5 Posisi Tidur yang Nyaman saat Kena Sakit Pinggang

Oleh Ayu Maharani pada 01 Oct 2019, 11:00 WIB
Agar tidak kambuh, memburuk, atau sampai ganggu kualitas tidur, terapkan posisi tidur ini saat Anda sedang kena sakit pinggang.
5 Posisi Tidur yang Nyaman saat Kena Sakit Pinggang (Roman Samborskyi/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Rasanya serba salah saat kena sakit pinggang. Duduk salah, berdiri salah, berbaring juga salah! Tak jarang, tidur malam jadi terganggu karena pinggang nyut-nyutan akibat posisi yang tidak pas. Untuk mengatasinya, coba, deh, posisi tidur ini saat sedang mengalami sakit pinggang.

Posisi tidur tertentu diketahui dapat mengatasi sakit pinggang dan memastikan kualitas tidur tak terganggu. Jika posisi tidur tak sesuai, bukan tak mungkin sakit pinggang kambuh atau nyerinya makin parah.

Posisi tidur yang disarankan saat sedang sakit pinggang

Berikut ini adalah posisi tidur nyaman untuk Anda yang sedang mengalami sakit pinggang.

  1. Telentang

“Posisi tidur telentang membuat tulang belakang dalam keadaan lurus, sehingga sesuai dengan anatomi tubuh. Anda pun jadi terhindari dari nyeri punggung dan nyeri leher,” kata dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter.

Meski demikian, tidur telentang bisa membuat lidah “jatuh” ke belakang, sehingga bisa menimbulkan suara mendengkur hingga memunculkan sleep apnea.

  1. Telentang dengan menyangga lutut

Posisi ini memberikan “berat” secara merata ke seluruh permukaan tubuh. Posisi tidur ini juga dapat meminimalkan titik-titik tekanan dan memastikan penyelarasan kepala, leher, dan tulang belakang dengan baik.

Atur posisi tidur ini dengan cara:

  • Telentang menatap langit-langit, kepala tetap lurus (tidak menyamping)
  • Posisikan bantal untuk menyangga kepala dan leher
  • Letakkan bantal kecil di bawah lipat lutut
  • Untuk dukungan ekstra, ganjal celah antara tubuh dan matras dengan bantal tambahan lainnya, misalnya di bawah punggung bawah.
  1. Tidur miring dengan bantal di antara lutut

Meskipun berbaring miring adalah posisi tidur yang populer dan nyaman, tetapi posisi tersebut dapat menarik tulang belakang “keluar” dari posisinya, sehingga membuat punggung bagian bawah menjadi tegang.

Memperbaiki posisi tidur ini terbilang mudah. Siapa pun yang gemar tidur miring bisa meletakkan bantal di antara kedua lutut agar kaki bagian atas terangkat dan mengembalikan keselarasan alami dari pinggul, panggul, serta tulang belakang. Selain itu, Anda juga dapat memeluk bantal besar di dada dan perut untuk menjaga kesejajaran punggung.

  1. Tidur meringkuk seperti janin

Kata dr. Theresia, posisi tidur seperti janin atau posisi fetus banyak disukai.

“Selain nyaman dan bikin tidur nyenyak, posisi ini juga mampu mengurangi nyeri otot, terutama di bagian punggung,” ungkapnya.

Dilansir dari Medical News Today, posisi tidur meringkuk seperti janin ini dapat membantu orang-orang yang mengalami herniasi diskus atau cedera hernia tulang belakang.

Sebab, berbaring miring dengan lutut menempel di dada mengurangi tekukan tulang belakang dan membantu membuka persendian.

Atur posisi dengan:

  • Posisi tidur berbaring ke samping
  • Posisikan bantal untuk menyangga kepala dan leher
  • Tarik lutut ke arah dada sampai posisi punggung lurus
  1. Tengkurap

Tidur tengkurang umumnya kurang diminati pada orang-orang sehat tanpa keluhan nyeri pinggang, karena bisa menyebabkan nyeri leher keesokan harinya. Meski demikian, posisi tidur ini baik untuk mencegah sakit pinggang.

Untuk posisi tidur ini, Anda disarankan untuk memilih bantal yang lebih tipis untuk mencegah nyeri leher, serta menempatkan bantal di bawah perut untuk meminimalkan ekstensi lumbar (bagian dari tulang belakang yang berisi lima tulang atau tulang L).

Nah, jangan lagi bingung mencari posisi tidur yang nyaman dan aman saat sakit pinggang. Pastikan juga Anda punya bantal dan matras kasur yang tepat. Bantal yang dianggap baik adalah bantal memory foam, sedangkan untuk kasur, jangan gunakan yang terlalu empuk supaya badan tak terlalu “tenggelam” dan mengganggu postur tubuh. Apabila nyeri tak kunjung hilang atau rasa sakitnya menjadi-jadi, sebaiknya buat janji konsultasi dengan dokter.

(RN)