Overdosis Viagra, Ini Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan

Oleh Ayu Maharani pada 31 Oct 2019, 16:00 WIB
Demi ereksi maksimal, viagra dikonsumsi berlebihan. Bukannya tahan lama, malah overdosis! Jika ini terjadi, berikut ini adalah pertolongan pertamanya.
Overdosis Viagra, Ini Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan (Soru-Epotok/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Bila menelusuri pencarian Google, Anda bisa menemukan beberapa kasus overdosis viagra di berbagai penjuru dunia. Bisa menimbulkan kecacatan, bahkan kematian bila tak segera ditangani, Anda harus tahu langkah pertolongan pertama untuk menangani overdosis pil biru ini.

Mereka yang pernah overdosis viagra

Kondisi overdosis yang sampai menyebabkan kematian pernah menimpa seorang pria malang asal Nigeria dua tahun silam. Dilansir dari laman Detik, pria yang pertama kali mengonsumsi viagra itu tewas saat tak bisa mencapai klimaks dan kelelahan.

Selain bisa sampai menimbulkan kematian, overdosis viagra juga bisa membuat pandangan seseorang menjadi kabur dan mata memerah akibat toksisitas retina persisten. Untuk mencegah dua kondisi buruk itu terjadi, tentu hal yang pertama dilakukan adalah dengan tidak mengonsumsi viagra melebihi dosis yang dianjurkan oleh dokter.

Tahun 2013, ada pula kasus pria Kolombia berusia 66 tahun harus pasrah penisnya diamputasi karena terlalu banyak menelan viagra. Dokter menemukan penis pria tersebut meradang, retak, dan menunjukkan tanda-tanda gangren (pembusukan daging yang terjadi pada bagian tubuh yang tidak lagi dialiri darah).

Sementara itu, ada pula seorang pria berusia 50 tahun yang meneguk sebotol sildenafil (bahan aktif dalam viagra) sebanyak 30 ml. Jumlah tersebut setara dengan 750 miligram obat disfungsi ereksi atau sekitar 10 kali dosis yang dianjurkan! Alhasil, setiap membuka mata, ada cincin halus pada pandangannya.

Efek buruk overdosis viagra dan dosis viagra yang normal

Dosis umum viagra ada tiga, yaitu 25 miligram, 50 miligram, dan 100 miligram. Dokter biasanya hanya menyarankan untuk mengonsumsi satu pil per hari karena kandungannya dapat bertahan selama 24 jam.

Dari KlikDokter, dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, mengatakan, viagra membutuhkan waktu 1-2 jam untuk memberikan efek pada tubuh. “Dengan demikian, viagra sebaiknya dikonsumsi sekitar 1 jam sebelum hubungan intim,” jelas dr. Resthie.

Viagra bekerja langsung pada jantung serta aliran darah. Setiap dosis pun disesuaikan dengan kondisi medis dari setiap pasien. Jika Anda membelinya secara mandiri, menentukan dosis sendiri, padahal Anda punya riwayat penyakit tertentu, risikonya bisa sangat berbahaya. Misalnya saja:

  • Detak jantung yang bertambah cepat
  • Risiko kebutaan dan pembengkakan saraf optik
  • Kerusakan otot
  • Hingga kematian

Selain itu, tak semua pria boleh mengonsumsi viagra. Kata dr. Resthie mengatakan, pria dengan riwayat penyakit jantung, hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes harus melakukan konsultasi dulu kepada dokter jika ingin mengatasi masalah disfungsi ereksi dengan viagra.

Pertolongan pertama pada overdosis viagra

Karena dampaknya bisa sampai sebabkan kematian, maka langkah-langkah pertolongan pertama dalam menangani overdosis viagra perlu diketahui.

Langkah pertama adalah dengan mengenali gejalanya terlebih dulu, yaitu:

  • Kejang
  • Mual dan muntah
  • Banjir keringat dingin
  • Pupil mata berukuran tidak normal
  • Mulai panik, agresif, dan bertingkah kasar
  • Perut terasa kram
  • Mulai berhalusinasi
  • Penurunan atau kehilangan kesadaran

Jika seorang pria mengalami gejala di atas pasca menelan viagra, pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah segera menghubungi petugas medis. Sembari menunggu, Anda bisa melakukan ini:

  • Periksa pernapasan penderita. Jika pernapasannya tak normal, coba berikan pernapasan buatan atau CPR.
  • Jika penderita sampai kehilangan kesadaran tetapi masih bernapas, baringkan ia ke sisi kiri. Lalu, tekuk kaki bagian atas sampai lutut berada di atas pinggul.
  • Longgarkan pakaian yang ia kenakan dan jaga suhu tubuhnya tetap hangat.
  • Jika penderita masih sadar dan efek panik atau agresifnya belum hilang, cobalah untuk menenangkannya.

Itu dia pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan saat menemukan seseorang yang dicurigai mengalami overdosis viagra. Yang terpenting adalah segera cari pertolongan medis dan memastikan kondisi penderita sembari menunggu bantuan datang.

(RN)