis kelamin, berat dan tinggi badan, serta aktivitas yang dilakukan.

Namun, menurut U.S. federal dietary guidelines yang dikeluarkan Departemen Kesehatan Amerika Serikat, rata-rata wanita dewasa membutuhkan 1600 hingga 2400 kalori per hari. Sedangkan pada pria dewasa, rata-rata membutuhkan 2000 hingga 3000 kalori per hari.

Bagi Anda yang ingin memangkas 300 kalori per hari, maka Anda mesti benar-benar memperhatikan segala asupan yang dikonsumsi. Anda perlu berpikir dua kali sebelum mengonsumsi kacang, cokelat, keju, pasta, dan roti. Sebab, semuanya mengandung kalori yang cukup tinggi.

Jika makanan-makanan tersebut Anda konsumsi dalam batas yang tidak wajar, bukan tidak mungkin Anda justru akan mengalami kenaikan berat badan yang berujung pada meningkatnya risiko gangguan metabolis.

Selain itu, hindari juga makanan yang mengandung kalori kosong. Makanan jenis ini biasanya memiliki kandungan lemak dan gula yang tinggi, tapi mengandug nutrisi yang sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.

Oleh karena itu, makanan yang mengandung kalori kosong sangat mungkin mengagalkan misi anda untuk memangkas 300 kalori per hari. Contoh makanan-makanan yang dimaksud meliputi donat, kue, es krim, piza, dan sosis.

1 of 2

Deretan makanan rendah kalori

Sebagai gantinya, berikut adalah beberapa makanan rendah kalori yang bisa Anda konsumsi sehari-hari:

1. Ikan

Tingkatkan Kesehatan dengan Mengurangi Sejumlah Kalori Ini (Maria-Uspenskaya/Shutterstock)
Tingkatkan Kesehatan dengan Mengurangi Sejumlah Kalori Ini (Maria-Uspenskaya/Shutterstock)

Selain rendah kalori, ikan kaya akan kandungan protein dan lemak sehat yang baik untuk kesehatan pembuluh darah Anda. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa protein yang berasal dari ikan mampu mengurangi tingkat kelaparan dan menekan nafsu makan. Dengan demikian, Anda jadi bisa merasakan kenyang dengan lebih lama.

Beberapa jenis ikan yang rendah kalori dan bisa Anda jadikan pilihan untuk dikonsumsi sebanyak dua kali dalam seminggu adalah salmon, sarden, kod, dan makarel.

2. Telur

Satu telur berukuran besar mengandung sekitar 72 kalori dan beragam nutrisi yang penting untuk menunjang kesehatan tubuh Anda. Sebuah studi menyatakan bahwa orang-orang yang mengonsumsi satu porsi telur sebagai menu sarapan akan merasa kenyang lebih lama dan lebih mungkin untuk mengurangi asupan kalori sebesar 105 kalori.

Untuk mendapatkan manfaat ini, telur sangat direkomendasikan untuk diolah dengan cara direbus hingga sepenuhnya matang. Hindari mengonsumsi telur yang digoreng menggunakan banyak minyak karena justru dapat meningkatkan jumlah kolesterol yang masuk ke tubuh.

3. Kentang

Kentang tidak selamanya memberikan pengaruh buruk bagi tubuh. Sebab, kentang adalah makanan yang kaya akan vitamin, serat, dan nutrisi penting lain yang dapat menunjang fungsi tubuh Anda.

Selain itu, kentang juga mengandung pati yang rendah kalori dan mampu bekerja sebagai serat larut dalam sistem pencernaan. Oleh sebab itu, kentang juga mampu membuat Anda kenyang lebih lama.

Akan tetapi, ada satu hal yang perlu digarisbawahi. Manfaat tersebut hanya bisa Anda rasakan dengan mengonsumsi kentang rebus, bukan kentang goreng.

Mengurangi sejumlah kalori yang masuk ke tubuh memang terbukti bisa membantu meningkatkan kesehatan. Namun sebelum melakukan hal tersebut, Anda tetap perlu mengonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi. Pasalnya, mengurangi sejumlah kalori secara sembarangan, tanpa memikirkan faktor-faktor lainnya, justru bisa membahayakan kesehatan Anda.

[MS/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓