Kenali Kadar Minimal dan Maksimal SPF Tabir Surya yang Aman

Bukan hanya sekadar pilih dan pakai, Anda juga harus tahu kadar minimal dan maksimal SPF tabir surya yang aman.
Kenali Kadar Minimal dan Maksimal SPF Tabir Surya yang Aman (Solar22/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Aktris sekaligus penyanyi asal Australia, Nicole Kidman, membuat heboh pemberitaan beberapa hari lalu setelah mengaku rajin memakai tabir surya dengan SPF 100++. Ia mengaku perlu memakainya karena harus syuting di luar ruangan dengan cuaca sangat panas. Terkait SPF, sebenarnya berapa kadar minimal dan maksimal yang aman untuk digunakan?

Pada usianya yang sudah menginjak 52 tahun, Nicole Kidman berusaha keras untuk tetap menjaga kesehatan. Salah satu yang dilakukannya adalah mengaplikasikan tabir surya dengan SPF 100++, terutama saat ia beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga

Awalnya, ia merasa tak memerlukan tabir surya. Namun seiring bertambahnya usia, kini ia mengaku sangat membutuhkannya, termasuk dengan SPF yang tinggi.

“Jelas saya bertambah tua, saya menyadari krim (tabir surya) itu diperlukan. Saya sering syuting di luar ruangan, jadi yang paling penting adalah tabir surya dengan SPF 100++," ujarnya seperti dikutip dari Yahoo Lifestyle.

Untuk aktivitas di luar ruangan, istri dari musisi Keith Urban ini mengaku mengaplikasikannya setiap 90 menit sekali agar mendapat hasil maksimal.

Berapa kadar SPF yang pas untuk penggunaan tabir surya?

SPF sendiri merupakan singkatan dari Sun Protection Factor. SPF berfungsi untuk menandakan sebaik apa produk tabir surya dalam melindungi kulit dari sengatan matahari.

Di Indonesia sendiri, SPF sampai 100 sulit ditemukan karena biasanya hanya berkisar 15-30.

Oleh sebab itu, banyak yang tercengang ketika tahu Nicole Kidman memakai tabir surya dengan SPF setinggi itu.

Namun, pemilihan SPF memang tidak bisa dipukul rata pada setiap orang. Beda warna kulit, maka beda juga kadar SPF yang dibutuhkan.

"Anda disarankan minimal pakai yang SPF 30, tapi itu juga tergantung warna kulit dan tempat beraktivitas, di dalam atau luar ruangan. Kalau berkulit gelap seperti kebanyakan orang Indonesia, maka tidak butuh SPF yang terlalu tinggi, 20-30 saja sudah cukup, bahkan SPF 15 juga sudah dalam taraf aman," ungkap dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter.

"Sementara pada orang berkulit putih, sebenarnya tabir surya dengan SPF sekitar 30-50 juga sudah cukup. Tapi, tabir surya dengan SPF memang sangat dibutuhkan orang yang beraktivitas di luar ruangan. Pokoknya, jika sekiranya Anda akan beraktivitas di luar ruangan lebih dari 4 jam sehari, pakai tabir surya dengan SPF. Kalau di Indonesia, minimal SPF 30," sambungnya.

Akan tetapi, dr. Sepriani juga menjelaskan bahwa efektif atau tidaknya penggunaan tabir surya bukan hanya tergantung dari angka SPF-nya saja.

"Kalau Anda berkulit sangat putih, artinya hanya memiliki sedikit melanin, sehingga sangat butuh SPF. Tapi, efektif atau tidaknya bukan hanya berdasarkan nilai SPF, kuncinya adalah reapply atau pemakaian berulang," tegasnya.

Cara lain untuk melindungi kulit

Hanya mengandalkan tabir surya dengan SPF untuk melindungi kulit tak selamanya ampuh. Pasalnya, penggunaan tabir surya saja tak selalu bisa membuat kulit Anda aman.

"Selain penggunaan tabir surya secara berulang, masalah teknis juga penting untuk melindungi kulit. Misalnya, dengan memakai payung, topi, atau baju lengan panjang kalau berada di luar ruangan," kata dr. Sepriani.

Faktanya, memang tak ada satu pun metode tunggal proteksi kulit yang dapat melindungi Anda secara sempurna dari sinar ultraviolet (UV). Selain cara-cara di atas, Anda tetap membutuhkan tempat berteduh saat sinar matahari sedang terik-teriknya.

"Jika memungkinkan, sebaiknya Anda menghindari bekerja di luar ruangan ketika matahari sedang terik di siang hari. Saat berada di luar ruangan di antara jam 10 pagi hingga 4 sore, sebaiknya cari tempat berteduh. Sebab, pada rentang waktu tersebut matahari sedang memancarkan sinar UV paling tinggi. Pada waktu inilah kerusakan kulit paling sering terjadi, terutama pada kulit yang sensitif," ungkap dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter turut menambahkan.

Itulah kadar minimal dan maksimal SPF tabir surya yang aman untuk kulit. Meski demikian, perlindungan tak hanya bergantung pada SPF, tetapi juga tindakan lainnya seperti penggunaan tabir surya secara berulang, menggunakan pelindung sinar matahari, dan tahu kapan harus berteduh di luar ruangan ketika cuaca sedang panas terik.

[MS/RN]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Ini Dia 4 Penyebab Melasma

Info Sehat
31 Agt

Kenali Perbedaan Alergi Matahari dan Terbakar Matahari

Info Sehat
27 Agt

Tips Mengaplikasikan Ulang Tabir Surya Tanpa Merusak Makeup

Info Sehat
26 Agt

5 Aturan Menjemur Bayi di Pagi Hari

Info Sehat
21 Agt

Tips Memilih Pelembap dengan SPF Sesuai Jenis Kulit

Info Sehat
20 Agt

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk