Shandy Aulia USG Kehamilan Setiap Minggu, Bahaya atau Tidak, Ya?

Oleh Tamara Anastasia pada 11 Sep 2019, 16:20 WIB
Umumnya, ibu hamil USG kehamilan total tiga kali. Lalu kalau dilakukan setiap minggu seperti artis Shandy Aulia, bahaya atau tidak, ya?
Shandy Aulia USG Kehamilan Setiap Minggu, Bahaya atau Tidak, Ya? (Instagram-shandyaulia/Liputan6)

Klikdokter.com, Jakarta Artis peran Shandy Aulia yang tengah hamil mengaku melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) setiap minggu. Padahal biasanya ibu hamil menjalani USG sekitar tiga kali. Nah, kalau dilihat dari kacamata medis, apa yang dilakukan Shandy ini bahaya atau tidak, sih?

Menurut American Congress of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), wanita setidaknya melakukan USG setidaknya satu kali selama masa kehamilan, umumnya dalam rentang waktu 16-20 minggu.

Bagi ibu hamil, pemeriksaan USG adalah salah satu momen yang paling dinanti, karena bisa mengintip perkembangan janin di dalam kandungan. Mungkin ini alasan mengapa Shandy melakukan setiap minggu.

“Karena kangen aja pingin lihat, karena kan setiap minggu ada perkembangan, jadi pingin tahu setiap minggu perkembangannya seperti apa,” kata Shandy seperti dikutip di Grid.ID.

Atas apa yang dikatakan oleh Shandy tersebut, warganet pun beramai-ramai memberi komentar. Dari yang ikut senang dan mendoakan, mempertanyakan kondisi kehamilan Shandy, bahkan mengkritik. Lantas, bagaimana menurut sudut pandang medis?

Berapa kali USG kehamilan seharusnya dilakukan?

USG adalah salah satu pemeriksaan penunjang radiologi yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menilai struktur organ tubuh. Selain umum digunakan untuk melihat perkembanganjanin, USG juga dilakukan untuk melihat kondisi janin apakah ada cacat bawaan seperti sindrom Down, spina bifida, atau hidrosefalus.

Umumnya, ibu hamil setidaknya melakukan dua kali USG selama hamil. Berdasarkan penjelasan dari dr. Arina Heidyana dari KlikDokter, USG bisa dilakukan pada tiap semester.

  • • Trimester pertama

Pada trimester pertama, biasanya dokter akan meminta Anda untuk datang seminggu sekali untuk mengecek apakah kondisi janin sehat atau tidak. Pasalnya, trimester pertama adalah masa-masa paling rentan bagi janin maupun ibu. Umumnya, USG pada masa ini memang lebih sering dilakukan ketimbang trimester lainnya.

“Pada trimester pertama, melalui USG dokter akan menilai apakah Anda benar-benar hamil atau tidak, menilai letak embrio, mendeteksi denyut jantung bayi, dan mengetahui usia kehamilan,” ujar dr. Arina.

“Pada masa ini, USG yang dilakukan setiap minggu sebetulnya tak ada masalah. Tidak ada radiasi apa pun yang berbahaya untuk janin. Melalui penggunaan frekuensi gelombang suara tinggi, Anda bisa melihat bentuk rahim dengan bentuk janin di dalamnya di monitor,” tambahnya.

  • • Trimester kedua

Memasuki trimester kedua, USG biasanya dilakukan sekali dalam sebulan. Pada trimester ini, biasanya USG dilakukan untuk mengukur lingkar kepala bayi, apakah sudah sesuai dengan usia kehamilan.

Pada masa ini, USG juga diperlukan untuk mendeteksi cacat bawaan dan mengevaluasi pertumbuhan janin. Ibu hamil juga sudah mulai bisa melihat perkembangan struktur janin, seperti tulang belakang, otak, jantung, termasuk jenis kelamin bayi.

  • • Trimester ketiga

Pada trimester ketiga, mungkin pemeriksaan USG perlu dilakukan lebih sering untuk mengetahui kondisi fisik janin yang siap untuk lahir. USG akan mengevaluasi pertumbuhan janin dan menilai lokasi plasenta, apakah menghalangi serviks atau tidak.

Pemeriksaan USG pada trimester ini juga sangat berguna dalam menentukan proses kelahiran secara spontan atau membutuhkan tindakan sesar.

Pemeriksaan USG bisa juga dilakukan lebih sering jika dokter menemukan adanya gangguan kesehatan pada kondisi ibu maupun bayi.

Amankah melakukan USG setiap minggu?

Seperti yang sebelumnya disinggung oleh dr. Arina, USG setiap minggu aman dilakukan asal dijalankan dengan prosedur yang tepat dan aman.

“Beberapa studi memang ada yang mengatakan bahwa USG terlalu sering bisa menimbulkan efek pada tubuh ibu yang membuat janin jadi tidak nyaman. Namun, studi tersebut masih butuh penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang pasti. Asal dilakukan sesuai dengan anjuran dokter dan dijalankan dengan prosedur yang tepat, USG aman dilakukan,” dr. Arina menjawab.

Mau USG cuma tiga kali selama kehamilan, sebulan sekali, atau setiap minggu seperti Shandy Aulia, yang penting ikuti anjuran dokter dan dilakukan berdasarkan alasan medis. Belum ada hasil penelitian pasti yang mengonfirmasi adanya bahaya untuk ibu hamil dan janin akibat USG. Jadi selama dilakukan sesuai aturan, ya aman-aman saja jika Anda ingin menjalaninya setiap minggu. Dan ingat, jaga kesehatan Anda ya, agar janin dalam kandungan pun ikut sehat.

(RN/ RVS)