Dampak Tas Sekolah Anak yang Terlalu Berat

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc pada 10 Sep 2019, 16:30 WIB
Tas sekolah yang terlalu berat dapat menyebabkan masalah bagi anak. Lakukan cara berikut ini untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi.
Dampak Tas Sekolah Anak yang Terlalu Berat (TheVisualsYouNeed/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini tampaknya beban pelajaran sekolah yang harus ditanggung oleh anak menjadi lebih besar. Buku pelajaran yang dibawa pun makin banyak karena jam sekolah yang lebih panjang. Bahkan sebagian buku yang dibawa juga tebal. Akibatnya, tas sekolah anak menjadi cenderung terlalu berat akibat buku-buku dan peralatan sekolah yang dibawanya.

Para ahli akhirnya mulai memberikan perhatian terhadap dampak kesehatan penggunaan tas sekolah yang berat pada anak, dan terlihat bahwa dampaknya tidak baik. Hal ini memicu sekelompok peneliti di Spanyol yang berupaya mencari tahu berat tas sekolah yang boleh dibawa oleh anak.

Berapa berat tas anak yang ideal?

Penelitian dilakukan di 49 sekolah SD di Spanyol. Setelah dilakukan telaah lebih lanjut, didapatkan bahwa berat tas sekolah yang aman untuk dibawa anak bervariasi, bergantung dari berat badan anak.

Dikatakan bahwa berat maksimal yang tidak akan menimbulkan dampak buruk pada kesehatan adalah sekitar 10 persen dari berat badan anak. Sebagai contoh, jika berat anak Anda 30 kilogram, maka maksimal berat tas sekolah adalah 3 kg.

Namun, dengan semua buku sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh anak, berat bawaan anak ke sekolah sering melebihi 10 persen dari berat badan mereka.

Misalnya, anak yang lebih besar mungkin membawa alat musik atau peralatan olahraga ke sekolah, yang dapat membuat barang-barang yang dibawa menjadi lebih dari 10 persen berat badan mereka.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk menggunakan tas troli dan bukan menggunakan tas ransel dalam hal tersebut.

Di berbagai pelosok dunia, tidak jarang menemukan anak sekolah yang menggunakan tas troli ke sekolah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, sekitar 40 persen anak sekolah di Spanyol menggunakan tas troli.

Namun, untuk penggunaan tas troli pun terdapat batas maksimal berat yang dapat dibawa tanpa menimbulkan dampak buruk pada kesehatan. Berat maksimal tas troli adalah 20 persen dari berat badan anak yang membawa tas tersebut.

Bahaya tas anak terlalu berat

Penggunaan tas sekolah yang terlalu berat dapat menimbulkan beberapa gangguan kesehatan. Gangguan yang paling sering timbul adalah nyeri pada punggung dan leher, atau rasa pegal-pegal pada bahu.

Semua tanda dan gejala tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan rasa lelah yang cukup berat, hingga anak menjadi lebih sering sakit. Dan sebagai akibatnya, anak bisa lebih sering tidak masuk sekolah karena sakit.

Selain itu, gejala nyeri dan pegal-pegal yang dirasakan oleh anak-anak sebenarnya merupakan tanda-tanda awal dari gangguan postur pada anak.

Gangguan postur yang terjadi selama jangka waktu yang cukup panjang dapat menyebabkan gangguan pada pola berjalan dan berdampak pada keseimbangan. Jika sudah terjadi gangguan keseimbangan, anak menjadi lebih mudah jatuh dan mengalami cedera.

Direktur dari Kidcrew Pediatrics yang bernama Dr. Dina Kulik sudah lama menyatakan bahwa tas sekolah yang berat dapat menyebabkan timbulnya nyeri otot pada anak, hingga dapat menimbulkan gangguan postur tubuh dan keseimbangan.

Selain itu, beliau merupakan salah satu pendukung penggunaan tas troli pada anak. Menurut beliau, jika tas tidak digendong, maka keluhan dan gangguan postur pada anak pun tidak akan terjadi.

Namun, beberapa ibu rumah tangga di Spanyol tidak setuju dengan pernyataan ini. Menurut mereka, tas troli sulit digunakan oleh anak-anak, terutama di musim hujan ketika jalanan becek dan kotor.

Selain itu, juga ada penelitian yang menemukan bahwa kasus bullying lebih sering terjadi pada anak-anak yang membawa tas troli.

Tips penggunaan tas untuk anak

Berdasarkan semua data dan opini yang ada, orang tua dapat memilih sendiri tas yang paling sesuai bagi anaknya. Jika tetap menggunakan tas ransel, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko dampak buruk kesehatan karena tas sekolah yang berat.

Pertama, beli tas ransel yang ringan dan pastikan bahwa anak hanya membawa peralatan yang dibutuhkan ke sekolah. Selain itu, pastikan bahwa anak menggunakan kedua tali pegangan pada tas ransel, dan tidak hanya satu saja.

Meski terkesan sepele, tas sekolah anak nyatanya bisa mengganggu tumbuh kembang anak. Jadi, pastikan tas si Kecil tidak terlalu berat, ya.

[NP/ RVS]