Efektivitas Diet K-Pop Untuk Menurunkan Berat Badan

Oleh dr. Sepriani Timurtini Limbong pada 07 Oct 2019, 17:00 WIB
Benarkah diet K-Pop efektif menurunkan berat badan sehingga membuat pelakunya tampak seperti bintang Korea? Ini faktanya!
Efektivitas Diet K-Pop Untuk Menurunkan Berat Badan (Prostock-studio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu jenis diet yang saat ini tengah naik daun adalah diet K-Pop. Tak sedikit orang yang memimpikan untuk memiliki berat badan yang ideal, mulai melirik pola makan yang masuk dalam tren diet terkini ini.

Pada dasarnya, keinginan punya berat badan ideal merupakan hal yang wajar. Ada perasaan senang dan puas ketika melihat tubuh tampak langsing saat sedang bercermin.

Bukan hanya penampilan luar, berat badan ideal pun sering dikaitkan dengan kondisi tubuh yang sehat. Tidak heran saat ada tren diet terbaru –seperti diet K-Pop– yang ‘tampak’ menjanjikan,  banyak yang tertarik mecobanya.

Bagi Anda penggemar musik korea, diet K-Pop mungkin sudah tidak asing lagi. Korean Weight Loss Diet yang sering disebut diet K-Pop adalah pola makan yang terinspirasi dari makanan tradisional Korea.

Prinsip diet ini adalah untuk mengurangi konsumsi makanan yang telah diproses (processed food), yang umumnya tinggi lemak dan tinggi gula. Sebagai gantinya, Anda harus memperbanyak konsumsi makanan utuh seperti sayuran, buah, daging, ikan atau makanan laut lainnya.

Cara melakukan diet K-Pop

Ada beberapa hal dasar dalam penerapan diet K-Pop. Pada metode diet tersebut, pelakunya dianjurkan untuk mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Hal ini dilakukan bukan hanya melalui pengurangan porsi makan, tetapi juga mengubah jenis makanan menjadi sebagian besar sayur, sup dan buah guna mendapatkan kalori yang cukup tanpa merasa lapar berlebih.

Diet K-Pop juga mengharuskan pelakunya untuk menghindari makanan tinggi lemak. Dalam menu diet, Anda akan menemukan sedikit makanan yang digoreng atau mengandung minyak.

Di samping itu, asupan gula juga akan dibatasi. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah gula sederhana seperti es krim, roti, makanan atau minuman manis lainnya. Sebagai gantinya, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi buah segar.

Hal yang membedakannya dengan diet lainnya adalah, diet K-Pop tidak menyarankan pelakunya mengonsumsi camilan (snack). Dalam diet K-Pop, camilan dianggap tidak perlu dalam menu diet sehari-hari.

Manfaat diet K-Pop

Secara umum, metode diet K-Pop cukup baik bagi kesehatan asalkan diikuti dengan benar. Sebab, dengan mengurangi porsi makan secara perlahan dan meningkatkan konsumsi buah maupun sayur, Anda akan merasa kenyang lebih lama serta tidak kalap saat jam makan tiba.

Daging dan ikan yang diolah dengan cara selain digoreng pun akan mengurangi asupan lemak Anda. Ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit, seperti diabetes, penyakit jantung, dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Apabila dikombinasikan dengan aktivitas fisik rutin, metode diet K-Pop dapat membantu menurunkan berat badan hingga mencapai rentang ideal.

Namun, meski menjanjikan beragam manfaat yang luar biasa, ada beberapa hal yang perlu Anda cermati sebelum memutuskan untuk melakukan diet K-Pop.

Pertama, diet ini membangun kesan bahwa tubuh ideal para bintang K-Pop adalah tolok ukur keberhasilan diet. Ini berpotensi menimbulkan gangguan makan seperti bulimia dan anoreksia.

Kedua kondisi tersebut berhubungan dengan kondisi psikologis, di mana penderitanya akan mengeluarkan (memuntahkan) makanan setelah mengonsumsinya. Bulimia dan anoreksia biasanya dialami oleh remaja, khususnya wanita.

Para remaja yang mengidolakan tubuh ideal para bintang akan memaksa dirinya mencapai postur tubuh tertentu. Tak jarang hal ini membuat mereka mengorbankan kondisi fisiknya.

Tidak berhenti di situ, diet K-Pop juga menekankan pelakunya untuk tidak mengonsumsi camilan apa pun. Hal ini sedikit bertentangan dengan berbagai penelitian mengenai diet.

Pasalnya, penelitian mengatakan bahwa diet yang benar dan berhasil justru mesti mengonsumsi camilan dalam menu sehari-hari. Camilan yang dimaksud adalah asupan tinggi serat dan rendah gula. Camilan yang seperti ini dapat membantu pelaku diet mengendalikan porsi makan dan mencegah konsumsi makanan tidak sehat.

Nah, Anda tertarik untuk menurunkan berat badan dengan menggunakan metode diet K-Pop? Boleh saja mencobanya, tetap dengan catatan Anda harus melakukannya dengan benar. Tetap sertakan camilan sehat setiap hari dan kombinasikan dengan aktivitas fisik rutin. Ingatlah bahwa tujuan diet bukan hanya untuk memiliki tubuh ideal seperti bintang idola, tetapi juga agar kondisi tubuh lebih sehat dan terjaga.

(NB/ RH)