Cara Merawat Kuku agar Tetap Sehat

Oleh Tamara Anastasia pada 21 Sep 2019, 16:30 WIB
Kuku sering kali lupa untuk dijaga kesehatannya. Padahal, tidak susah lo merawat kuku agar tetap sehat dan tumbuh baik.
Cara Merawat Kuku agar Tetap Sehat (Africa Studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Merawat kuku tampaknya belum menjadi aktivitas wajib harian bahkan mingguan Anda. Kuku tangan dan kaki kerap dilewatkan bahkan diabaikan sama sekali kebersihan dan kesehatannya. Padahal, tidak sulit merawat kuku agar tetap sehat dan tumbuh baik.

Apabila kuku tangan dan kaki jarang dibersihkan, bukan tidak mungkin menyebabkan kotoran menempel, menumpuk, dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Sebut saja kuku rapuh, patah, dan infeksi jamur.

Nah, agar terhindar dari kondisi-kondisi tersebut, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat kuku:

  • Potong kuku secara rutin

Kuku yang panjang bisa jadi sarang kuman berkumpul. Dijelaskan oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter bahwa kuku yang panjang akan lebih sulit untuk diurus dan dibersihkan ketimbang kuku yang pendek dan rapi.

“Potong kuku yang panjang secara rutin dan kikir ujungnya agar tidak terlalu tajam dan menusuk ruas jari lainnya. Kuku yang terlalu panjang berpotensi menyebabkan infeksi akibat bakteri yang tinggal di dalam situ. Kuku panjang juga lebih berisiko patah yang akhirnya membuat kuku jadi luka dan cantengan,” jelas dr. Sepriani.

  • Jangan biarkan kuku basah

Kuku yang basah dan tidak dikeringkan dengan benar bisa menjadi tempat bakteri penyebab jamur tinggal. Karena hal ini, Anda disarankan untuk menggunakan sarung tangan karet ketika mencuci piring atau baju untuk menghindari bahan kimia yang bisa merusak kuku.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menggunakan pelembap yang dibuat khusus untuk kuku agar kuku tumbuh lebih sehat dan kelembapannya tetap terjaga.

  • Jangan gunakan kuteks terlalu sering

“Selain membuat kuku jadi tidak sehat, penggunaan kuteks terlalu sering juga bisa menyebabkan kuku kering dan membuat lapisan kuku jadi lebih tipis. Warnanya pun bisa berubah menjadi kuning bahkan hitam,” tutur dr. Sepriani.

Hal ini terjadi karena kuku mudah menyerap bahan kimia, termasuk yang terkandung di dalam kuteks. Oleh sebab itu, biarkan kuku “bernapas” setelah penggunaan kuteks. Anda bisa kembali mengoleskan kuteks setelah 2-3 bulan penggunaan sebelumnya.

  • Rendam kuku di perasan air lemon

Menurut dr. Adeline Jaclyn dari KlikDokter, merendam tangan dengan perasan air jeruk lemon hangat atau air garam, mampu meningkatkan kesehatan kuku. Untuk perawatan lebih lengkap, Anda juga bisa memberikan beberapa tetes tea tree oil atau lavender oil.

  • Hindari menggigit kuku

Selain dibilang “jorok” oleh orang di sekeliling Anda, menggigit kuku juga bisa menyebabkan kerusakan pada kuku dan juga gigi. Tidak berhenti sampai di situ, menggigit kuku juga berpotensi menyebabkan kuman berbahaya untuk masuk dan menginfeksi tubuh Anda.

Selain melakukan cara-cara di atas, asupan nutrisi juga tak kalah berpengaruh pada kesehatan kuku Anda. Zat besi, seng, vitamin C, dan biotin telah terbukti secara klinis dapat menjaga kesehatan dan kekuatan kuku. Anda bisa menemukan kombinasi zat gizi tersebut pada telur, ikan, daging, biji-bijian, kacang-kacangan, salmon, dan juga ubi jalar.

Tidak sulit bukan merawat kuku agar tetap sehat? Jadi, jagalah kesehatan kuku Anda mulai sekarang. Selain tak sedap untuk dipandang, kuku yang kotor dan tidak sehat juga bisa menjadi tempat kuman penyakit bersarang, lo!

[HNS/ RVS]