6 Penyebab Kesemutan dan Kebas yang Tak Boleh Disepelekan

Kesemutan dan kebas sering terjadi, tetapi tetap tak boleh disepelekan. Bisa jadi penyebabnya adalah penyakit yang serius.
6 Penyebab Kesemutan dan Kebas yang Tak Boleh Disepelekan (NamtipStudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kesemutan dan kebas adalah keluhan yang sering dialami, muncul tiba-tiba, dan akan hilang sendirinya tanpa pengobatan. Karenanya, keluhan tersebut sering disepelekan. Padahal, gejala kesemutan dan kebas bisa menjadi tanda kondisi medis dalam tubuh dan perlu dicari penyebabnya.

Dalam dunia medis, kondisi itu disebut sebagai parestesia. Ini adalah sensasi abnormal (yang dirasakan pada kulit) berupa kesemutan, menggelitik, kebas atau mati rasa, rasa seperti terbakar, hingga sensasi seperti ditusuk-tusuk. Gejala ini umumnya menandakan adanya kelainan atau gangguan saraf tepi.

Baca Juga

Kesemutan dan kebas, bisa normal bisa juga tidak

Kesemutan dan kebas yang muncul dan hilang dengan sendirinya umumnya memang tak perlu dikhawatirkan. Biasanya, ini terjadi akibat penekanan saraf dalam waktu yang cukup lama karena posisi tertentu. Misalnya duduk menyilangkan kaki atau posisi lengan yang tertimpa tubuh saat berbaring.

Meski demikian, ada beberapa tanda yang perlu dicermati dan diwaspadai, yaitu:

  • Kesemutan dan kebas terjadi terus-menerus
  • Terdapat kelemahan yang dirasakan di satu sisi tubuh
  • Bicara pelo
  • Penglihatan menurun
  • Nyeri kepala
  • Muntah-muntah
  • Gangguan keseimbangan
  • Mudah lapar dan mudah haus
  • Banyak kencing pada malam hari atau bahkan tidak ada produksi urine
  • Lemas
  • Berkunang-kunang
  • Ada luka di kaki yang tak kunjung sembuh
  • Muncul bercak kecokelatan di kulit
  • Terjadi pembengkakan di siku atau lutut
1 dari 2

Penyebab kesemutan dan kebas yang harus diwaspadai

loading

Berdasarkan gejala penyerta, terdapat beberapa penyebab kesemutan dan kebas yang tak boleh diabaikan. Pasalnya, ini bisa jadi pertanda penyakit seperti:

  1. Stroke

Gangguan yang terjadi akibat sumbatan aliran darah pada sistem saraf pusat ini, yaitu otak, dapat menimbulkan gejala awal kesemutan dan kebas. Gejala lebih parah yang bisa menyertai adalah kelemahan di satu sisi badan hingga menurunnya kesadaran.

Untuk mencegahnya, perlu perubahan pola hidup seperti diet bergizi lengkap seimbang, rutin olahraga, menjaga berat badan ideal, hindari rokok dan alkohol, istirahat cukup, serta kelola stres dengan baik.

  1. Diabetes

Kesemutan dan kebas akibat diabetes (neuropati diabetik) terjadi pada 50 persen penderita diabetes. Lebih lanjut, karena kebas pada kaki menyebabkan luka tak kunjung sembuh, kondisi ini bisa berujung pada terjadinya infeksi yang sering kali berakhir dengan amputasi.

Selain menerapkan pola hidup sehat seperti pada poin nomor 1, perhatikan juga asupan karbohidrat dan gula serta kontrol gula darah secara rutin.

  1. Kekurangan vitamin B

Menu makan masyarakat Indonesia sering kali tinggi karbohidrat tapi tak lengkap gizi, khususnya vitamin dan mineral. Nah, kesemutan dan kebas bisa muncul akibat kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 (vitamin B kompleks).

Untuk mengatasinya, konsumsi kedelai, gandum, kacang-kacangan, daging merah, daging unggas, telur, keju, susu, daging ikan, dan lain-lain.

Apabila tak yakin dapat memenuhi kebutuhan harian tiga vitamin tersebut, tambahkan suplementasi vitamin neurotropik hemaviton Neuro Forte, yang juga secara khusus dapat membantu menjaga kesehatan saraf.

Vitamin hemaviton Neuro Forte dilengkapi 100 mg vitamin B1, 100 mg vitamin B6, dan 5.000 mcg vitamin B12. Konsumsi sesuai dosis yang tertulis di label atau ikuti anjuran dokter.

  1. Hernia nukleus pulposus (HNP)

HNP atau herniated disc biasa dikenal sebagai ‘saraf kejepit’ di tulang belakang. Kondisi ini ditandai dengan gejala kesemutan dan kebas yang dapat menjalar ke sepanjang lengan atau kaki, tergantung lokasi saraf yang terjepit.

Pada lokasi tulang belakang yang berada lebih di bagian bawah, kondisi ini dikenal dengan low back pain (sering disebut sebagai nyeri punggung bawah, lumbago, atau nyeri pinggang).

  1. Gagal ginjal

Jika gejala kesemutan dan kebas disertai menurunnya produksi urine dan pembengkakan kaki, gagal ginjal perlu diwaspadai.

  1. Lepra

Penyakit yang diakibatkan infeksi bakteri Mycobacterium leprae ini menyerang saraf dan otot. Gejalanya sering kali tak terdeteksi.

Kesemutan dan kebas yang disertai adanya bercak putih pada kulit harus segera diperiksakan. Karena jika tidak, bisa-bisa tanpa sadar ujung-ujung jari putus karena penderitanya tak mampu merasakan nyeri.

Kesemutan dan kebas seringnya merupakan gejala yang ringan sehingga tak dianggap serius. Padahal, penyebabnya juga bisa akibat kondisi yang butuh penanganan medis. Mulai sekarang jangan lagi mengabaikan keluhan kesemutan dan kebas, ya! Jika keluhan tersebut sering terjadi dan berkepanjangan, jangan tunda janji konsultasi dengan dokter.

(RN/ RH)

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Ini Tandanya Kesemutan Terjadi Karena Gangguan Saraf Tepi

Info Sehat
27 Agt

Penyebab dan Cara Mengatasi Tangan Kesemutan Saat Hamil

Info Sehat
26 Agt

Tangan Kesemutan, Perlukah Khawatir Jika Sering Terjadi?

Info Sehat
22 Agt

Mati Rasa dan Kesemutan Hal Biasa Saat Hamil?

Info Sehat
20 Agt

Sering Kram Kesemutan? Ini Cara Tepat Mengatasinya

Info Sehat
24 Jul

4 KOMENTAR

Avatar
Tinurlince siahaan
1 Bulan Lalu

kesemutan telapak tangan,dan telapak kaki,sekalian kalau tidur malam dan siang sering kedinginan

Avatar
faisal
8 Bulan Lalu

knp saya sering bgt kesemutan dok,, bahkan smpai seharian,, rasa nya skit bgt bhkn smpai pegelangan,, pertolongan pertama ap dok

Avatar
Sri Susilowati
9 Bulan Lalu

selamat malam, saya saat ini tiba2 menggigil. tadi siang saya perjalanan dari tulungagung ke mlg. pertolongan pertama apa Dok sblm bsk saya ke puskesman. trims🙏

Avatar
Rahmat Basuki
9 Bulan Lalu

kalau misalkan kekurangan vitamin B, jika minum susu kedelai, apakah juga termasuk bisa mengobati ( memberikan asupan vitamin B) ..??

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk