Bunda, Ini Manfaat Menggendong Bayi

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 30 Oct 2019, 09:00 WIB
Jangan sepelekan aktivitas menggendong bayi. Bagi para bunda, berikut manfaat dari menggendong bayi.
Bunda, Ini Manfaat Menggendong Bayi (Takayuki/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Sebelum bisa berjalan, Anda akan lebih sering menggendong bayi. Namun begitu, banyak juga orang tua yang justru tidak mau menggendong anaknya terlalu sering karena khawatir si Kecil akan ‘bau tangan’. Padahal, banyak sekali manfaat menggendong bayi yang bisa dirasakan.

"Anggapan anak akan ‘bau tangan’ bila kebanyakan digendong itu hanya mitos belaka,” ujar dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter.

“Saat bayi menangis dan rewel, menggendongnya justru mampu membuat bayi Anda merasa nyaman. Hal ini juga secara tidak langsung membuatnya tahu bahwa Anda sebagai seorang ibu akan selalu menjaga dan melindunginya." 

Menurut beberapa penelitian, menggendong bayi bisa membantu perkembangan otak dan tubuh yang lebih baik bagi bayi. 

Selain itu, bayi yang sering digendong dan diajak berbicara oleh orang tuanya, akan mengalami perkembangan bicara yang jauh lebih baik ketimbang bayi yang jarang digendong.

"Menggendong bayi juga bisa mempererat ikatan orang tua dan anak, serta menjadi salah satu langkah untuk menenangkannya. Selain itu juga akan membuat bayi merasa dibesarkan dengan penuh cinta, diperhatikan, dan berharga," tutur dr. Dyah Novita lagi.

Manfaat lain menggendong bayi

Selain hal-hal di atas, ternyata masih banyak manfaat menggendong bayi. Coba simak dulu ulasannya di bawah ini:

  1. Mengurangi stres pada ibu

Sebuah penelitian baru yang dipresentasikan dalam American Academy of Pediatrics menunjukkan bahwa kontak kulit ke kulit dapat bisa mengurangi stres bagi ibu.

Sementara itu, para peneliti dari Children's National Health System mengukur tingkat stres wanita sebelum dan sesudah mereka menggendong bayi setidaknya selama satu jam. Hasilnya, tingkat stres menurun.

Para peneliti mendapat laporan bahwa para wanita yang menjadi partisipan mengalami penurunan tingkat stres setelah kontak kulit dengan bayi mereka. Sebagaimana diketahui, stres dapat mengganggu ikatan bayi dan orang tua, serta menghambat aktivitas menyusui.

  1. Membantu bayi mengatur suhu tubuh

Beberapa penelitian menemukan bahwa menggendong bayi dengan sentuhan kulit ke kulit, atau disebut ‘perawatan kanguru’, dapat membantu bayi mengatur dan menstabilkan suhu tubuh mereka segera setelah lahir. Kontak langsung kulit ke kulit dapat membantu menjaga bayi tetap hangat. 

  1. Lancar menyusui

Ada banyak penelitian yang menghubungkan kontak kulit langsung dengan tingkat inisiasi menyusui yang lebih tinggi, serta waktu yang lebih cepat untuk menyusui pertama setelah lahir. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa hal itu dapat secara positif memengaruhi berapa lama wanita menyusui.

Tak hanya itu, kontak kulit ke kulit dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah laktasi pada wanita, setelah beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan pasca melahirkan.

Koneksi pelukan dan menyusui sangat kuat. Itu adalah salah satu alasan mengapa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF mengatakan bahwa bayi merasakan sentuhan kulit ke kulit setidaknya satu jam pertama setelah lahir.

  1. Mengurangi rasa sakit bayi

Sentuhan orang tua berpotensi menjadi obat penghilang rasa sakit yang paling kuat. Sebuah penelitian kecil, yang diterbitkan dalam Pediatrics pada 2000, menemukan bahwa bayi lahir cukup bulan yang dipeluk erat oleh ibu lebih sedikit menangis. Bayi-bayi ini juga memiliki detak jantung yang lebih santai. 

Tanpa Anda sadari, ternyata ada manfaat yang sangat besar dari menggendong bayi bagi para ibu dan bayi. Meskipun terkadang terasa melelahkan, jangan sia-siakan momen ini. 

[HNS/ RH]