Makanan yang Dilarang dan Dianjurkan untuk Anak ADHD

Oleh Ayu Maharani pada 04 Nov 2019, 14:20 WIB
Beberapa makanan bisa membuat gejala ADHD memburuk. Ketahui makanan apa saja yang dilarang dan yang dianjurkan untuk anak dengan ADHD.
Makanan yang Dilarang dan Dianjurkan untuk Anak ADHD (Ann-in-the-uk/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Anak attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) memerlakukan pola asuh khusus. Satu dari satu dari sekian banyak hal yang perlu diperhatikan adalah pola makannya. Orang tua perlu tahu makanan apa yang dilarang dan dianjurkan untuk anak dengan ADHD.

Sebetulnya tidak ada bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa ADHD disebabkan oleh pola makan atau gangguan nutrisi tertentu. Namun, beberapa makanan mungkin memainkan peran dalam memengaruhi gejala pada sebagian orang.

Makanan yang dilarang untuk anak dengan ADHD

Anak dengan ADHD cenderung bersikap gelisah, tidak bisa diam, dan membuat keributan. Kondisi yang terlalu aktif itu akan semakin parah jika orang tua tidak “menyaring” asupan hariannya.

Berikut ini adalah makanan yang sebaiknya tidak diberikan kepada anak dengan ADHD.

  • Makanan cepat saji

Meski banyak disuka anak, tetapi menurut ahli saraf sekaligus penulis buku “Raise a Smarter Child by Kindergarten”, David Perlmutter, M.D., makanan cepat saji mengandung zat adiktif seperti MSG, perisa makanan, pewarna buatan, dan pengawet sodium benzoat. Zat-zat tersebut dapat meningkatkan perilaku hiperaktif anak serta mengurangi kemampuan anak untuk berkonsentrasi.

  • Kafein

Anak ADHD sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi kafein dalam bentuk apa pun. Ini karena zat tersebut bisa menyebabkan rasa gelisah yang parah apabila masuk ke tubuh anak ADHD.

Kafein tidak hanya ada pada kopi atau teh, tetapi juga bisa ditemukan minuman bersoda dan cokelat, khususnya dark chocolate.

  • Makanan dan minuman manis

Pernah dengar istilah sugar rush? Menurut dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc, dari KlikDokter, kondisi tersebut dapat digambarkan sebagai akibat dari anak yang mengonsumsi makanan atau minuman manis terlalu banyak. Kandungan gula dalam asupan manis yang dikonsumsi anak bisa memengaruhi mood, kesiagaan, serta kemampuan konsentrasinya.

Anak dengan ADHD sudah memiliki masalah dengan kesiagaan dan kemampuan konsentrasi. Jika Anda tidak mengontrol asupan makanan dan minuman manis yang dikonsumsi anak, yang akan terjadi adalah tingkat hiperaktif yang semakin menjadi-jadi.

  • Seafood yang mengandung merkuri

Seafood memang mengandung omega-3 yang baik untuk tubuh. Namun, Anda mesti hati-hati karena beberapa jenis seafood mengandung merkuri yang tidak baik untuk anak ADHD.

Ikan yang tergolong mengandung banyak merkuri adalah ikan yang berukuran besar, misalnya ikan todak (swordfish) dan makarel. Kerang hijau, khususnya yang didapat dari Teluk Jakarta, diduga mengandung banyak merkuri.

Apabila anak ADHD mengonsumsi makanan yang mengandung merkuri, sistem saraf di dalam tubuhnya bisa mengalami gangguan. Selain itu, paparan merkuri pada anak ADHD juga bisa menyebabkan keracunan yang disebut infantile acrodynia. Gejala yang ditimbulkan dari kondisi ini adalah rasa sakit dan kemerahan pada tangan serta kaki.

1 of 2

Makanan yang dianjurkan untuk anak ADHD

Kalau tadi adalah makanan yang harus dihindari, di bawah ini adalah makanan yang dianjurkan.

  • Ikan dengan kandungan omega-3 tinggi

Ikan kembung dan ikan salmon termasuk ikan dengan kandungan omega-3 yang cukup tinggi. Ketimbang memberikannya kerang hijau, lebih baik berikan ikan tersebut. Anda pun dapat mengolahnya dengan cara dipanggang agar tidak menyerap minyak terlalu banyak.

  • Telur

Jika ikan salmon sulit dicari, Anda dapat memberikan telur yang telah difortifikasi omega-3 pada anak ADHD. Telur jenis ini mengandung lemak esensial yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, sekaligus menguatkan daya tahan tubuh.

Telur juga mengandung protein yang dipercaya dapat meningkatkan konsentrasi pada anak dengan ADHD.

  • Susu dan olahannya 

Susu mengandung kalsium. Zat ini berguna untuk merangsang pembentukan hormon dan menjaga kesehatan sistem saraf anak dengan ADHD.

  • Buah dan sayur

Buah menjadi pilihan makanan manis yang menyehatkan untuk anak ADHD. Selain itu, karbohidrat kompleks dalam buah dan sayur juga dapat meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh, sehingga anak bisa lebih relaks dan mudah untuk tertidur.

Anak dengan ADHD memang membutuhkan perhatian khusus, termasuk pola makannya—apa saja makanan yang dilarang dan yang dianjurkan. Bila masih kurang jelas atau ingin membuat rencana pola makan yang lebih detail, baiknya konsultasikan dengan dokter spesialis anak.

(NB/RN)

Lanjutkan Membaca ↓