Gejala PMS Sudah Datang, Tapi Haid Tak Kunjung Muncul, Kenapa?

Oleh Ayu Maharani pada 29 Sep 2019, 15:00 WIB
Kesal rasanya! Gejala PMS sudah dirasakan lebih dari dua minggu, tetapi haid tak kunjung muncul. Apa, ya, penyebabnya?
Gejala PMS Sudah Datang, Tapi Haid Tak Kunjung Muncul, Kenapa? (KlingSup/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sakit kepala, nyeri, pegal-pegal, munculnya jerawat, perut kembung, hingga emosi yang naik turun—sudah dua minggu merasakan gejala pramenstruasi (PMS) tetapi haid tak kunjung muncul. Apa penyebabnya?

Kondisi itu lantas ditanggapi oleh dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter. Gejala PMS yang sudah berlangsung lama tetapi belum juga haid memang kerap dialami oleh sebagian wanita. Menurutnya, hal tersebut lumrah dan tak perlu terlalu dikhawatirkan. Semakin Anda cemas berlebihan, kedatangan tamu bulanan malah bisa semakin lama.

Penyebab haid tak kunjung muncul

Adapun penyebab haid tak kunjung muncul meski gejala PMS sudah datang, menurut dr. Nabila itu bisa jadi karena stres berat, ketidakseimbangan hormon, diet ekstrem sehingga Anda kekurangan lemak, dan kurang berolahraga.

  • Stres

“Tapi dari sekian banyak faktor yang sudah disebutkan tadi, yang paling memengaruhi biasanya adalah tingkat stres,” kata dr. Nabila memberi keterangan.

Coba ingat-ingat lagi, apakah akhir-akhir ini Anda sedang banyak pikiran dan tekanan? Bila ya, haid yang tak kunjung muncul meski sudah dua minggu merasakan gejala PMS disebabkan oleh faktor tersebut.

Perlu Anda ketahui, produktivitas hormon yang mengatur siklus haid dipengaruhi oleh kondisi otak. Jika otak sudah terlalu ngebul, maka produksi hormon akan terganggu dan menjadikan siklus haid berantakan.

  • Penurunan berat badan secara drastis

Selain faktor stres, perubahan berat badan yang drastis juga dapat memengaruhi waktu kedatangan menstruasi.

Berat badan yang naik maupun turun secara drastis dalam waktu singkat dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi. Kondisi ini biasanya berkaitan dengan gangguan makan seperti anoreksia, bulimiabinge-eating, atau penyebab perubahan berat badan drastis lainnya seperti kanker.

“Hilangnya berat badan secara drastis membuat tubuh mencegah proses ovulasi, sehingga wanita tak memiliki cukup estrogen, tidak membentuk lapisan di dinding rahim, sehingga haid tidak terjadi,” kata dr. Nadia Octavia dari KlikDokter juga turut menambahkan.

  • Konsumsi obat-obatan tertentu

Ada beberapa obat-obatan yang dapat berdampak pada siklus haid, di antaranya adalah obat-obatan tiroid, terapi pengganti hormon, obat epilepsi, obat antidepresan, hingga ibuprofen.

Jika Anda memiliki obat-obatan yang harus dikonsumsi secara rutin yang ternyata mengganggu siklus haid, konsultasikan hal tersebut dengan dokter, jangan langsung menghentikan konsumsinya.

  • Sindrom polikistik ovarium (PCOS)

PCOS adalah suatu kelainan hormonal dengan beberapa gejala khas, yang ditandai oleh adanya sejumlah kista pada ovarium (indung telur). PCOS terjadi pada 5-10 persen wanita dan merupakan penyebab tersering gangguan kesuburan (infertilitas). Kata dr. Nadia, kondisi ini bisa menyebabkan haid tak kunjung muncul atau haid menjadi tidak teratur.

Gejala PCOS lainnya antara lain timbulnya bulu-bulu halus di wajah dan dada, obesitas, dan masalah kesuburan. Namun, beberapa wanita mungkin tidak merasakan adanya gejala-gejala PCOS selain mengalami kesulitan untuk mendapatkan keturunan.

Infertilitas pada penderita PCOS terjadi karena indung telurnya tidak mampu melepaskan sel telur setiap bulannya.

1 of 2

Agar haid cepat muncul, lakukan ini

Untuk mengatasi haid yang tak kunjung datang meski gejala PMS sudah berlangsung cukup lama, langkah pertama yang mesti dilakukan adalah ketahui dulu penyebabnya.

Jika memang penyebabnya adalah stres, maka tingkat stres harus dikurangi. Caranya, selesaikan masalah secepat mungkin, lakukanlah kegiatan yang menurut Anda menyenangkan, dan cobalah untuk berlatih yoga.

Yoga termasuk olahraga “paket lengkap” untuk mengatasi stres. Selain membuat fisik menjadi lebih lentur dan kencang, yoga pun mengajarkan Anda untuk melakukan latihan pernapasan dalam. Sehingga, pikiran menjadi lebih tenang dan tubuh menjadi relaks. Demikian dikatakan oleh dr. Nabila.

“Jika Anda tidak terlalu suka dengan yoga, olahraga lainnya juga bisa. Apa pun jenis olahraganya, semuanya dapat mengurangi kadar stres dengan meningkatkan produksi hormon endorfin. Lagi pula, olahraga itu sendiri dapat mengurangi gejala PMS, khususnya nyeri dan pegal-pegal,” tambah dr. Nabila.

Selain itu, stop melakukan diet ekstrem. Cukupi kebutuhan nutrisi, terutama zat besi, protein, dan lemak, misalnya dari daging merah.

Gejala PMS sudah dirasakan lebih dari dua minggu tetapi haid tak kunjung muncul memang menimbulkan pertanyaan. Namun, tak perlu khawatir berlebihan bahkan stres. Kalau stres, haid malah makin terlambat. Apabila keluhan terlambat haid sering dirasakan atau disertai gejala yang tak biasa, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

(RN/RH)

Lanjutkan Membaca ↓