Keluhan Saat Ibu Hamil Tua dan Cara Mengatasinya

Trimester akhir kehamilan, biasanya ibu hamil akan mengalami berbagai keluhan. Apa saja keluhan saat hamil tua? Bagaimana cara mengatasinya?
Keluhan Saat Ibu Hamil Tua dan Cara Mengatasinya

Klikdokter.com, Jakarta Memasuki trimester tiga kehamilan, tidak serta-merta ibu terbebas dari beragam keluhan. 

Justru, bumil akan merasakan banyak keluhan saat hamil tua, yang dapat mengganggu persiapan persalinan.

Tenang, Anda tidak perlu panik. Keluhan saat hamil tua adalah lumrah akibat adanya perubahan fisik dan hormonal yang signifikan. Meski begitu, ketidaknyamanan ini mesti segera diatasi.

Artikel Lainnya: Bagaimana Mengatasi Perdarahan Saat Hamil Tua?

1 dari 2

Apa Saja Keluhan Ibu Hamil Trimester Tiga?

loading

Berikut adalah beberapa keluhan ibu hamil trimester 3 dan cara mengatasinya:

1. Insomnia

Ilustrasi Insomnia pada Ibu Hamil
loading

Kesulitan tidur alias insomnia kerap dialami wanita selama kehamilan. Namun, pada sebagian wanita, gangguan tidur akan lebih parah terjadi di trimester tiga. 

Banyak bumil juga tidak bisa tidur nyenyak pada trimester akhir kehamilan. 

Hal tersebut utamanya disebabkan oleh perut yang sudah sangat membuncit sehingga sulit untuk berganti posisi tidur.

Alasan lainnya adalah pengaruh hormon estrogen dan janin yang aktif bergerak saat ibu beristirahat.

Bumil yang menderita insomnia dapat bermeditasi atau menyetel musik sebelum tidur untuk tenangkan pikiran.

Mendapatkan pijatan ringan dengan essential oil, seperti chamomile, lavender, atau kayu cendana juga bisa bikin rileks.

Artikel Lainnya: Jantung Berdebar saat Hamil Tua, Apa Penyebabnya?

2. Kontraksi Braxton Hicks

Memasuki trimester akhir, ibu hamil umumnya akan lebih sering mengalami kontraksi. Digambarkan, kontraksi ini berupa rasa kencang di sekitar perut yang terjadi beberapa saat. 

Selama kontraksi hanya terjadi sementara, tidak sampai ganggu aktivitas, dan tidak disertai keluarnya darah, itu adalah normal. 

Kontraksi yang terjadi tanpa gejala penyerta dinamakan Braxton hicks alias kontraksi palsu. 

Untuk mengatasinya, Anda hanya perlu beristirahat sejenak dan mengatur napas panjang. Bila perlu, ambil posisi berbaring dan miring ke kiri.

Posisi ini akan membuat aliran darah ke rahim dan janin lebih lancar. Kontraksi pun lebih cepat berlalu.

Artikel Lainnya: Manfaat Sering Jongkok saat Hamil

3. Kaki Bengkak 

Ilustrasi Kaki Bengkak pada Ibu Hamil
loading

Besarnya ukuran rahim saat hamil tua bisa membentuk “bendungan” pembuluh darah di pangkal paha. 

Bendungan ini menyebabkan aliran darah balik dari kaki ke jantung sedikit terhambat, sehingga menyebabkan kaki bengkak. 

Untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil tua, salah satu yang dapat dilakukan adalah menyanggah kaki saat duduk. Anda perlu memosisikan kaki lebih tinggi dari jantung ketika berbaring. 

Posisi ini akan membantu memperbaiki aliran darah balik ke jantung, sehingga bengkak dapat berkurang. 

Gunakan alas kaki yang terbuka dan tidak memiliki hak guna menghindari tekanan berlebih pada kaki. 

Meski umumnya terjadi secara normal, kaki bengkak saat hamil dapat menjadi tanda bahaya, yaitu jika terdapat protein pada urine.

Bila hal itu terjadi, Anda wajib segera memeriksakan diri ke dokter atau klinik dengan fasilitas penunjang yang lengkap.

Artikel Lainnya: Ini 7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil saat Hamil

4. Depresi

Depresi dapat terjadi sejak trimester pertama. Namun, sebagian besar bumil lebih berat mengalaminya di trimester ketiga, bahkan bisa berlanjut pasca-melahirkan.

Perasaan sedih, cemas, atau takut berlebihan menjelang waktu persalinan sangat dipengaruhi fluktuasi hormonal. 

Untuk mengurangi risikonya, cobalah untuk tekan perasaan stres dengan bermeditasi dan melakukan yoga prenatal.

Anda juga bisa membaca buku motivasi yang membuat hati nyaman, atau mendengar musik agar rileks.

5. Kram Otot

Ilustrasi Kram Otot pada Ibu Hamil
loading

Masalah ibu hamil di trimester 3 yang kerap dialami lainnya adalah kram otot juga bisa terjadi pada ibu yang sedang hamil tua. Kondisi ini utamanya terjadi di pagi hari, saat ibu baru bangun tidur.

Kram saat hamil tua terjadi akibat aliran darah yang terhambat karena penekanan rahim. Selain itu, keluhan ini juga dilatari oleh stres otot akibat membawa beban berat (janin). 

Untuk membantu mengurangi kram otot saat hamil tua, bumil harus minum air putih setidaknya 8 gelas sehari. 

Ibu hamil juga perlu melakukan olahraga ringan secara rutin dan gerakan peregangan di area kaki.

Hal tersebut dilakukan agar otot-otot yang tegang bisa kembali rileks sehingga frekuensi kram jarang terjadi.

Artikel Lainnya: 7 Cara Mudah Mengatasi Nyeri Panggul Saat Hamil

6. Kesulitan Bernapas

Masalah pernapasan selama trimester ketiga kehamilan terutama disebabkan oleh pembesaran rahim. 

Saat rahim membengkak, hanya ada sedikit ruang bagi paru-paru untuk mengembang, sehingga menyulitkan wanita untuk bernapas.

Keluhan saat hamil tua tersebut bisa diatasi dengan meninggikan sedikit kepala dan bahu dengan lebih banyak bantal ketika berbaring atau istirahat.

7. Nyeri Tulang Belakang

Ilustrasi Nyeri Tulang Belakang pada Ibu Hamil
loading

Janin yang terus membesar membuat berat badan ibu bertambah. Kondisi ini bisa membuat tulang belakang kewalahan dalam memberi topangan. 

Akibatnya, ibu hamil akan merasa pegal dan terkadang nyeri. 

Untuk membantu meredakannya, gunakan bantal hangat yang ditempelkan di area punggung yang terasa nyeri. 

Selain itu, usahakan juga memilih tempat duduk yang bisa menyanggah tulang belakang dengan baik.

8. Rasa Terbakar di Dada (Heartburn)

Keluhan saat hamil tua berikutnya adalah sensasi terbakar di dada. Kondisi ini disebabkan oleh adanya aliran balik asam lambung ke kerongkongan. 

Selain karena lambung yang tertekan oleh rahim, heartburn juga bisa terjadi akibat pengaruh hormon kehamilan.

Risiko terjadinya heartburn lebih tinggi bila ibu gemar mengonsumsi makanan yang digoreng, pedas, dan juga asam.

Untuk mencegahnya, ibu hamil wajib menghindari makanan maupun minuman yang bisa jadi pemicu keluhan ini. Anda juga perlu makan tepat waktu, dengan porsi lebih kecil, tapi sering.

Trimester ketiga sangat penting dan mungkin menjadi waktu yang sangat menantang bagi Anda dan bayi yang akan lahir. Namun, jangan panik ataupun stres sendiri karenanya.

Baca Juga

Apabila benar-benar merasa terganggu dengan keluhan saat hamil tua tersebut, jangan sungkan untuk konsultasi ke dokter.

Pantau usia kehamilan Anda dengan kalender kehamilan di sini. Kalau Anda ingin berkonsultasi dengan dokter seputar kandungan dan janin, manfaatkan layanan LiveChat.

(HNS/AYU)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Atasi Mual dan Stres saat Hamil dengan Minyak Cengkih, Efektifkah?

Info Sehat
17 Okt

5 Manfaat Cengkeh untuk Ibu Hamil dan Janin

Info Sehat
13 Okt

Penyebab dan Solusi Perut Ibu Hamil Kram saat Senam Lantai

Info Sehat
12 Okt

Bolehkah Tramadol Dikonsumsi Ibu Hamil?

Info Sehat
02 Okt

Trombosit Turun Bukan karena Demam Berdarah Dengue, Apa Sebabnya?

Info Sehat
01 Okt

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk