Payudara Bengkak Saat Menyusui? Ini Solusinya

Oleh dr. Devia Irine Putri pada 12 Sep 2019, 10:00 WIB
Payudara yang bengkak akan menyulitkan ibu saat menyusui. Lalu, apa yang harus dilakukan jika hal ini terjadi? Simak solusinya berikut ini!
Payudara Bengkak Saat Menyusui? Ini Solusinya (Pixel Shot/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Payudara merupakan sumber ASI terbaik yang dimiliki oleh seorang ibu. Tetapi, proses menyusui tak selamanya berjalan mulus. Terkadang saat menyusui muncul keluhan puting lecet bahkan payudara bengkak yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, bahkan rasa nyeri pada payudara.

Munculnya kondisi ini saat proses menyusui dapat memengaruhi tingkat percaya diri ibu karena takut bayi tidak mendapatkan ASI yang cukup.

Penyebab payudara menjadi bengkak

Payudara bengkak pada saat menyusui dapat dialami sewaktu-waktu. Umumnya pembengkakan pada payudara disebabkan oleh tersumbatnya saluran ASI. Saluran ASI dapat tersumbat karena tidak terjadi pengosongan payudara yang baik pada saat proses menyusui.

Pengosongan payudara yang tidak baik dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti kurang baiknya perlekatan bayi dalam menyusui, tidak teraturnya jam menyusui, proses penyapihan atau penghentian ASI pada bayi, ibu sedang sakit, stres atau adanya tekanan psikologi pada ibu.

Selain itu, penggunaan baju atau bra yang terlalu ketat juga dapat menyebabkan tekanan yang berlebihan pada jaringan payudara, yang dapat menyebabkan saluran air susu tersumbat.

Gejala lain yang mungkin timbul

Selain merasakan payudara bengkak di salah satu sisi maupun keduanya, pada saat meraba Anda dapat merasakan adanya beberapa benjolan kecil yang keras dan nyeri. Namun, tidak perlu panik. Karena benjolan kecil ini umumnya merupakan tanda dari saluran ASI yang tersumbat.

Tetapi apabila keadaan payudara bengkak ini dibiarkan dan tidak diatasi dengan baik, maka dapat terjadi infeksi pada saluran ASI atau sering disebut dengan mastitis.

Mastitis muncul dengan gejala demam, nyeri pada seluruh badan, bengkak pada payudara, kemerahan serta teraba hangat di sekitar payudara. Pada kondisi berat, kelenjar getah bening di sekitar ketiak dapat membesar dan bahkan dapat menyebabkan timbul abses atau kantung nanah di dalam jaringan payudara.

1 of 2

Tips mengatasi payudara bengkak

Apabila Anda mengalami kondisi ini, jangan panik. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan payudara bengkak saat menyusui, antara lain :

  1. Gunakan baju atau bra yang nyaman

Hindari menggunakan baju atau bra yang terlalu ketat karena dapat menekan jaringan payudara. Sementara ini, lebih baik menggunakan baju atau bra yang longgar.

  1. Jangan berhenti untuk menyusui bayi

Berhenti menyusui bayi justru membuat keadaan lebih buruk. Meski terasa tidak nyaman, Anda tetap harus menyusui bayi sesuai dengan jadwal, setidaknya setiap 3-4 jam sekali. Hal ini akan membantu membuka saluran ASI yang tersumbat.

Mulailah menyusui pada payudara yang sakit atau yang bengkak. Karena isapan bayi yang pertama kali pada payudara akan lebih kuat, sehingga kemungkinan besar dapat membuka saluran ASI yang tersumbat.

  1. Perhatikan posisi menyusui Anda

Pada keadaan ini, posisi menyusui perlu Anda perhatikan. Tak jarang Anda harus melakukan posisi layaknya akrobat saat menyusui.

Salah satu posisi yang diyakini dapat membantu melancarkan aliran ASI yang tersumbat adalah dengan memposisikan dagu bayi ke arah yang sakit dan membiarkan bayi melakukan perlekatan untuk menyusui. Selain itu, Anda juga dapat mencoba posisi menyusui lainnya seperti posisi cradle atau football hold.

  1. Pompa atau perah ASI jika diperlukan

Apabila si Kecil hanya ingin minum ASI dalam waktu yang sebentar saja sedangkan produksi ASI memang berlimpah, Anda masih tetap bisa melakukan pengosongan payudara dengan menggunakan pompa atau memerah ASI dengan tangan

Baik menggunakan pompa atau memerah secara manual dapat membantu melancarkan saluran yang tersumbat.

  1. Pijat payudara

Pemijatan payudara dapat dilakukan untuk membantu melancarkan saluran yang tersumbat. Lakukan pijat payudara dengan lembut, sebelum dan selama proses menyusui berlangsung.

Anda dapat memijat payudara yang bengkak dengan gerakan memutar di bagian payudara yang sakit menggunakan jari-jari tangan. Jika diperlukan, gunakan juga minyak khusus untuk payudara seperti minyak zaitun untuk mempermudah gerakan pijatan.

  1. Kompres dan mandi air hangat

Selain membantu membuka saluran ASI, air hangat juga dapat membantu mengurangi bengkak dan rasa yang tidak nyaman pada payudara. Hindari menggunakan air yang bersuhu terlalu panas karena dapat membuat kulit sekitar payudara menjadi iritasi atau melepuh.

Anda dapat mengompres payudara yang sakit selama 10-15 menit dengan menggunakan handuk kecil.

  1. Melengkapi kebutuhan nutrisi dan istirahat

Selain melakukan cara-cara tersebut, jangan melupakan juga waktu beristirahat dan tetap memenuhi kecukupan gizi Anda sehari-hari. Usahakan pula untuk mengonsumsi air putih setidaknya 10 gelas dalam sehari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

  1. Konsumsi obat

Obat antinyeri seperti parasetamol maupun ibuprofen umumnya dapat dikonsumsi oleh ibu menyusui. Tetapi, apabila keluhan tidak berkurang akan lebih baik jika Anda memeriksakan diri ke dokter.

Payudara yang bengkak tentu sangat mengganggu proses menyusui. Oleh sebab itu, jika kondisi ini terjadi, lakukan pengosongan payudara secara rutin agar saluran air susu kembali terbuka. Jika keluhan payudara bengkak tidak membaik dan berubah menjadi mastitis, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan terapi yang sesuai.

[NP/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓