Bisakah Penyakit Hepatitis B Disembuhkan?

Oleh dr. Adeline Jaclyn pada 07 Oct 2019, 14:40 WIB
Hepatitis B adalah salah satu penyakit yang dapat mengancam nyawa. Lalu, bisakah penyakit ini disembuhkan?
Bisakah Penyakit Hepatitis B Disembuhkan? (Kateryna-Kon/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Lebih dari 257 juta orang di dunia menderita penyakit hepatitis B tipe kronis dan lebih dari 887.000 orang meninggal akibat penyakit ini setiap tahunnya. Penyakit ini juga merupakan 40 persen penyebab terjadinya kanker hati. Kesembuhan seseorang dari hepatitis B tentu amat diharapkan. Namun, jika seseorang terinfeksi, apakah hepatitis B bisa disembuhkan?

Apa itu hepatitis B?

Hepatitis B adalah penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B. Virus ditularkan dari orang ke orang melalui cairan tubuh seperti lewat hubungan seks, penggunaan jarum secara bersamaan, kontak antara ibu ke anak, dan sebagainya.

Penyakit hepatitis B dibagi menjadi dua tipe, yaitu akut dan kronis. Hepatitis B dikatakan akut bila penyakit berlangsung dalam periode yang singkat. Kebanyakan pasien dengan hepatitis B tipe ini akan sembuh total, bahkan pada beberapa orang tidak mengalami gejala apa pun.

Pada hepatitis B tipe kronis, penyakit berlangsung selama setidaknya 6 bulan. Seseorang dengan tipe kronis ini mungkin akan menjadi pembawa virus seumur hidupnya, serta berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi berupa sirosis atau kanker hati.

Selain itu, ketahui juga bahwa hepatitis B juga bisa diderita seseorang selama bertahun-tahun sebelum akhirnya menunjukkan gejala tertentu.

Penanganan hepatitis B: bisakah disembuhkan?

Mengenai terapi, hepatitis B tipe akut tidak selalu membutuhkan pengobatan. Dokter biasanya akan merekomendasikan untuk memantau gejala dan melakukan tes darah secara rutin untuk menentukan apakah virus masih berada pada tubuh pasien atau tidak.

Saat pemulihan, pasien juga harus istirahat cukup dan memperbanyak konsumsi cairan untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Pengobatan lainnya dapat disesuaikan dengan keluhan ataupun gejala yang timbul. Bila gejala bertambah parah, dokter mungkin merekomendasikan pasien untuk mengonsumsi obat antivirus untuk mencegah kerusakan hati.

Untuk pengobatan hepatitis B tipe kronis, biasanya dokter akan memberikan obat antivirus. Obat tersebut dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah kerusakan hati. Obat ini tidak dapat menghilangkan virus hepatitis B sepenuhnya, namun tujuannya adalah mengurangi jumlah virus dalam darah sampai di titik paling rendah.

Jika menderita hepatitis B tipe kronis, lakukan kontrol ke dokter setiap 6 bulan untuk dilakukan tes darah guna menentukan jumlah virus dan kesehatan hati.

Penyakit ini tidak dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tersedia saat ini. Penyebabnya adalah karena DNA virus menetap di sel hati, meskipun produksi virus sudah ditekan lewat pemberian obat antivirus.

Virus juga menyebabkan perubahan permanen pada sel hati, yang mana dapat meningkatkan risiko berkembangnya kanker hati, meskipun virus sudah ditekan sepenuhnya.

Penelitian yang sedang berjalan mencoba menggunakan teknologi DNA untuk mencegah virus berkembang dalam tubuh pasien. Peneliti juga mencari cara untuk menggunakan sistem kekebalan tubuh sendiri untuk membunuh virus tersebut.

Cara mencegah hepatitis B

Meskipun belum ada pengobatan untuk menyembuhkan hepatitis B sepenuhnya, tetapi terdapat beberapa pengobatan untuk membantu menangani gejala hepatitis B dan mengurangi risiko komplikasi berupa sirosis.

Jika terpapar virus hepatitis B masih dalam 48 jam pertama dan belum pernah melakukan vaksinasi sebelumnya, lakukan vaksinasi dan pemberian imunoglobulin hepatitis B sesegera mungkin. Langkah ini dapat memberikan perlindungan dalam jangka pendek serta melawan virus secara cepat.

Apabila Anda punya hepatitis, sebaiknya lakukan ini:

  • Hindari hubungan seksual tanpa proteksi termasuk seks melalui mulut (oral) dan anus (anal)
  • Hindari penggunaan jarum secara bergantian dengan orang lain
  • Hati-hati penyebaran infeksi melalui alat pribadi yang dipakai bersama seperti sikat gigi atau alat cukur
  • Konsumsilah makanan sehat bergizi seimbang
  • Hindari konsumsi alkohol
  • Beri tahu dokter bila berencana hamil atau sedang hamil

Faktanya, hepatitis B hingga saat ini belum bisa disembuhkan sepenuhnya dengan metode yang ada. Namun, pengobatan yang sudah ada bisa membantu mengurangi gejala, menekan produksi virus, serta menurunkan risiko komplikasi yang serius.

(NP/RN)