Mengenal Cara Pencegahan Rabies, Dalam Rangka Hari Rabies Sedunia

Oleh dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc pada 28 Sep 2019, 11:30 WIB
Rabies bisa menyerang siapa saja. Lalu, bagaimana cara pencegahannya? Yuk, simak penjelasannya lewat artikel ini.
Mengenal Cara Pencegahan Rabies, Dalam Rangka Hari Rabies Sedunia (Billion Photos/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tanggal 28 September adalah hari yang dikomemorasikan sebagai World Rabies Day atau Hari Rabies Sedunia. Hari tersebut diperingati tiap tahunnya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait cara-cara pencegahan rabies.

Tanggal 28 September dipilih karena merupakan hari meninggalnya Louis Pasteur, seorang ahli kimia dan mikrobiologi asal Prancis yang mengembangkan vaksin rabies pertama.

Mengenal penyakit rabies

Rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia, disebabkan oleh virus rabies, dan menyerang sistem saraf pusat. Virus penyebabnya adalah lyssaviruses.

Anjing merupakan hewan perantara virus yang paling sering menularkan, dengan lebih dari 99 persen kematian pada manusia disebabkan rabies yang ditularkan dari anjing.

Selain anjing, kucing dan kelinci peliharaan, hewan liar seperti rakun, sigung, dan kelelawar juga dapat menularkan rabies. Virus ini ditularkan melalui air liur hewan yang terinfeksi, yang masuk ke dalam tubuh melalui infiltrasi air liur yang mengandung virus melewati luka. Misalnya lewat cakaran atau gigitan. 

Pada kasus yang cukup jarang, hewan terinfeksi yang menjilat luka Anda juga dapat menularkan penyakit rabies. Perlu diingat bahwa rabies tidak ditularkan melalui darah (luka pada kulit) atau orang ke orang.

Karena tidak dapat masuk melalui kulit yang utuh, ketika virus rabies mencapai otak, virus tersebut akan bereplikasi, yang selanjutnya menyebabkan munculnya tanda dan gejala pada orang yang terinfeksi.

Perlu diketahui, ketika seseorang digigit hewan yang terinfeksi rabies, terdapat waktu inkubasi dari saat virus masuk hingga tanda dan gejala timbul. Lamanya bisa beberapa minggu hingga beberapa bulan, tetapi biasanya selama 2-3 bulan.

Lamanya waktu inkubasi tersebut bergantung pada lokasi virus masuk (seberapa jauh dari otak), tipe virus rabies, dan kondisi kekebalan tubuh sebelumnya.

Tips mencegah rabies

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mencegah rabies pada manusia yang bisa diupayakan sebelum terjangkit virus atau segera setelah terkena gigitan adalah:

  • Menghindari kontak dengan hewan-hewan liar, termasuk hewan yang terluka atau yang hewan yang berpotensi mengalami rabies.
  • Melakukan vaksinasi rabies pada orang-orang yang berisiko tinggi terhadap terjangkitnya virus, seperti dokter hewan, petugas laboratorium yang menangani hewan terinfeksi atau berisiko, orang-orang yang akan berlibur ke gunung, orang-orang yang berada atau menetap lebih dari 30 hari di daerah yang banyak ditemukan rabies pada anjing, dan para penjelajah gua kelelawar.
  • Human rabies immune globulin (HRIG) dan vaksin rabies dapat diberikan sebagai pencegahan setelah terpapar virus rabies. Kombinasi ini diberikan pada hari pertama terjadinya paparan. Selanjutnya, vaksin rabies bisa diberikan lagi pada hari ketiga, ketujuh, dan keempat belas setelah terpapar rabies. Bagi orang-orang yang sudah mendapat vaksinasi rabies sebelumnya, cukup diberikan vaksin rabies saja. 

Sementara itu, hal-hal yang dapat dilakukan pada hewan peliharaan untuk mencegah terjadinya rabies adalah:

  • Mengunjungi dokter hewan dan memberikan vaksin pada hewan peliharaan seperti anjing, kucing, burung, dan kelinci peliharaan.
  • Selalu menjaga hewan peliharaan agar tidak tertular dari hewan lain.
  • Bekerja sama dengan pihak berwenang setempat agar mereka dapat mengelola hewan liar yang ada di sekitar lingkungan Anda, karena hewan-hewan tersebut mungkin tidak divaksinasi atau sakit.

Hari Rabies Sedunia mengingatkan warga dunia akan bahaya penyakit tersebut. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan untuk dapat mengakhiri kematian akibat penyakit ini pada tahun 2030. Banyak pencegahan yang dapat dilakukan seperti memberikan vaksinasi, baik kepada manusia maupun hewan peliharaan. Dengan kerja sama dari masyarakat, petugas kesehatan, dan pemerintah, diharapkan rabies dapat tereliminasi sesegera mungkin dan status Indonesia menjadi bebas rabies.

[NP/RN]