Benarkah Sunat Cara untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kemih?

Oleh Krisna Octavianus Dwiputra pada 31 Oct 2019, 14:20 WIB
Infeksi saluran kemih bisa terjadi pada siapa saja, termasuk anak laki-laki. Tapi, benarkah sunat merupakan cara yang tepat untuk mengatasinya?
Benarkah Sunat Cara untuk Mengatasi Infeksi Saluran Kemih? (Casa-nayafana/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anak kedua artis Tya Ariestya yang baru berusia 6 bulan harus menjalani prosedur sunat. Tindakan ini diambil karena sang buah hati, mengalami infeksi saluran kemih (ISK). Tapi, benarkah ini merupakan cara yang efektif untuk mengatasi ISK?

Informasi sunat sang anak diketahui dari Instagram milik Tya Ariestya. Artis yang juga mantan atlet Taekwondo itu alasan bayinya harus disunat adalah karena risiko untuk ISK berulang yang tinggi.

"Kalundra memang harus (disunat) karena risiko untuk ISK berulangnya tinggi banget. Mending ku sunat & insyaallah sehat," ungkap Tya di akun pribadinya.

Keputusan Tya menyerahkan bayinya untuk disunat berawal dari kecurigaannya pada berat badan sang buah hati yang tidak naik secara signifikan sejak usia tiga bulan. Dokter yang menangani kemudian meminta agar bayinya melakukan cek urine kultur. Hasilnya, sang buah hati didiagnosis mengalami infeksi saluran kemih.

Tanda-tanda ISK

Infeksi saluran kemih bisa dialami siapa saja, baik pria atau wanita. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya.

ISK biasanya menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), BAK sedikit-sedikit, nyeri, tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), dan bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. 

"Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat," ujar dr. Alvin Nursalim, Sp.PD dari KlikDokter.

Tapi benarkah sunat bisa menjadi solusi yang efektif bagi anak laki-laki yang mengalami ISK?

Sunat, solusi untuk ISK pada anak laki-laki

Menurut dr. Nabila Viera Yovita dari KlikDokter, sunat atau sirkumsisi adalah salah satu jalan agar ISK bisa teratasi pada anak laki-laki. Tujuannya agar ISK tak akan terjadi berulang-ulang.

"Sunat memang bisa dijadikan salah satu cara mengatasi infeksi saluran kemih pada anak-anak –misalnya pada anak laki-laki yang belum bisa membersihkan alat kelaminnya dengan benar,” kata dr. Nabila.

Saat disunat, kulit bagian depan penis atau kulup akan dipotong. Hal inilah yang akan menghindarkan kuman terendap. Sebab, kuman yang terendap di kulit penis merupakan salah satu penyebab infeksi saluran kemih.

“Pada kulit penis kan biasanya banyak sisa air kencing yang mengendap. Nah, itu memudahkan anak terkena ISK. Kalau terjadi berulang-ulang, itu bisa dijadikan salah satu indikasi agar anak disunat, walaupun masih kecil," lanjutnya menjelaskan.

Selain sunat, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi ISK. Pemberian antibiotik bisa dilakukan, dengan catatan harus dalam pengawasan dokter.

"Jika sampai harus dilakukan pemeriksaan kultur urine, infeksi terus menerus, bakteri menumpuk dan butuh obat tingkat tinggi terus menerus, maka lebih baik disunat," tegas dr. Nabila.

Belajar dari pengalaman Tya Ariestya dalam mengatasi infeksi saluran kemih pada anak, sunat dapat dijadikan cara yang efektif agar kondisi tersebut tak berkelanjutan. Bila Anda ragu, berkonsultasilah pada dokter anak.

(RH)