Efek Menatap Layar Laptop Terlalu Lama bagi Kesehatan Mata

Oleh Tamara Anastasia pada 02 Oct 2019, 14:55 WIB
Jangan anggap remeh, keseringan atau terlalu lama menatap layar laptop bisa membawa efek buruk pada kesehatan mata Anda!
Efek Menatap Layar Laptop Terlalu Lama bagi Kesehatan Mata (Gorodenkoff/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Penggunaan laptop sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik pekerja maupun pelajar. Tanpa disadari, mungkin Anda sering duduk menatap layar laptop terlalu lama, apalagi jika sedang dikejar tenggat tugas. Sebelum ini menjadi kebiasaan, ketahuilah bahwa perilaku tersebut bisa mendatangkan efek buruk pada kesehatan mata.

Dikatakan oleh dr. Sara Elise Wijono, M.Res, dari KlikDokter, bahwa sinar biru merupakan satu dari banyak warna yang terpancar dari cahaya matahari. Sinar tersebut ternyata juga bisa dibuat oleh manusia, yang dihasilkan melalui paparan sinar laptop, gawai, dan alat elektronik lainnya.

Dampak buruk menatap layar laptop terlalu lama

Sinar biru buatan memang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan yang berasal dari cahaya matahari. Namun, kebiasaan menatap laptop tanpa henti atau secara berulang bisa membuat mata Anda terpapar sinar biru dalam kadar yang tinggi. Sebagai akibatnya, Anda berisiko tinggi untuk mengalami kondisi ini:

  1. Mata kering

Tanpa disadari, Anda mungkin menjadi jarang berkedip akibat terlalu sering menatap layar laptop. Jika hal ini sampai terjadi, bukan tidak mungkin mata Anda akan kering, sehingga terasa gatal, dan membuat penglihatan menjadi lebih buram dari biasanya.

“Untuk mengatasi mata kering, cobalah untuk berkedip lebih sering. Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan tetes air mata buatan untuk melembapkan dan membasahi mata secara berkala,” ujar dr. Theresia Rina Yunita juga dari KlikDokter turut menambahkan.

  1. Mata lelah 

Mata lelah juga bisa terjadi akibat terlalu lama menatap layar laptop. Kondisi ini biasanya diikuti dengan gejala-gejala lain seperti pandangan kabur, mata terasa berat alias sulit melek, mengantuk, pusing, pegal di leher, serta nyeri di bahu.

  1. Pembuluh darah mata pecah 

Terkesan mengerikan, tetapi sebenarnya pembuluh darah yang pecah tidak berbahaya untuk kelangsungan fungsi mata.

“Karena Anda terlalu fokus menatap layar laptop, biasanya otot bola mata akan tegang dan mengakibatkan pembuluh darah mata pecah. Akibatnya, mata akan terlihat lebih merah dari biasanya,” ujar dr. Theresia.

Untuk mengatasi masalah ini, cukup pejamkan mata untuk sementara waktu atau gunakan obat tetes mata supaya kemerahan di mata bisa perlahan sirna.

  1. Mata minus 

Ini adalah dampak jangka panjang dari menatap layar laptop terlalu lama. Mata minus (dikenal juga sebagai miopia atau rabun jauh) adalah kondisi mata yang tidak mampu melihat objek yang letaknya jauh. 

“Mata minus dapat diatasi dengan penggunaan kacamata minus atau lensa kontak. Kendati begitu, mata minus juga berpotensi menyebabkan peningkatan risiko penyakit mata lain seperti glaukoma, terlepasnya sel-sel retina, hingga kebutaan permanen,” ungkap dr. Theresia.

  1. Kebutaan

Studi yang dilakukan di dalam laboratorium menunjukkan efek buruk dari sinar biru terhadap retina mata. Sinar ini diperkirakan dapat merusak sel-sel dalam retina yang sensitif terhadap cahaya. Akibatnya, muncul perubahan serupa dengan menurunnya fungsi makula yang terletak di bagian belakang retina.

Dengan kata lain, paparan sinar biru berulang dan dalam waktu berkepanjangan berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan alias kebutaan.

Tips menjaga kesehatan mata

Supaya kesehatan mata senantiasa terjaga, Anda perlu menurunkan intensitas pantulan cahaya dari laptop yang ditatap selama berjam-jam. Caranya adalah:

  • Atur jarak laptop menjadi 50-70 sentimeter (cm) dari wajah
  • Biarkan mata istirahat sejenak dengan tidak memandang laptop selama 20 detik setiap 20 menit sekali (aturan 20-20-20)
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, khususnya yang mengandung vitamin A

Tak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan menatap layap laptop terlalu lama. Apabila kebiasaan ini terus berlanjut, efeknya akan sangat merugikan kesehatan mata. Jika Anda sering melakukan kebiasaan tersebut dan merasa ada yang salah dengan penglihatan, sebagainya konsultasi dengan dokter spesialis mata agar dapat diperiksa secara menyeluruh dan bisa ditangani sebelum terlambat.

(NB/RN)