5 Manfaat Diet Vegetarian bagi Kesehatan

Oleh dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid pada 16 Oct 2019, 11:00 WIB
Pernah terpikir untuk menjadi vegetarian? Ternyata, diet vegetarian banyak manfaatnya bagi kesehatan Anda.
5 Manfaat Diet Vegetarian bagi Kesehatan (ProStockStudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Survei menunjukkan terjadi peningkatan jumlah orang yang menjalani diet vegetarian dalam beberapa tahun terakhir. Ada berbagai alasan yang menyebabkan seseorang menjadi vegetarian. Di antaranya adalah karena agama, kewaspadaan terhadap pemanasan global, dan demi kesehatan yang lebih baik.

Pola diet vegetarian menekankan pada konsumsi makanan dari sumber nabati, seperti sayur-sayuran, biji-bijian, dan buah-buahan. Saat ini, ada bermacam-macam jenis pola diet vegetarian, di antaranya adalah:

  • Vegan: tidak mengonsumsi daging, ikan, telur, susu, produk susu, atau produk makanan apa pun juga yang melibatkan hewan dalam pembuatannya.
  • Vegetarian lakto-ovo: tidak mengonsumsi daging dan ikan, tetapi makan telur, susu, dan produk olahan susu seperti keju dan yoghurt.
  • Vegetarian lakto: tidak mengonsumsi daging, ikan, dan telur, tetapi mengonsumsi susu dan produk olahan susu.
  • Vegetarian ovo: tidak mengonsumsi daging, ikan, susu, dan produk susu, tetapi memakan telur.
  • Vegetarian parsial: tidak memakan daging, tapi mengonsumsi ikan, telur, susu, dan produk olahan susu.
1 of 2

Manfaat sehat diet vegetarian

Terlepas dari jenis diet vegetarian yang dijalani, diet ini secara umum memang memiliki manfaat baik bagi kesehatan. Manfaatnya pun telah terbukti secara ilmiah. Berikut ini beberapa di antaranya:

  • Menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung koroner

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi diet vegetarian memiliki risiko 25 persen lebih rendah untuk mengalami kematian akibat penyakit jantung koroner, dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi daging dan produk daging. 

Kesimpulan tersebut diambil setelah meneliti hal tersebut pada lebih dari 70.000 orang dewasa.

Untuk mengoptimalkan proteksi terhadap penyakit jantung koroner, sumber energi dari makanan yang dianjurkan adalah serealia berserat tinggi. Misalnya oat, beras merah, beras cokelat. Selain itu juga legum –misalnya tahu, tempe, kacang tanah, lentil, kacang polong. 

Jenis makanan ini bukan hanya merupakan sumber energi yang baik, tapi juga bermanfaat menjaga kestabilan kadar gula darah dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

  • Menurunkan risiko kanker usus besar

Ilmu kedokteran telah membuktikan bahwa konsumsi banyak daging, terutama daging merah, dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Sebaliknya, makanan yang banyak serat melindungi usus sehingga risiko usus besar lebih rendah. 

Diet vegetarian, khususnya jika memasukkan sayuran dan buah tinggi serat dalam setiap porsi makanan, dapat efektif melindungi seseorang dari kanker usus besar.

  • Menurunkan risiko diabetes melitus dan komplikasinya

Berbagai studi telah membuktikan, pelaku diet vegetarian memiliki kadar gula darah yang lebih stabil dan memiliki risiko diabetes yang lebih rendah, dibandingkan orang yang tidak. 

Di antara semua jenis diet vegetarian, yang memiliki risiko paling rendah untuk mengalami diabetes melitus tipe 2 adalah orang yang menjalani diet vegan.

Selain itu, diet vegetarian juga memberikan manfaat baik bagi penderita diabetes. Diabetesi yang menjalani diet tanpa daging memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami komplikasi diabetes.

  • Menurunkan risiko obesitas

Diet vegetarian menurunkan risiko obesitas, bahkan pada orang-orang yang sudah mengalami kelebihan berat badan (overweight). 

Tak hanya itu, diet vegetarian yang dilakukan dengan konsisten dalam jangka panjang juga efektif untuk menurunkan berat badan dan mencapai berat badan ideal. Efek penurunan berat badan mulai terlihat saat diet vegetarian sudah dijalani selama 6 bulan atau lebih.

  • Menurunkan kadar kolesterol LDL

Kolesterol LDL, atau jenis kolesterol yang jahat, merupakan salah satu faktor utama yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah di berbagai tempat di dalam tubuh. 

Diet vegetarian yang kaya akan sayuran dan buah berserat akan membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dengan cara mengikat kolesterol di usus.

Untuk menurunkan kolesterol LDL, seseorang dianjurkan untuk mengonsumsi jenis makanan yang kaya akan plant sterol. Contohnya adalah minyak sayuran, berbagai jenis kacang (seperti walnut, pistachio, dan almond), serta biji-bijian (misalnya biji chia, barley, gandum).

Di Hari Pangan Sedunia ini, Anda diingatkan untuk selalu mencukupi kebutuhan nutrisi, apa pun pola diet Anda. Oleh karena itu, pastikan tubuh Anda mendapatkan nutrisi yang cukup meskipun Anda menjalani diet vegetarian. Kombinasikanlah berbagai jenis sayur, biji, dan buah dalam menu harian. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter gizi atau ahli gizi untuk mengetahui kebutuhan nutrisi dan membuat perencanaan agar diet dapat dilakukan dengan benar.

[HNS/ RH]

Lanjutkan Membaca ↓
Kokon KokonKokon Kokon

Dok, bagi tips makanan buat orang yang mau bentuk badan jadi berotot dong!!!

Megha MeghaMegha Megha

cara menguruskan badan