6 Gejala Tumor di Otak Seperti Dialami Ria Irawan

Oleh Tamara Anastasia pada 10 Sep 2019, 15:10 WIB
Tumor di otak seperti dialami Ria Irawan adalah kondisi berbahaya yang bisa mengancam nyawa. Kenali gejala dan tandanya!
6 Gejala Tumor di Otak Seperti Dialami Ria Irawan (Muhammad-Akrom/KapanLagi)

Klikdokter.com, Jakarta Kanker dianggap sebagai penyakit paling berbahaya, karena bisa membuat tubuh tidak berdaya. Bahkan, meski sempat dinyatakan sembuh oleh dokter, penyakit tersebut masih mungkin menyerang secara diam-diam. Sama halnya seperti Ria Irawan, yang kini dikabarkan mengalami tumor di otak setelah sebelumnya dianggap sembuh dari kanker.

Tumor otak adalah sebuah massa abnormal yang tumbuh di kepala (otak). Kemunculan tumor di otak bisa mengganggu fungsi organ yang ada di kepala, termasuk mampu menyebabkan sulit bicara seperti yang dialami Ria Irawan.

Selain itu, kemunculan tumor di otak juga dihubungkan dengan terjadinya gejala-gejala berikut ini:

1. Sakit Kepala tak kunjung henti 

Menurut dr. Karin Wiradarma dari KlikDokter, sakit kepala berat yang tidak kunjung membaik meski telah minum obat dapat menjadi salah satu tanda dari adanya tumor di otak. Sakit kepala yang seperti ini biasanya terjadi di pagi hari dan membuat penderita kesulitan beraktivitas.

2. Mual dan muntah 

Dikatakan dr. Karin, kemunculan rasa mual dan keinginan untuk muntah yang disertai sakit kepala hebat pada orang-orang tanpa riwayat penyakit infeksi saluran pencernaan, keracunan makanan atau mag dapat menjadi indikasi dari adanya tumor di otak.

1 of 2

Selanjutnya

6 Gejala Tumor di Otak Seperti Dialami Ria Irawan (Kateryna-Kon/Shutterstock)
6 Gejala Tumor di Otak Seperti Dialami Ria Irawan (Kateryna-Kon/Shutterstock)

3. Sulit berkata-kata 

Tanda lain dari tumor otak yang umum adalah kesulitan untuk merangkai kata-kata dalam berbicara. Gejala inilah yang sekarang tengah dialami oleh Ria Irawan. Dirinya mengaku kesulitan untuk berbicara, karena ada penekanan saraf akibat tumor yang tumbuh di otaknya. 

Perlu Anda tahu, otak memiliki dua pusat bicara yang terletak di sisi kiri, yaitu area Wernicke untuk memahami pembicaraan dan area Broca yang berfungsi mengaktifkan otot-otot pencipta suara. Ketika ada tumor di otak, kedua bagian tersebut mengalami gangguan fungsi sehingga menyebabkan kesulitan bicara maupun merangkai kata-kata.

4. Gangguan penglihatan

Penekanan saraf yang terjadi akibat adanya tumor di otak juga bisa menyebabkan gangguan pada fungsi penglihatan. Biasanya, penglihatan yang dialami oleh penderita akan makin kabur, penglihatan ganda, atau kehilangan sebagian besar fungsi penglihatannya.

5. Kejang-kejang 

Berdasarkan penuturan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, kejang adalah gejala tersering nomor dua yang dialami oleh penderita tumor atau kanker otak. 

“Apabila tumor terdapat di bagian depan (frontal), gejala yang timbul adalah kejang tonik-klonik (kelojot). Sementara itu, apabila tumor terletak di bagian belakang (oksipital), gejala yang timbul dapat berupa gangguan penglihatan yang diikuti kejang seluruh tubuh,” ujar dr. Sepriani. 

6. Kesemutan 

Tak hanya kejang, dr. Sepriani juga menuturkan bahwa pasien tumor di otak juga rentan mengalami kesemutan akibat adanya gangguan sensori.

“Gangguan sensori akibat tumor di otak sering membuat pasien merasa kesemutan, seperti ditusuk-tusuk, kebas ataupun baal,” pungkas dr. Sepriani. 

Tumor di otak adalah kondisi berbahaya yang bisa mengancam nyawa penderita. Karenanya, bagi Anda yang merasakan gejala atau keluhan yang mengarah pada kondisi tersebut – seperti yang kini juga dialami aktris Ria Irawan – jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Semakin dini kanker atau tumor otak terdeteksi, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

(NB/ RVS)

Lanjutkan Membaca ↓