Perut Bermasalah? Ini, Lho, Makanan yang Sebaiknya Dimakan!

Oleh Ayu Maharani pada 29 Sep 2019, 10:00 WIB
Saat perut bermasalah, jangan sampai kondisinya justru memburuk akibat salah makan. Inilah yang sebaiknya dimakan saat perut bermasalah.
Perut Bermasalah? Ini, Lho, Makanan yang Sebaiknya Dimakan! (LTim/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Paling tak enak kalau perut bermasalah. Ketika orang lain dapat beraktivitas bebas saat wisata kuliner, Anda hanya bisa melihatnya. Anda memang tak boleh sampai salah makan jika tak ingin kondisi perut semakin memburuk. Oleh sebab itu, agar kondisi perut bermasalah cepat membaik, berikut ini adalah makanan yang sebaiknya Anda makan.

Dilansir dari laman Women’s Health, ahli diet bernama Valerie Goldberg RD mengatakan bahwa saat perut bermasalah, pastikan Anda mengonsumsi makanan yang mudah dicerna. Maksudnya, hindari dulu asupan berlemak ataupun berserat tinggi.

Jadi, ketika Anda sedang mengalami perut bermasalah, sebaiknya Anda pilih makanan, seperti:

  • Nasi putih dengan kuah kaldu

Nasi putih merupakan karbohidrat sederhana yang rendah serat, sehingga mudah dicerna.

Namun, meskipun nasi putih direkomendasikan, bukan berarti Anda harus mengonsumsinya tanpa lauk. Untuk menambah cita rasa dan membuat perut lebih nyaman, makanlah dengan sup kuah kaldu.

  • Pisang

Dengan teksturnya yang lembut, pisang mudah diserap dan dicerna. Selain itu, serat larutnya bisa membantu Anda mengatasi diare.

Supaya lebih enak, pisang dapat dibekukan terlebih dahulu di lemari pendingin. Menyantap pisang yang masih dingin dapat menenangkan perut.

Tak cuma baik untuk pencernaan, dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter mengatakan bahwa pisang juga cocok untuk orang yang sedang stres. Stres itu sendiri dapat memicu perut bermasalah.

“Lalu, stres juga akan meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga mengurangi kadar kalium. Dengan makan pisang, kadang kalium akan kembali seimbang,” tuturnya.

  • Greek yoghurt

Greek yoghurt sebenarnya bisa jadi senjata untuk menenangkan perut Anda. Sebab, yoghurt mengandung probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan usus.

Saat perut bermasalah, konsumsi yoghurt tanpa tambahan apa pun, terutama gula ataupun buah-buahan. Jika sudah sembuh, baru Anda boleh mencampurkannya dengan bahan lain.

  • Ubi

Ubi kaya akan kalium, zat penting untuk memulihkan elektrolit yang hilang akibat diare atau muntah. Jika Anda malas menggigit, hancurkan ubi seperti mashed potato. Namun, kulit ubi mengandung banyak serat, jadi sebaiknya Anda kupas terlebih dahulu.

  • Teh peppermint atau teh jahe

Teh dapat menenangkan ketika Anda sakit perut, khususnya teh peppermint yang telah terbukti dapat membantu pencernaan. Sementara itu, teh jahe yang mengandung flavonoid juga dapat meredakan sakit dan mual.

Teh pun dapat Anda minum dalam keadaan dingin (es teh). Tapi yang penting, jangan menambahkan pemanis buatan ke dalamnya karena dapat menarik air ke dalam usus besar, sehingga perut akan menjadi semakin tak enak.

  • Air kelapa

Air kelapa dapat dikonsumsi untuk rehidrasi cairan dan gangguan pencernaan yang muncul, seperti mual, kembung, ataupun gangguan lambung. Air kelapa juga mengandung kadar gula yang rendah jika dibandingkan dengan minuman lainnya.

Jika ingin mengonsumsi air kelapa dalam kemasan, pilihlah yang tidak memiliki perasa, tanpa tambahan gula, atau jus. Dengan demikian, air kelapa akan memiliki efek yang maksimal dan tanpa tambahan kalori yang signifikan.

  • Sup Ayam

Faktanya, natrium dalam sup ayam dapat membantu mengisi elektrolit. Sedangkan protein kolagen dalam kaldu tulang ayam dapat mempercepat proses penyembuhan lapisan usus yang terluka.

Supaya gizinya makin lengkap, Anda juga bisa menambahkannya potongan kentang, wortel, atau tofu.

Itulah beberapa makanan yang sebaiknya Anda konsumsi saat perut bermasalah. Hindari dulu makanan-makanan dengan bumbu yang merangsang atau bertekstur terlampau keras agar pencernaan ‘punya waktu’ untuk memperbaiki kondisinya. Sehingga, Anda pun bisa pulih dengan cepat.

[MS/ RH]