Ketahui Penyebab Umum Keguguran pada Ibu Hamil - Info Sehat Klikdokter.com
search

Ketahui Penyebab Umum Keguguran pada Ibu Hamil

Bumil harus tahu, ada berbagai penyebab keguguran yang sering terjadi. Apa saja yang bisa menyebabkan keguguran? Simak lengkapnya di sini.
Ketahui Penyebab Umum Keguguran pada Ibu Hamil

Banyak hal yang dapat menjadi penyebab keguguran yang terkadang tidak disadari ibu hamil. Contohnya mulai dari kondisi janin, riwayat kesehatan ibu, hingga gaya hidup ibu. 

Keguguran merupakan kondisi ketika kehamilan terhenti, sehingga janin keluar sebelum usianya mencapai 20 minggu. Biasanya keguguran lebih sering terjadi antara minggu ke-4 sampai ke-12 (trimester pertama).

Masa tersebut sangatlah rentan bagi seorang ibu hamil. Faktanya, lebih dari 80 persen keguguran terjadi dalam tiga bulan pertama kehamilan. Keguguran lebih kecil kemungkinannya setelah usia kehamilan 20 minggu.

Untuk menghindari hal itu, ketahui beberapa penyebab gugurnya kandungan di antaranya:

Artikel Lainnya: Ini yang Harus Dilakukan Setelah Ibu Mengalami Keguguran

1 dari 5

1. Faktor Genetik

Keguguran karena Faktor Genetik
loading

Hal yang menyebabkan keguguran sendiri sebenarnya masih belum diketahui pasti. Namun, para ahli sepakat faktor genetik bisa menjadi penyebab keguguran pada ibu hamil.  

Sekitar 2-4 persen kasus keguguran berkaitan dengan faktor genetik. Karena itu, penting untuk melakukan tes genetik sebelum merencanakan kehamilan. 

Dalam keadaan normal, setiap manusia memiliki 46 kromosom atau 23 pasang. Jika jumlahnya kurang atau lebih dari 23 pasang, dapat meningkatkan risiko keguguran karena janin tidak dapat berkembang dengan normal.

2. Infeksi 

Ketika hamil, ada beberapa infeksi yang rentan menyerang, yakni TORCH (toksoplasmosis, infeksi lain, rubella, cytomegalovirus, dan herpes simplex) dan coxsackievirus.

Kelima infeksi tersebut berhubungan erat dengan peningkatan risiko keguguran. Hal ini terutama pada ibu hamil yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah. 

3. Adanya Gangguan Plasenta 

Penyebab keguguran  selanjutnya adalah gangguan plasenta. Plasenta merupakan sebuah bagian yang paling penting ketika kehamilan terjadi.

Pasalnya, organ ini menghubungkan janin yang sedang berkembang dengan dinding rahim. Plasenta adalah organ yang dibentuk dari jaringan pembuluh darah. 

Dengan demikian, janin dapat menerima nutrisi dan pertukaran gas melalui asupan darah ibu.

Jika ada masalah atau kelainan pada plasenta, maka bayi tidak akan mendapatkan cukup nutrisi. Akibatnya perkembangan bayi jadi melemah dan akhirnya meninggal di dalam kandungan.

Artikel Lainnya: Kehamilan Pertama Rentan Keguguran, Mitos atau Fakta?

2 dari 5

4. Gangguan Sistem Endokrin

Seorang Wanita Mengalami Gangguan Sistem Endokrin
loading

Gangguan sistem endokrin bisa memicu keguguran. Misalnya, sindrom polikistik ovariumdiabetes mellitus, gangguan hormon tiroid, dan hiperprolaktinemia.

Sekitar 17-20 persen wanita yang mengalami keguguran memiliki masalah pada sistem endokrin mereka. 

Tak hanya itu, gangguan hormon tiroid juga bisa meningkatkan risiko keguguran apabila tidak ditangani secara dini. 

5. Faktor Usia Ibu 

Faktor usia juga bisa menjadi faktor penyebab keguguran. Wanita yang berusia di atas 35 tahun lebih rentan mengalami keguguran ketimbang mereka yang hamil di bawah 35 tahun. 

Sel telur yang dihasilkan oleh ibu berusia di atas 35 tahun lebih buruk ketimbang mereka yang hamil di usia muda. Janin pun mungkin tidak dapat bertumbuh dan berkembang sempurna. 

6. Kebiasaan Merokok

Ibu yang punya kebiasaan merokok juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami keguguran ketimbang mereka yang bersih dari rokok. Ibu yang merokok akan memiliki 35 persen kemungkinan mengalami keguguran.

Karena, secara tidak langsung ibu yang merokok akan menyalurkan nikotin dan zat beracun lainnya kepada bayi.

3 dari 5

7. Penyakit Darah Tinggi

Penyakit Darah Tinggi
loading

Darah tinggi atau hipertensi juga bisa menjadi penyebab keguguran. Hipertensi dapat mengakibatkan pasokan darah dan oksigen ke janin berkurang. Hal ini bisa mengganggu pertumbuhan janin dan berujung pada keguguran. 

8. Berat Badan Ibu Terlalu Kurus atau Gemuk 

Ibu yang terlalu kurus cenderung kurang asupan nutrisi. Janin menjadi tidak cukup mendapatkan nutrisi untuk tumbuh kembangnya.

Begitu juga dengan ibu yang memiliki tubuh gemuk. Keguguran akan semakin bertambah risikonya seiring bertambahnya berat badan ibu hamil. 

Hal ini bisa dipengaruhi oleh hipertensi dan diabetes yang rentan dialami ibu hamil obesitas

9. Konsumsi Obat-Obatan

Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi obat-obatan selain yang telah mendapat izin dokter atau memang diresepkan dokter yang merawat selama hamil.

Terdapat beberapa obat yang dapat meningkatkan risiko keguguran jika dikonsumsi sembarangan.

Misalnya, misoprostol yang dapat memicu kontraksi sebelum waktunya. Hal ini meningkatkan risiko janin gugur sebelum mampu hidup di luar kandungan ibu.

Artikel Lainnya: Mitos Seputar Keguguran yang Perlu Diluruskan

4 dari 5

10. Mengonsumsi Alkohol Berlebihan 

Mengonsumsi Alkohol Berlebihan 
loading

Semakin banyak minum alkohol, semakin tinggi risiko keguguran. Alkohol dapat masuk ke plasenta sehingga mudah masuk ke janin di dalam kandungan. 

Jika sudah masuk tubuh janin, organ hati tidak akan mampu memecah alkohol di dalam tubuh. Karena, organ hati bayi masih dalam tahap perkembangan. Hal ini dapat memicu keguguran jika kadar alkohol di dalam tubuh janin sangat tinggi.

Itulah berbagai penyebab keguguran yang paling sering terjadi. Untuk mencegah keguguran selama hamil, rutin mengecek kondisi kehamilan setiap bulan.

Jika merasa tidak enak badan (sakit perut, kram, dan nyeri di bagian perut) atau merasa janin tidak bergerak aktif seperti biasanya, jangan tunda pemeriksaan ke dokter. 

Baca Juga

Informasikan riwayat kesehatan secara jelas kepada dokter. Jadi, faktor risiko bisa diketahui demi kelancaran kehamilan.

Bila ingin tanya lebih lanjut seputar keguguran, Anda bisa konsultasi lebih mudah lewat LiveChat dokter kandungan.

(FR/AYU)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Bambang Eko Winarno, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Tommy Febrianto, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 25.000
avatar

dr. Felix, SpOG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Coba Perhatikan, Penyebab Gusi Berdarah saat Hamil

Info Sehat
15 Sep

Ukuran Rahim Kecil, Apakah Bisa Hamil? Ini Faktanya

Info Sehat
14 Sep

Penyebab Keputihan Berwarna Kuning Saat Hamil

Info Sehat
14 Sep

Manfaat Saffron untuk Ibu Hamil

Info Sehat
13 Sep

Cara Mengatasi Overthinking Saat Hamil

Info Sehat
12 Sep

REAKSI ANDA

3 KOMENTAR

Avatar
rita alvionita
13 Hari Lalu

tanya dok maap dok saya mw tanya saya saya hamil 3bulan trus kguguran 3bulan kmudian sy hamil kembali ,umur kehamilan 3bulan keguguran lagi sekarang sudah hampir 10 bulan saya blum merencanakan hamil kembLi ,kira2 kapan waktu yg tepat untuk merencanakan hamil kembLi mohon jawab dok trimakasih 🙏

Avatar
Eko
8 Bulan Lalu

Tanya pak Dok. Ada anak umur 15 tahun Dia mengalami kehamilan baru 2 bulan. Sementara dia masih mau sekolah dan maunya digugurkan . Bagaimana solusi terbaik nya Dok

Avatar
Hermansyah
1 Tahun Lalu

tanya dok ,,istri sy tidak hamil padahal gak pke kb berhubungan lancar aja sekarang anak sy 2

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat