Irish Bella Pendarahan dan Kontraksi Saat Hamil, Kenali Sebabnya

Pesinetron Irish Bella mengungkapkan, dirinya mengalami pendarahan dan kontraksi saat hamil. Kenali penyebab kondisi ini dan cegah sejak dini.
Irish Bella Pendarahan dan Kontraksi Saat Hamil, Kenali Sebabnya (Foto: @_irishbella_/Instagram)

Klikdokter.com, Jakarta Menginjak usia kehamilan 24 minggu, artis sinetron Irish Bella (23) harus dirawat di rumah sakit setelah mengalami pendarahan dan kontraksi. Hal ini diungkapkan Irish lewat unggahan media sosial pribadinya.Kira-kira apa ya penyebab pendarahan dan kontraksi saat hamil seperti yang dialami istri aktor Ammar Zoni tersebut?

Dijelaskan oleh dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, pendarahan yang dialami oleh ibu hamil memang tidak boleh dianggap remeh. Meski pendarahan bisa menjadi sesuatu yang normal, tetapi kemunculannya tetap perlu diwaspadai.

Baca Juga

“Pada awal-awal kehamilan, pendarahan memang wajar terjadi karena adanya perlekatan janin ke dinding rahim. Biasanya, pendarahan yang seperti ini tidak menimbulkan rasa sakit atau nyeri dan terjadi sekitar minggu kelima kehamilan,” dr. Dyan menjelaskan. 

Selain itu, pendarahan pada trimester pertama juga bisa disebabkan karena adanya aktivitas seksual, perubahan di leher rahim (serviks), dan infeksi pada vagina.

Oleh karena itu, jangan lansung panik ketika mengalami pendarahan pada trimester pertama. Segera konsultasikan dengan dokter kandungan agar bisa ditangani dengan tepat.

Pendarahan yang Perlu Diwaspadai 

Meski belum diketahui pasti apa penyebab pendarahan dan kontraksi yang dialami aktris sinetron “Cinta Suci” tersebut, tetapi dr. Dyan Mega menyebut ada beberapa faktor penyebab saat kehamilan sudah masuk trimester kedua.

  1. Gangguan pada letak plasenta 

Pendarahan yang terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu sering diakibatkan letak plasenta yang salah. Pada beberapa kondisi, plasenta sering kali melekat pada bagian bawah rahim, mendekat ke arah leher rahim.

Letak plasenta yang salah tersebut bisa menyebabkan ibu hamil mudah mengalami pendarahan, dengan intensitas sedang hingga cukup berat. Pendarahan pun cenderung tidak menimbulkan rasa sakit, dan darah yang keluar berwarna merah segar.

  1. Risiko kehamilan bayi kembar

“Irish Bella, kan, mengandung bayi kembar, jadi risiko pendarahan juga semakin tinggi. Bukan hanya kebutuhan sehari-hari saja yang makin meningkat, tetapi risiko-risiko kehamilan juga ikut meningkat ketika ibu hamil bayi kembar, ” kata dr. Dyan ketika ditanya.

Meski risiko yang dimiliki ibu hamil kembar lebih tinggi dari ibu hamil anak tunggal, tak perlu khawatir atau takut berlebihan. Selama menerapkan gaya hidup sehat dan mematuhi semua anjuran dari dokter, hamil kembar bisa berjalan lancar hingga melahirkan bayi-bayi sehat.

  1. Solusio plasenta (lepasnya plasenta)

Pada kondisi ini, plasenta yang seharusnya menempel di dinding rahim mengalami pelepasan atau robek sebelum waktunya bayi dilahirkan. Menurut dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter,  ibu hamil kembar memiliki risiko tinggi mengalami kondisi ini. Penting untuk diingat, solusio plasenta adalah kondisi gawat darurat dan mengancam nyawa, sehingga harus secepatnya ditangani.

Pada kondisi ini, biasanya ibu hamil akan mengalami pendarahan dalam jumlah yang sedang hingga banyak, berwarna merah gelap, perut terasa tegang (seperti kontraksi), dan sangat nyeri. 

  1. Keguguran 

Pendarahan yang diakibatkan karena keguguran biasanya terjadi pada trimester awal, yaitu usia kehamilan di bawah 20 minggu. Meski demikian, tak menutup kemungkinan keguguran juga bisa terjadi pada trimester kedua maupun ketiga.

Apabila keguguran adalah penyebabnya, ibu hamil akan merasakan nyeri yang luar biasa di perut bagian bawah, darah yang keluar berbentuk gumpalan yang diduga adalah janin (jika usia kehamilan di bawah 20 minggu), tak lagi merasakan gerakan janin di perut, tidak mual, tidak muntah, dan tidak terasa begah.

Jika ibu hamil mengalami gejala-gejala di atas, segera cari bantuan medis atau pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri. Semakin cepat dideteksi, maka makin cepat juga ibu hamil menerima pertolongan.

Perdarahan dan kontraksi saat hamil seperti yang dialami artis sinetron Irish Bella bisa merupakan hal yang normal, tetapi bisa juga sebuah kondisi serius, bahkan gawat darurat. Karenanya, jangan menyepelekan pendarahan apa pun yang terjadi selama kehamilan. Jika terjadi, sebaiknya segera periksakan kehamilan Anda ke dokter.

(RN/ RVS)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Intrauterine Fetal Death Bahayanya Sama Seperti Keguguran, lho!

Info Sehat
22 Agt

Perdarahan Saat Hamil, Ini Beda yang Normal dan Berbahaya

Info Sehat
15 Agt

4 Fase Persalinan Normal yang Perlu Ibu Tahu

Info Sehat
13 Agt

Hasil Tes Positif tapi Tidak Hamil, Kok Bisa?

Info Sehat
23 Jul

Berapa Lama Boleh Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Info Sehat
17 Jul

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk