Haid Tidak Teratur setelah Keguguran, Kenali Penyebabnya!

Oleh Ayu Maharani pada 28 Sep 2019, 09:00 WIB
Sebagian perempuan akan mengalami haid tidak teratur setelah keguguran. Apa penyebabnya? Kenali lewat artikel ini.
Haid Tidak Teratur setelah Keguguran, Kenali Penyebabnya! (Andrey_Popov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Selain infertilitas, keguguran adalah salah satu momok bagi kaum hawa. Setelah mengalami keguguran, sebagian perempuan biasanya juga akan mengalami haid tidak teratur. 

Hal ini bisa cukup membingungkan. Pasalnya, mereka yang ingin segera hamil kembali jadi sulit menentukan masa suburnya. Lantas, apa sebenarnya penyebab kondisi tersebut?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, perlu diketahui dulu bahwa keguguran kerap kali diatasi dengan tindakan kuret atau yang dalam dunia medis disebut D&C (dilation and curettage). 

Tindakan kuret dapat memengaruhi siklus haid

Kuret sendiri adalah tindakan untuk mengeluarkan atau membersihkan sisa jaringan dan perdarahan dari dalam rahim. Dokter akan mengeruk lapisan dalam dinding rahim dengan sendok kuret hingga bersih dari sisa jaringan dan perdarahan. 

Selain itu, dokter juga dapat menggunakan vacuum aspiration untuk menyedot sisa jaringan dan perdarahan. Usia kehamilan yang membutuhkan tindakan kuret adalah yang lebih dari 10 minggu.

Menurut dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, kuret dapat menimbulkan jaringan parut pada dinding rahim, yang dikenal sebagai istilah sindrom Asherman (Asherman’s syndrome). Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan menstruasi yang tidak teratur atau nyeri hebat saat menstruasi.

“Selain itu, sindrom Asherman dipercaya berisiko menyebabkan keguguran pada kehamilan selanjutnya dan mengganggu kesuburan. Beberapa perempuan dengan sindrom Asherman dapat mengalami kesulitan untuk hamil. Kalaupun berhasil hamil, sindrom ini berisiko menyebabkan gangguan pada perkembangan janin,” jelas dr. Theresia. 

Meski begitu, sindrom Asherman dapat diatasi, sehingga segala risiko sulit hamil atau gangguan perkembangan janin di periode hamil mendatang bisa diminimalkan. 

Intinya, kuret memang dapat mengubah siklus haid. Haid bisa datang lebih awal ataupun terlambat. 

Pasca keguguran, tubuh juga akan membutuhkan waktu untuk mengembalikan keseimbangan hormon, paling tidak sekitar 6 bulan. Akan tetapi, setelah 6 bulan berlalu, siklus haid biasanya akan mulai kembali normal.

1 of 2

Faktor lain yang membuat haid tidak teratur setelah keguguran

Seperti yang telah dijelaskan di atas, tindakan kuret memang dapat memicu siklus haid jadi tidak teratur. Tapi tidak cuma itu, ada lagi faktor-faktor lain yang ternyata bisa menjadi penyebab haid tidak teratur setelah keguguran, yakni:

  • Obesitas atau terlalu kurus

Haid tidak teratur setelah keguguran bisa dipicu oleh kelebihan atau kekurangan berat badan. 

Jaringan lemak di tubuh menghasilkan hormon estrogen. Sehingga, kelebihan atau kekurangan berat badan dapat memengaruhi hormon estrogen yang akhirnya turut membuat haid jadi tidak teratur.

  • Memang belum ovulasi

Pada kondisi normal, haid terjadi ketika dinding rahim meluruh setelah ovulasi atau pelepasan sel telur terjadi. Jika tidak ada pelepasan sel telur, dinding rahim akan terus menebal dan akan menimbulkan bercak darah, tetapi bukan menstruasi.

  • Sudah hamil lagi

Butuh waktu memang untuk membuat Anda hamil lagi setelah keguguran. Tapi, tidak menutup kemungkinan juga bahwa kondisi haid yang tidak teratur menandakan Anda telah hamil lagi. Coba periksakan hal tersebut dengan testpack sekaligus ke dokter kandungan.

Untuk mengatasi haid tidak teratur setelah keguguran, langkah pertama yang mesti Anda lakukan adalah menghindari stres berlebih. 

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, produksi estrogen dan progesteron pada perempuan yang mengalami tekanan mental ekstrem akan terganggu. Alhasil, ketidakseimbangan hormon dapat menyebabkan siklus haid jadi tidak teratur.

Pada periode 6 bulan pertama setelah keguguran, haid tidak teratur masih merupakan hal yang normal. Jadi, tunggu saja sampai periode tersebut terlewati. Apabila setelah itu kondisi haid tidak teratur tetap Anda alami, maka segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya secara pasti.

[MS/ RH]

Lanjutkan Membaca ↓