Bayi Batuk Berdahak, Bagaimana Cara Mengeluarkannya?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 18 Sep 2019, 13:30 WIB
Saat mengalami batuk berdahak, maka dahak perlu dikeluarkan. Tapi, bagaimana caranya jika kondisi itu dialami bayi?
Bayi Batuk Berdahak, Bagaimana Cara Mengeluarkannya? (Zurijeta/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pada saat orang dewasa terkena masalah batuk berdahak, mungkin tak ada yang perlu terlalu dirisaukan karena mengeluarkan dahak adalah hal yang mudah. Akan tetapi, bagaimana jika bayi batuk berdahak? Bagaiman cara mengeluarkan dahak si Kecil? 

Bayi yang terkena batuk berdahak tentu membuat orang tua menjadi cemas. Hal ini tentu akan sangat mengganggunya dan bisa membuatnya menjadi rewel seharian. Si Kecil jadi sulit tidur, menolak makan, dan terlihat lesu.

Dalam kondisi demikian, kesulitan yang dihadapi orang tua adalah bagaimana mengeluarkan dahak ketika bayi mengalami batuk berdahak. Si Kecil tentu saja belum mampu melakukannya sendiri. Alhasil, dahak tersebut malah keluar melalui muntahan ataupun feses, yang berupa buang air besar berlendir.

Pada akhirnya si Kecil akan memerlukan bantuan orang tua atau orang dewasa lainnya untuk mengeluarkan dahak di saluran pernapasannya. Akan tetapi, mengeluarkan dahak pada si Kecil tentu tak semudah membalikkan telapak tangan.

Cara mengeluarkan dahak pada bayi

Menurut dr. Reza Fahlevi dari KlikDokter, batuk berdahak pada bayi paling sering disebabkan oleh infeksi saluran napas dan asma. Sementara infeksi saluran napas sendiri biasanya disebabkan oleh Respiratory Syncyntial Virus (RSV).

Terlepas dari apa penyebabnya, batuk berdahak memang bisa mengganggu bayi. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui beberapa cara untuk mengeluarkan dahak saat si Kecil mengalami batuk berdahak:

  1. Memberikan asupan cairan yang cukup

Ya, bayi tentu belum mampu mengeluarkan dahaknya sendiri. Akan tetapi, ada satu cara untuk bisa mengurangi batuk berdahak pada si Kecil, yakni dengan mengencerkan dahak pada saluran napasnya.

"Cara mengencerkan dahak bayi adalah dengan menjaga asupan cairannya senantiasa terpenuhi. Jika tidak, dahak dalam saluran napasnya akan semakin kental dan sulit diserap," ujar dr. Reza.

  1. Uap

Pemberian uap dari air hangat juga bermanfaat untuk membantu mengencerkan dahak dalam saluran napas si Kecil. Akan tetapi, menurut dr. Reza, penguapan dengan mesin uap (nebulizer) untuk kasus infeksi saluran napas masih menjadi perdebatan dalam dunia medis.

Namun, pada kasus batuk berdahak yang disebabkan oleh asma, pemberian uap yang disertai obat pelebar saluran napas memang diindikasikan untuk mengurangi gejala batuk.

Selain itu, Anda juga dapat menyediakan sebuah baskom berisi air hangat, kemudian uapnya dihirup si Kecil. Ini adalah salah satu cara tradisional untuk mengeluarkan dahak.

  1. Tepuk punggungnya

Baringkan si Kecil dengan posisi tengkurap pada pangkuan Anda. Lalu, posisikan kepalanya agar lebih rendah dibanding kakinya, kemudian tepuk-tepuk punggung si Kecil dengan lembut. Diharapkan cara ini akan membuat dahak turun dan keluar dari tenggorokannya.

  1. Berkonsultasi dengan dokter

Jika batuk berdahak tak kunjung sembuh atau si Kecil terlihat sesak, demam, lemas, tak mau menyusu, atau tampak biru-biru di badannya, maka Anda harus segera membawanya ke dokter. Gejala-gejala tersebut sudah mengarahkan ke infeksi saluran pernapasan yang lebih berat, seperti pneumonia atau serangan asma.

Itulah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkan dahak pada bayi yang mengalami batuk berdahak. Jika Anda sudah melakukan cara-cara yang disarankan di atas kondisi si Kecil tidak juga membaik, segera bawa ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

[MS/ RVS]