Artritis Reumatoid Berkaitan dengan Tukak Lambung, Benarkah?

Jika Anda seorang penderita artritis reumatoid, maka berhati-hatilah terhadap risiko tukak lambung.
Artritis Reumatoid Berkaitan dengan Tukak Lambung, Benarkah?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu penyakit radang sendi yang umum menyerang orang dewasa adalah artritis reumatoid. Serangan artritis reumatoid tak jarang dihubungkan dengan kemunculan penyakit tukak lambung. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Mengenal Artritis ReumatoidArtritis reumatoid adalah penyakit yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh menganggap membran sinovial di sendi sebagai musuh, sehingga melakukan penyerangan. Sebagai akibatnya, sendi akan rusak dan mengalami gangguan fungsi.

Membran sinovial itu sendiri merupakan membran yang berfungsi sebagai pelumas dalam membantu pergerakan sendi di tubuh.

Hingga kini alasan sistem kekebalan tubuh melakukan penyerangan pada membran sinovial di sendi masih menjadi misteri. Namun, penelitian tentang artritis reumatoid menunjukkan bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan faktor risiko.

Beberapa faktor risiko yang dimaksud seperti jenis kelamin wanita, berada di rentang usia 40–60 tahun, dan memiliki riwayat keluarga dengan artritis reumatoid.

Artritis reumatoid biasanya terjadi pada sendi jari-jari tangan, pergelangan tangan, dan kaki. Seseorang yang mengalami kondisi ini akan mengalami gejala kaku sendi di pagi hari. Selain itu, kulit pada bagian sendi yang meradang juga akan berwarna merah, bengkak, dan terasa hangat ketika disentuh.

Artikel Lainnya: Segarnya Minuman Bersoda Bikin Asam Lambung Naik?

1 dari 2

Artritis Reumatoid dan Tukak Lambung

Ilustrasi Artritis Reumatoid
loading

Salah satu gangguan yang sering dijumpai pada penderita artritis reumatoid adalah tukak lambung. Ini adalah suatu kondisi yang ditandai dengan adanya luka pada lapisan lambung. 

Mengapa penderita artritis reumatoid bisa mengalami tukak lambung? Hal ini terkait dengan pengobatan penyakit artritis reumatoid.

Faktanya, pengobatan artritis reumatoid bertujuan untuk mengurangi peradangan sendi dengan menekan sistem kekebalan tubuh penderita. Salah satu obat yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah golongan Non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAID).

Obat golongan NSAID sebenarnya aman digunakan selama di bawah pengawasan dokter. Namun, karena NSAID umumnya bersifat obat yang dijual secara bebas, tidak sedikit penderita artritis reumatoid yang mengonsumsi obat tersebut secara mandiri alias sembarangan.

Alhasil, manfaat yang dirasakan untuk meredakan gejala artritis datang berbarengan dengan efek samping berupa gangguan pada lambung, yang ujung-ujungnya adalah tukak lambung.

Bukannya memperbaiki keadaan, adanya efek samping tersebut malah membuat kondisi penderita artritis reumatoid semakin buruk. Pasalnya, saat terjadi tukak lambung, komplikasi yang mungkin dialami di kemudian hari adalah perdarahan lambung.

Keadaan ini sangat berbahaya, karena bisa menyebabkan keluarnya darah dalam jumlah banyak. Jika tidak segera mendapat pertolongan yang tepat, bukan tidak mungkin nyawa yang akan jadi taruhannya.

Baca Juga

Mengingat adanya risiko tukak lambung, Anda yang mengalami artritis reumatoid atau penyakit sejenis, sebaiknya tidak sembarang mengonsumsi obat NSAID. Lebih baik konsultasikan terlebih dahulu pada dokter guna mengetahui dosis yang paling tepat, apalagi jika ‘nasib’ Anda sangat bergantung pada jenis obat tersebut. Ingat, tujuan utama konsumsi obat-obatan adalah untuk menyembuhkan atau mengendalikan gejala penyakit tanpa mendatangkan efek samping yang berarti.

(NB/RH)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Lakukan 4 Kebiasaan Ini agar Terbebas dari Serangan Artritis

Info Sehat
12 Okt

Tekan Gejala Reumatoid Artritis dengan Diet Plant-Based

Info Sehat
03 Okt

Pergelangan Tangan Sakit, Apa Penyebabnya?

Info Sehat
02 Okt

Lumpur Hangat dan Garam Bisa Mengatasi Osteoartritis, Benarkah?

Info Sehat
02 Okt

Ibunda SBY Meninggal Dunia

Info Sehat
31 Agt

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk