Jangan Abaikan, Ini 5 Tanda Erosi Gigi!

Oleh drg. Wiena Manggala Putri pada 12 Oct 2019, 11:00 WIB
Gigi yang sensitif ketika terkena suatu rangsangan bisa menjadi tanda adanya erosi gigi. Apa lagi tanda erosi gigi lainnya?
Jangan Abaikan, Ini 5 Tanda Erosi Gigi! (Alex Mit/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat membicarakan masalah gigi, yang paling diingat adalah gigi berlubang dan karang gigi. Namun rupanya, masih banyak masalah gigi karena tidak dirawat dengan benar. Salah satunya adalah erosi gigi. Lantas, apa sih erosi gigi dan apa saja tanda-tandanya yang bisa diamati?

Erosi gigi dan penyebabnya

Erosi gigi dapat diartikan sebagai suatu proses hilangnya jaringan keras gigi yang disebabkan oleh berkontaknya gigi dengan zat asam tanpa melibatkan adanya bakteri. 

Jika sudah rusak, lapisan ini tidak bisa tumbuh kembali. Akan tetapi, Anda dapat mencegah agar erosi tidak memburuk dengan perawatan gigi yang tepat.

Terjadinya erosi gigi dapat disebabkan oleh faktor-faktor intrinsik maupun ekstrinsik. Salah satunya adalah aliran air liur yang rendah. Air liur berperan penting dalam menjaga gigi agar tetap sehat dan kuat.

Air liur juga berfungsi untuk melindungi lapisan enamel, mengencerkan agen erosif seperti asam, menghilangkan kotoran dan sisa makanan, serta meningkatkan zat pelindung yang membantu untuk melawan bakteri dan penyakit mulut.

Selain itu, di dalam mulut yang sehat, air liur yang kaya akan kalsium yang membantu memperkuat kesehatan gigi. Bahkan, jika Anda minum soda atau jus asam sekalipun, air liur secara konstan akan menetralkan asam yang ada di rongga mulut.

Namun, ketika hal tersebut dilakukan secara terus menerus tanpa menjaga kesehatan gigi dengan tepat, proses penguatan pada gigi ini tidak lagi terjadi. Akhirnya, erosi gigi dapat terjadi.

Beberapa faktor lain yang juga dapat menyebabkan erosi gigi, yaitu:

  • Konsumsi minuman ringan yang mengandung asam fosfat dan sitrat dengan kadar berlebih
  • Minuman buah, di mana beberapa asam dalam minuman ini lebih bersifat erosif
  • Aliran air liur yang rendah sehingga membuat mulut kering atau xerostomia
  • Masalah pencernaan, seperti penyakit refluks asam kronis yang juga dikenal sebagai penyakit refluks gastroesofageal (GERD)
  • Gangguan makan, seperti bulimia yang mengganggu sistem pencernaan dan membuat gigi terkena asam lambung
  • Konsumsi obat-obatan tertentu secara teratur, seperti aspirin, antihistamin
  • Faktor lingkungan, di antaranya adanya gesekan, stres, dan korosi
  • Kebiasaan buruk, seperti bruxism (menggemeretakkan gigi)
1 of 2

Tanda-tanda Erosi Gigi

Tanda-tanda erosi enamel dapat bervariasi yang bergantung pada tingkatannya. Beberapa tanda erosi gigi antara lain:

  • Rasa nyeri

Kondisi ini disebabkan oleh konsumsi suatu makanan tertentu atau suhu makanan yang panas atau dingin. Akibatnya, muncul rasa nyeri pada tahap awal erosi enamel gigi.

  • Perubahan warna

Saat enamel terkikis dan lebih banyak bagian dentin yang terbuka, gigi mungkin akan terlihat tampak kuning.

  • Retak dan patah

Tanda lain erosi gigi adalah tepi gigi menjadi lebih kasar, tidak beraturan, dan bergerigi saat lapisan pelindung terkikis. 

  • Hipersensitivitas

Pada tahap akhir erosi enamel, gigi akan menjadi sangat sensitif terhadap suhu serta makanan atau minuman yang terlalu asam dan pedas. Anda mungkin juga merasakan sentakan yang menyakitkan saat sedang mengembuskan napas.

  • Gigi berlubang

Ketika lapisan enamel terkikis, gigi menjadi lebih rentan terhadap gigi berlubang atau rusak. Adanya suatu lubang kecil mungkin tidak menimbulkan masalah pada awalnya. 

Namun, saat kondisi ini berlangsung secara terus-menerus dan menembus bagian dalam gigi, saraf-saraf kecil bisa terpengaruh. Akibatnya, dapat terjadi pembengkakan atau infeksi yang menyakitkan.

Penambalan dapat menjadi perawatan alternatif yang bisa dilakukan untuk melindungi gigi dan meningkatkan fungsi estetika. Akan tetapi, jika lapisan enamel terkikis atau hilang secara signifikan, pembuatan mahkota gigi atau veneer dapat dilakukan agar gigi terlindungi dari kerusakan.

Ketika Anda mengalami beberapa tanda erosi gigi di atas, segera berkonsultasi dengan dokter gigi. Perawatan yang dilakukan akan tergantung pada penyebab erosi gigi Anda. Namun yang terpenting, cegah erosi gigi dengan menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta lakukan pola hidup sehat.

[HNS/ RH]

Lanjutkan Membaca ↓