Ibu, Kenali 4 Tanda Gangguan Pendengaran pada Anak

Oleh Tamara Anastasia pada 28 Sep 2019, 08:00 WIB
Menyambut hari Tunarungu Internasional, berikut beberapa tanda gangguan pendengaran pada anak yang perlu orang tua waspadai.
Ibu, Kenali 4 Tanda Gangguan Pendengaran pada Anak (Marija Stepanovic/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Gangguan pendengaran biasanya dialami oleh kalangan lansia. Namun rupanya, gangguan pada telinga juga bisa dialami oleh anak-anak, bahkan sebelum usia remaja. Oleh karena itu, Anda perlu tahu apa saja tanda gangguan pendengaran pada anak. 

Menurut dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter, studi pada balita menunjukkan bahwa setidaknya 2 dari 100 balita mengalami gangguan pendengaran. Sedihnya, sebagian besar dari kasus tersebut terlambat diketahui. 

Wajar saja, karena umumnya anak tidak bisa atau kesulitan untuk mengungkapkan bahwa pendengarannya terganggu. Orang tua pun jadi sulit mendeteksi gangguan pendengaran pada anak. 

Tanda gangguan pendengaran pada anak

Agar hal tersebut bisa dideteksi dan diatasi dengan dini, orang tua perlu mengetahui beberapa tanda gangguan pendengaran pada anak, yaitu: 

  • Tidak menoleh saat dipanggil

Menurut dr. Sara Elise Wijono, M.Res dari KlikDokter, anak yang tidak menyahut dan menoleh saat dipanggil merupakan tanda paling umum adanya gangguan pendengaran. 

“Terlebih jika saat itu ruangan sunyi dan tidak ada suara bising dari televisi. Kalau Anda menemui gejala ini, bisa jadi dia alami gangguan pendengaran,” ujar dr. Sara. 

Saran dr. Sara, cobalah berbicara dengan anak dengan nada yang pelan tapi dalam jarak dekat. 

“Jika anak masih tidak merespons dan linglung dengan perkataan Anda, inilah saat yang tepat untuk membawa anak ke dokter THT,” dr. Sara Elise menjelaskan. 

  • Tidak mengulang kata-kata 

Anak yang berusia di bawah 2 tahun biasanya akan terus meniru dan mengulang-ulang kata yang diucapkan orang tua atau orang dewasa lain di sekitarnya. 

Misalnya ‘ma-ma pa-pa’ ‘bye-bye da-dah’ dan sebagainya. Nah, jika anak justru terlihat bingung dan tidak mengulang kata-kata yang Anda ajarkan, ini bisa menjadi tanda lainnya anak mengalami gangguan pendengaran. 

Selain mengalami gangguan pendengaran, kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah anak mengalami keterlambatan berbicara. Namun, menurut dr. Sara, mendiagnosis anak mengalami keterlambatan bicara juga harus diikuti dengan gejala lainnya. 

Beberapa gejala yang bisa dikenali, seperti:

  • Menonton TV dengan suara keras 

Anak yang sering mendengarkan suara dari TV dengan volume tinggi juga cenderung mengalami gangguan pendengaran. Menurut dr. Sara, selain meminimalkan waktu menonton anak, pastikan juga volume suara televisi tidak melebihi batas. 

Pasalnya, sistem pendengaran anak belum terbentuk dengan sempurna. Karena itu, sedikit pemicu, seperti sering menonton dengan suara keras, bisa merusak jaringan yang terdapat dalam telinga anak. 

  • Alami kesulitan saat belajar di sekolah 

Karena tidak bisa mendengar dengan baik, proses belajar di sekolah pun akan terhambat. Anak akan lebih lamban dari anak lainnya saat memproses ucapan atau pelajaran yang diajarkan oleh guru di kelas. Jika nilainya menurun, tanyakan pada anak, apakah ada masalah yang sedang dia hadapi. 

Jika anak mengeluh sakit pada kuping dan sulit untuk mendengar ucapan orang lain, jangan tunda pemeriksaan ke dokter. Semakin dini Anda membawa anak ke dokter, semakin cepat juga penanganan yang akan diterima. 

Bila Anda menemui tanda gangguan pendengaran di atas pada Anak, jangan ragu untuk membawanya ke dokter spesialis THT. Semakin dini dideteksi, keluhan si Kecil akan ditangani lebih cepat. Jangan biarkan terlalu lama agar gangguan pendengaran ini tidak mengganggu tumbuh kembangnya.

[HNS/ RH]